0ee2c0cdaeaf0ca8

Solusi Hidup Sehat dengan Puasa Ramadhan

Dalam Maqashidus Shaum, Izzudin bin Abdis Salam mengumpulkan banyak riwayat Nabi tentang manfaat dan hikmah ibadah puasa, dengan kesimpulannya terdapat 8 manfaat puasa, yaitu meningkatkan ketakwaan, menghapus dosa, mengendalikan syahwat, memperbanyak sedekah, menyempurnakan ketaatan, meningkatkan rasa syukur, dan mencegah diri dari perbuatan maksiat.

Berkaitan dengan ukuran takwa didalam penerapan puasa Ramadhan seorang muslim diperintahkan untuk melaksanakan perintah dan menjauhi laranganNya misalnya tidak memakan makanan, minuman dan melakukan hubungan badan dengan pasangan pada siang hari bulan Ramadhan.

Senyatanya semua bentuk kegiatan ibadah setiap muslim dalam menggapai keridhoan Allah pada bulan Ramadhan adalah bentuk ketakwaan sebagaimana tujuan murni dari ibadah tersebut. Selain memberikan manfaat baik untuk urusan akhirat atau dunia, ibadah puasa lebih spesifik memberikan manfaat bagi kesehatan. Rasulullah shallalaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda yang artinya:

“manfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara: waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, hidupmu sebelum datang matimu”

Dalam hadits ini memberikan makna agar setiap muslim melakukan aktifitas yang mampu menjaga fisik agar tetap sehat, dan puasa ramadhan salah satu solusi untuk hidup sehat.

Imam Ghazali rh. mengatakan, "Puasa adalah penyuci jiwa dan olahraga bagi tubuh. Ia dapat memberikan perlindungan bagi setiap individu dan kelompok. Dalam kondisi tubuh yang lapar, terdapat kesucian hati sanubari. Karena rasa kenyang justru akan membuat bodoh, membutakan hati, sering bercekcok dan pikiran menjadi bodoh. Maka hidupkanlah hati kalian dengan sedikit tertawa dan sedikit kenyang. Sucikanlah hati dengan lapar, maka bersihlah jiwamu dan lembutlah hatimu,"

Selanjutnya diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam bersabda "Puasa itu adalah perlindungan dari bahaya". Secara medis, salah satu ancaman bahaya yang paling besar dihadapi oleh manusia dalam sehari semalam adalah terjadinya penumpukan racun di dalam sel-sel tubuhnya yang bisa mengancam kesehatan dan hidupnya.

Mengutip Jamal Muhammad Az-Zaki (2010:102-111) dalam “Hidup Sehat Tanpa Obat”,  Alexis Carrel seorang periah hadiah Nobel dalam bidang kedokteran mengatakan dalam bukunya yang berjudul "Manusia dan Apa yang Tidak Diketahui', bahwa terlalu banyak mengkonsumsi makanan akan rnematikan suatu fungsi dalam tubuh yang sangat bermanfaat dalam mempertahankan keberadaan manusia. Fungsi ini adalah "Fungsi Adaptasi" terhadap makanan yang sedikit, oleh sebab itu sudah seharusnya manusia melakukan puasa.

Selanjutnya Alan Coury menjelaskan, bahwa salah satu fungsi berpuasa adalah untuk mengembalikan vitalitas tubuh dan kebugarannya. Teori ini ia topang dengan beberapa pemaparan tentang sekelompok orang tua berusia lebih dari 70 tahun yang masih dalam keadaan fit dan segar fisik maupun mental berkat berpuasa.

Kemudian salah seorang ilmuwan pakar kesehatan dari Amerika mengatakan, bahwa semua rnanusia memerlukan puasa. Ini karena racun yang terkandung dalam makanan, akan terkumpul di dalam tubuh dan mengancam kesehatan manusia serta dapat mengurangi kebugaran tubuhnya.  Jika seseorang mau berpuasa, maka berat badannya akan menjadi ringan dan racun dalam tubuhnya bisa disapu bersih. Sel-sel dalam tubuhnya pun akan mengalami proses regenerasi dalam jangka waktu tidak lebih dari 20 hari setelah ia tidak berpuasa lagi. Tapi yang paling terasa adalah, ia akan mendapati tubuhnya menjadi lebih bergairah dan lebih kuat dari sebelumnya.

Alhasil, puasa memberikan pengaruh yang positif bagi diri manusia. Apabila diamati maka terdapat hubungan yang kuat antara ketenangan jiwa dan kesehatan badan secara umum. Jelaslah puasa memberikan pengaruh terhadap fisik dan mental dan akan sangat membantu dalam kelancaran seluruh fungsi organ tubuh.