78e3b4109cc7e848

Tips Mengatasi Writer’s Block

Mungkin ada di antara kita yang sedang menulis sebuah teks seperti, artikel, skripsi, thesis, novel, atau yang lainnya, mengalami kebuntuan dalam proses transformasi gagasan menjadi tulisan. Fenomena kebuntuan dalam proses penuangan ide ini disebut sebagai writer's block.

Writer's block adalah sebuah keadaan di mana seorang penulis kesulitan dalam menemukan Ide dan gagasan, serta keadaan dimana mentransformasi ide menjadi tulisan menjadi sesuatu hal yang sulit.

Indikasinya pun sangat beragam. Salah satu diantaranya adalah hilangnya ide di kepala kita, hadirnya perasaan takut dinilai buruk oleh orang lain, sering mengedit tulisan ketika tulisan itu belum rampung, atau kesulitan untuk memulai menulis akibat terlalu idealis dan perfeksionis dengan gagasan yang dimiliki.

Untuk menghindari kondisi writer's block tentunya ada beberapa hal yang mesti dilakukan supaya karya tulis kita bisa diselesaikan. Sebab, karya disebut sebagai karya, jika karya itu jadi. Tentunya ada beberapa tips agar kita terhindar dari writer's block. Adapun tips untuk mengatasi writer's block adalah sebagai berikut:

1. Tulis apa yang ada dalam pikiran

Menulis dengan metode untuk terus mengharuskan kita supaya berada dalam satu topik tentu bisa membuat lelah dan tentunya membuat jenuh. Meskipun kita sedang terhimpit oleh sebuah deadline, cobalah untuk menyisihkan beberapa menit sebelum melaksanakan tugas menulis dengan menulis bebas. Menulis bebas berarti menulis apapun yang ada di pikiran. Tuliskan sesuatu yang terlintas di pikiran hingga, tak ada lagi yang bisa ditulis. Atau kita sudah tidak menemukan diksi ataupun frasa di kepala kita.

Mengutip dari laman Writer’s Digest, menulis bebas membantu agar otak terlatih dalam hal menemukan dan menghadirkan kata-kata yang sebenarnya telah ada tersimpan di dalam kepala sejak lama. Kata-kata yang tersimpan itu akan menjadi kata-kata baru dalam karya tulis kita yang sedang dikerjakan.

Kita bisa memunculkan, kata, frasa, kalimat, serta ide-ide baru untuk menulis banyak hal. Dengan catatan, kita melakukan kegiatan ini secara rutin,

2. Menulis bareng orang lain

Menulis bersama orang lain yang dekat dengan kita atau yang kenal dengan kita bisa menjadi salah satu problem solving ketika terjadi writer's block. Hal ini dilakukan jika yang menjadi hambatan adalah perasaan bosan.

Akan tetapi, menulis bersama tidak diartikan dan dipahami sebagai sebuah kolaborasi, akan tetapi mengerjakan projek tulisan secara bersamaan dalam sebuah ruangan yang sama. Sehingga, proses menulis bisa sesekali diselingi dengan kegiatan ngobrol santai, atau diskusi mengenai topik yang ditulis atau beban pekerjaan bersama teman dekat kita.

Mengutip sebuah artikel di laman The Guardian, hal seperti ini tentu mampu membuat menulis menjadi sebuah profesi yang ditekuni secara profesional sekaligus sebagai kegiatan sosial dalam kehidupan. Menulis bersama teman atau partner kerja bisa mengurangi beberapa perasaan cemas saat menuntaskan pekerjaan.

3. Berolahraga ringan

Kegiatan menulis bisa memantik berbagai tekanan-tekanan. Akan tetapi, jangan sampai pikiran dan badan kita menjadi terintimidasi dengan hal tersebut. Lakukanlah aktivitas olahraga ringan, seperti, senam, joging atau skipping, untuk menjernihkan pikiran kita agar terhindar dari writer's block.

Kita juga bisa melakukan olahraga dengan gerakan-gerakan ringan seperti push-up, sit-up, atau bisa juga yoga selama beberapa menit. Yang paling penting adalah, pastikan gerakan yang kita lakukan bisa merilekskan pikiran menjadi lebih terbuka. Sebab kondisi badan yang bugar setelah olahraga bisa membuat imajinasi dalam pikiran kita berkembang lebih cepat.

4. Berhenti menulis untuk beberapa waktu

Adapun cara lain yang bisa kita lakukan dalam mengatasi problem writer's block adalah dengan menghentikan kegiatan menulis beberapa waktu. Gunakan lah jeda beberapa jam untuk memulihkan kondisi pikiran, seperti melakukan hal yang kita senangi. Hal ini akan membantu kita agar terhindar dari writer's blok, dengan pikiran segar dan gagasan baru.