996de21dc6dd129b

Konsep Dasar Social Science

Deskripsi: Ilmu sosial, merujuk pada setiap cabang ilmu yang berhubungan dengan perilaku manusia dalam aspek sosial dan budayanya. Biasanya yang termasuk dalam ilmu sosial adalah antropologi budaya (atau sosial), sosiologi, psikologi, ilmu politik, dan ekonomi. Disiplin historiografi dianggap oleh banyak orang sebagai ilmu sosial, dan bidang studi sejarah tertentu hampir tidak dapat dibedakan dari pekerjaan yang dilakukan dalam ilmu sosial.

===

Ilmu sosial membantu menjelaskan cara kerja masyarakat, mengeksplorasi segala hal mulai dari pemicu pertumbuhan ekonomi dan penyebab pengangguran hingga apa yang membuat orang bahagia. Informasi ini sangat penting dan dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Antara lain, membantu membentuk strategi perusahaan dan kebijakan pemerintah. Ilmu sosial sebagai bidang studi terpisah dari ilmu pengetahuan alam, yang mencakup topik-topik seperti fisika, biologi, dan kimia. Ilmu sosial meneliti hubungan antara individu dan masyarakat, serta perkembangan dan operasi masyarakat, daripada mempelajari dunia fisik. Disiplin akademis ini lebih mengandalkan interpretasi dan metodologi penelitian kualitatif.

Asal-usul ilmu sosial dapat ditelusuri kembali ke Yunani kuno. Kehidupan yang mereka jalani, dan studi awal mereka tentang sifat manusia, negara, dan kematian, membantu membentuk peradaban Barat. Ilmu sosial sebagai bidang studi akademis dikembangkan dari Age of Enlightenment (atau Age of Reason), yang berkembang pesat sepanjang abad ke-18 di Eropa. Adam Smith, Voltaire, Jean-Jacques Rousseau, Denis Diderot, Immanuel Kant, dan David Hume termasuk di antara para intelektual besar pada saat itu yang meletakkan dasar untuk studi ilmu sosial di Dunia Barat. Individu mulai mengambil pendekatan yang lebih disiplin untuk mengukur pengamatan mereka terhadap masyarakat, dan seiring waktu, aspek masyarakat yang serupa, seperti linguistik dan psikologi, dipisahkan menjadi bidang studi yang unik.

Topik besar dalam Sosiologi dapat mencakup segala hal mulai dari adat perkawinan — termasuk pernikahan dengan aneka ragam budaya yang unik — hingga etika yang terlibat dalam mengadopsi anak dari negara-negara dunia Ketiga. Perdebatan tentang sekolah swasta dan negeri, serta mengenai pendanaan yang menyertainya, merupakan topik yang membangkitkan semangat dan diskusi yang kuat di antara para pendukung di masing-masing pihak.

Topik lainnya adalah tentu saja mengenai Psikologi. Psikologi adalah studi tentang pikiran dan perilaku — mengarah ke inti dari apa yang membuat manusia berdetak serta bagaimana mereka berhubungan satu sama lain, topik utama untuk studi dan penelitian sosiologis.

Meskipun banyak disiplin ilmu sosial yang sangat penting dalam membantu orang untuk memahami dan terlibat dengan berbagai institusi yang membentuk kehidupan mereka, ilmu sosial sangat berharga dalam membantu orang belajar menjadi warga negara yang baik. Melalui partisipasi dalam pemerintahan di semua tingkatan, meminta pertanggungjawaban pembuat undang-undang, dan menjunjung tinggi norma dan nilai demokrasi, individu harus memiliki sumber daya untuk memahami bagaimana pemerintah bekerja dan bagaimana hukum dan peraturan dibuat; mengevaluasi kebijakan dan hasil berdasarkan efektivitas dan nilai; membuat keputusan yang terinformasi tentang preferensi kebijakan; dan, terutama, memahami pentingnya berpartisipasi dalam pemerintahan, mulai dari pemungutan suara hingga protes. Keilmuan di bidang social science tentu sangat luas aplikasinya, terlebih jika dibarengi dengan kemampuan Bahasa yang baik.