Sebuah lembaga bonafit yang berkualitas tentu memerlukan sistem manajemen yang sistematis dan berkualitas pula. Tidak hanya perusahaan yang berorientasi profit, tetapi juga lembaga yang tidak berorientasi profit seperti Yayasan pun harus memiliki sistem manajemen yang bermutu jika ingin berkembang. Salah satu bentuk lembaga yang berada di bawah payung hukum Yayasan adalah dunia pendidikan. Idealnya dunia pendidikan sendiri dibangun atas dasar untuk mencetak insan berpendidikan yang selain memiliki skill dan pengetahuan luas, juga memiliki karakter dan perilaku yang akademis. Namun semua hal tersebut tidaklah mudah mengingat sudah banyak perubahan “tuntutan zaman” yang terjadi saat ini, khususnya di dunia pendidikan tinggi.
Seperti yang kita tahu bahwa terdapat lebih dari 4500-an Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia dan tidak sedikit diantaranya dianggap belum memenuhi standar “tuntutan zaman” yang dalam hal ini adalah revolusi industri 4.0. Saat ini dunia pendidikan tinggi sudah mulai terjadi pergeseran bahwa “pendidikan sebagai suatu industri” yang dimana mengacu kepada standar kebutuhan “tuntutan zaman” tadi. Maka dari itulah saat ini tidak mudah untuk Membangun PTS Berkualitas terlebih jika mengacu kepada standar internasional. Dikutip dari Prof. Ati Rachmiatie, MSi terdapat beberapa komponen dasar yang perlu dirumuskan jika suatu perguruan tinggi swasta ingin maju dan berkembang yaitu:
- Peningkatan kualitas kurikulum : Evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkala; pengembangan silabi, SAP dan bahan ajar.
- Peningkatan kualitas proses : Penyelenggaraan program pengenalan akademik bagi mahasiswa baru; evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkala; pengembangan silabi, SAP dan bahan ajar; penjadwalan kuliah secara terpadu, registrasi akademik (KRS dan KHS); pencetakan daftar peserta kuliah sebelum masa perkuliahan dimulai; monitoring perkuliahan secara periodik; penilaian kinerja dosen oleh mahasiswa secara on-line di akhir perkuliahan; penyelenggaraan ujian akhir secara terjadwal; koreksi entri nilai tepat waktu; peningkatan kualitas pembimbingan skripsi, tesis atau disertasi.
- Peningkatan kualitas penilaian : Pengembangan standar perangkat penilaian sesuai dengan tuntutan kurikulum; penyelenggaraan ujian secara serentak.
- Peningkatan kualitas dosen dan karyawan : Menyangkut jabatan fungsional dan kepangkatan; kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; pengiriman karyawan ke pelatihan yang berkaitan dengan pekerjaannya.
- Peningkatan kualitas sarana dan prasarana : Pengadaan sarana dan prasarana penunjang, seperti papan tulis, LCD, komputer, listrik dan air, internet, laboratorium dan perpustakaan.
- Peningkatan kualitas manajemen : Penerapan manajemen berbasis mutu
- Peningkatan kualitas pembiayaan : Penerapan kebijakan tentang penggunaan anggaran secara transparan dan akuntabel
- Peningkatan kualitas akreditasi program studi : Penyusunan database evaluasi diri; penyusunan portofolio program studi; perbaikan dokumentasi administratif
- Perolehan sertifikasi internal & eksternal : Penyusunan dokumen SOP (standard operational procedure)
- Peningkatan kualitas kegiatan ekstrakurikuler / UKM mahasiswa : Penyelenggaraan lokakarya; mengadakan seminar dan perlombaan dengan tema terkini
- Peningkatan kerjasama dengan lembaga pendidikan dan non kependidikan : Penyelenggaraan promosi produk penelitian dan pengabdian pada masyarakat
- Peningkatan kualitas mahasiswa dan tenaga kependidikan baru (recruitment)
Untuk mencapai hasil yang masimal, seluruh komponen-komponen di atas tersebut harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Salah satu metode yang bisa dilakukan adalah menggunakan Siklus PDCA. Adapun langkah-langkah dari PDCA sendiri atara lain:
- Plan (Perencanaan) :
- Fact finding (pemetaan, identifikasi) dst ,
- Merencanakan proses, sistem, cara, strategi.
- Do (Pelaksanaan) :
- Mengorganisasikan pelaksanaan,
- Uji coba pelaksanaan, Menentukan
- SOP dan pelaksanaannya
- Check (Evaluasi) :
- Mengumpulkan feedback,
- Monitoring
- Act (Tindak lanjut) :
- Perbaikan proses, sistem, cara, strategi,
- Pelaksanaan yang lebih baik





