E6c5f522106e25f4

Kenal lebih Dekat dengan Turnitin

Turnitin adalah sebuah tools atau alat yang sering digunakan di institusi Pendidikan seperti petugas, dosen, guru, instruktur, tutor, murid, siswa, mahasiswa serta peneliti yang sedang menyusun dan membuat sebuah karya ilmiah, skripsi, karya tulis, thesis maupun disertasi. Turnitin adalah sebuah program yang memiliki kegunaa untuk mengukur serta menguji keaslian sebuah karya tulis, skripsi, karya ilmiah, thesis dan disertasi. Program Turnitin memiliki bank database atau arsip redaksi kata yang sangat lengkap dan besar.

Tujuan dihadirkannya Turnitin di lingkungan pendidikan adalah untuk menguji keaslian karya tulis dan validitas sumber yang dipakai dengan cara mencocokkan dan menunjukkan seberapa banyak kata, frasa, redaksi, kalimat, data dan paragraf yang dikutip dari database, arsip dan teks hasil karya orang lain. Jika standar penilaian Turnitin yang ditetapkan oleh dosen, guru, instruktur dan tutor tidak melebihi nilai yang ditentukan, maka karya ilmiah, skripsi, karya tulis, thesis dan disertasi dinyatakan sebagai karya tulis yang lolos cek Turnitin, atau dikategorikan telah melewati tolak ukur nilai plagiasi dari program turnitin. 

Program Turnitin mempunyai database, arsip serta redaksi yang sangat banyak dan luas ditopang oleh arsip referensi karya tulis dari berbagai sumber di tingkat regional maupun internasional. Pada database Turnitin berisi data dalam berbagai macam jenis bahasa di seluruh dunia. Pogram Turnitin sudah menjadi salah satu metode untuk menentukan otentifikasi sebuah karya dan juga diterima sebagai validitas karya tulis di berbagai Universitas dan Perguruan Tinggi di Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Asia, Arab dan seluruh Negara di belahan dunia lainnya.

 

Untuk saat ini terdapat 50 (lima puluh) miliar lebih halaman website dalam program Turnitin. Banyaknya data dari halaman website tersebut dipergunakan sebagai salah satu acuan untuk mendeteksi plagiasi. Pada Turnitin, konten, redaksi serta artikel  sudah terekam atau tersimpan di program turnitin. Turnitin juga mengkurasi artikel serta redaksi  ke dalam database arsipnya untuk screaning artikel, konten, karya tulis, redaksi, karya ilmiah, skripsi, thesis dan disertasi. Sudah ratusan juta lebih artikel, karya tulis, redaksi, konten, redaksi, karya ilmiah, skripsi, thesis juga disertasi dimasukan ke studi bahan pustaka orisinalitas dan validitas pada program Turnitin.

 

Supaya bisa lolos pada check plagiarisme oleh Turnitin, hal yang harus dipersiapkan adalah orisinalitas karya serta kejelasan sumber referensi yang digunakan. Diusahakan untuk memilih topik atau tema yang jarang ditulis oleh kebanyakan orang. Hal ini tentunya bisa meminimalisir adanya redaksi atau gagasan yang sama. Agar mampu lolos Turnitin, kita mesti bekerja keras dalam menulis dan berpikir untuk membuahkan karya tulis yang orisinil. Dalam setiap penulisan, agar terhindar dari plagiarisme, penulis dapat menunjukkan, mengkaitkan atau menautkan informasi sumber gagasan, kata, frasa, redaksi, paragraf atau cuplikan dari berbagai sumber dalam karya tulis yang kita kutip

 

Ada beberapa aspek mengapa kebanyakan akademisi menggunakan situs ini Yakni :

  1. Turnitin.com adalah sebuah platform yang memiliki efektivitasnya tinggi dalam mendeteksi plagiasi karya berbentuk tulisan yang disajikan dalam bahasa apapun.
  2. Situs ini juga bisa digunakan sebagai sarana untuk mengumpulkan tugas, oleh karena itu, dengan adanya turnitin kita sudah menjaga ekosistem bumi karena menghemat kertas (paperless).
  3. situs ini menjadi solusi cepat dan tepat untuk melakukan penilaian. Guru maupun dosen bisa secara langsung memberikan komentar, memberi highlight, dan mencocokkan kualitas pekerjaan sesuai dengan kriteria yang telah dibuat sebelumnya, sekaligus memberikan angka penilaian pada tempat yang tersedia.
  4. program peer-checking mendorong keaktifan para mahasiswa supaya bisa saling mengecek pekerjaan. Hal ini tentunya akan berguna sebagai medium peningkatan sikap  kritis serta kemampuan kerja sama pada mahasiswa.
  5. Situs bisa diakses dimana saja dan kapan saja, hal ini membuat pekerjaan mengoreksi karya mahasiswa menjadi lebih efektif dan efisien.