Deskripsi: Mahasiswa bisa menghafal daftar kosakata dan aturan tata bahasa. Namun, mengajarkan pemikiran kritis tidak selalu mudah. Berikut adalah beberapa cara untuk mengintegrasikan latihan berpikir kritis sambil tetap memenuhi tujuan bahasa yang ditetapkan untuk mereka.
==========
Cobalah aktivitas berpikir kritis ini bersama mahasiswa
Ajukan Pertanyaan
Membuat mahasiswa berpikir tentang bagaimana mereka sampai pada jawaban yang mereka berikan akan menantang mereka untuk berpikir kritis, dan itu membuat mereka menggunakan lebih banyak bahasa dan menggunakannya dengan cara yang praktis. Misalnya, dalam kegiatan menggunakan masa depan yang sederhana, kita mungkin bertanya kepada mereka apa yang akan mereka lakukan dalam lima tahun. Seorang mahasiswa mungkin menjawab bahwa dia akan menjadi bintang film. Kita dapat mengajukan pertanyaan seperti berikut untuk membuat dia berpikir lebih kritis: Apa yang membuat Anda berpikir demikian? Bukti apa yang Anda lihat dalam hidup Anda sekarang yang akan membuatnya benar di masa depan? Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini, kita menantang mereka untuk memikirkan pemikirannya. Pada saat yang sama, kita memberikan kesempatan kepadanya untuk menggunakan bahasa Inggris dalam mengungkapkan idenya.
Pertanyaan Terbuka
Di kelas tata bahasa, satu jawaban untuk pertanyaan biasanya adalah jawaban yang benar. Tetapi memberikan jenis jawaban ini sering kali tidak membutuhkan apapun selain menghafal dan mengingat. Saat kita bisa mengajukan pertanyaan yang tidak memiliki jawaban yang "benar" dan kita tantang mereka untuk berpikir lebih dalam. Misalnya, jika kita mengerjakan unit kosakata tentang makanan, kita dapat menanyakan pertanyaan tentang apa yang dikatakan pelayan saat mengambil pesanan seseorang. (Apa yang akan Anda pesan?) Doronglah jenis pemikiran dan ekspresi ini dan mereka akan mendapat manfaat lebih.
Beri Waktu Sebentar
Saat kita mengajukan pertanyaan, berilah beberapa menit mahasiswa untuk berpikir sebelum mereka menjawab. Ada perbedaan antara jawaban singkat yang mudah dengan jawaban yang berasal dari pemikiran serius. Ini mudah. Cukup hitung sampai enam puluh setelah mengajukan pertanyaan untuk memberi mereka kesempatan untuk berpikir sebelum menjawab.
Memberikan Dukungan
Bagi mahasiswa bahasa Inggris, memberikan jawaban cepat sering kali menarik. Namun, jawaban cepat tidak selalu mendorong pemikiran kritis. Menggunakan frasa untuk membuat mereka berbicara (dan berpikir) lebih banyak akan membantu mereka menggunakan pemikiran yang lebih dalam. Kita bisa mengatakan berpikir seperti berikut: Ceritakan lebih banyak tentang itu. Apa lagi yang kamu pikirkan? Mengapa? Mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti itu menantang mereka untuk lebih banyak bicara.
Sediakan Perancah
Kita bisa mendukung mahasiswa saat mereka mempelajari keterampilan baru dengan memberi mereka alat bantu. Memberi contoh, memecah tugas menjadi langkah-langkah kecil yang lebih mudah dikelola, memberikan isyarat atau petunjuk, dan mengingatkan mereka dapat membantu mendukung mereka dalam tugas baru yang menantang. Saat mereka menjadi lebih mahir dalam tugas itu, hentikan dukungan ini dan dorong kesuksesan mereka. Sementara itu, bersabarlah dan beri mereka bantuan yang mereka butuhkan untuk mencapai kesuksesan.
Dorong Pertengkaran
Mendukung argumen tidak berarti membiarkan para mahasiswa bertengkar satu sama lain. Berpikir kritis berarti mampu membuat argumen atas keyakinan atau pendapat kita. Kita dapat mendorong mereka untuk memberi dukungan yang logis dan masuk akal terhadap pendapat mereka selama diskusi dan untuk menulis tugas. Dengan begitu akan membantu mereka berpikir analitis yang merupakan bagian dari berpikir kritis. Mintalah siswa memberikan alasan atau contoh yang mendukung gagasan mereka, dan mereka akan belajar mendukung argumen mereka secara alami.
Buat Prediksi
Membuat prediksi adalah sarana yang cukup berguna di dalam kelas. Kita dapat meminta mereka menebak praktek apa yang akan diterima selanjutnya dalam tugas membaca (fiksi, esai, artikel informasi) serta segmen video yang diputar di kelas (film, acara televisi, rekaman dialog). Ketika mereka membuat prediksi, mereka tidak hanya harus berpikir kritis, mereka akan menggunakan keterampilan bahasa yang mereka pelajari.
Berada di Dua Sisi
Memikirkan kedua sisi argumen akan menantang para mahasiswa untuk berpikir di luar opini dan keyakinan mereka sendiri. Cara sederhana untuk melakukannya adalah dengan mengambil pernyataan kontroversial dan menantang mereka untuk membuat list beberapa alasan yang mendukung pernyataan tersebut serta beberapa alasan yang menentangnya. Membuat mereka berpikir lebih keras membuat mereka lebih banyak bicara dengan menggunakan bahasa secara kreatif dan komunikatif. Cobalah satu atau lebih dari teknik ini dengan para mahasiswa dan lihat seberapa baik mereka dapat mengekspresikan pemikiran mereka dengan bahasa yang mereka pelajari.





