Dalam dunia bisnis adalah sesuatu yang biasa bagi perusahaan untuk memberikan kepada para pelanggan pada waktu melakukan penjualan dalam bentuk membolehkan mereka untuk membayar kemudian atas penjualan barang atau jasa yang dilakukan. Penjualan dengan syarat demikian disebut penjualan kredit. Beberapa istilah yang berhubungan dengan syarat jual beli yang menunjukkan penjualan secara kredit antara lain 2/10 , n/30 dan lain-lain.
Namun di sisi lain dari penjualan kredit adalah timbulnya piutang. Ini berarti perusahaan mempunyai hak klaim terhadap seseorang atau perushaan lain. Dengan adanya hak klaim ini perusahaan dapat menuntut pembayaran dalam bentuk uang atau penyerahan aktiva atau jasa lain kepada pihak dengan siapa ia berpiutang. Piutang pada umumnya dapat dikelompokan mejadi piutang dagang dan piutang lain-lain. Namun masih ada beberapa istilah yang berhubungan dengan piutang seperti di bawah ini:
- Piutang usaha / Piutang dagang adalah piutang yang berasal dari penjualan barang atau jasa yang merupakan kegiatan usaha normal perusahaan . Disebut juga dengan istilah Trade Receivables .
- Beban Piutang Tak Tertagih / Bad Debt Expense adalah beban yang berhubungan dengan tidak tertagihnya piutang
- Metode Penghapusan Langsung / direct write-off method adalah suatu cara dimana pencatatan kerugian yang timbul dari tidak tertagihnya piutang dilakukan pada saat piutang yang bersangkutan diputuskan untuk dihapuskan
- Penyisihan piutang tak tertagih / allowance for doubtfull account adalah bagian dari piutang yang diperkirakan tidak akan dapat ditagih dan untuk kemungkinan kerugian yang disebabkan olehnya telah dicatat sebagai beban
- Piutang dihapuskan / Receivable written-off adalah piutang kepada pelanggan tertentu yang dinyatakan tidak dapat ditagih oleh karena itu dikeluarkan dari catatan perusahaan
Dengan banyaknya istilah piutang-piutang tersebut, perusahaan harus sedetail mungkin dalam proses pencatatan. Selain itu perusahaan harus bisa bijak dalam mengeluarkan kebijakan pembelian secara kredit ataupun cicilan kepada konsumennya karena jika tidak di-manage dengan baik akan berdampak kepada kerugian perusahaan.





