5e8fac4797e018fe

Faktor-faktor Utama untuk Memulai Pertanian Organik

Bertani dianggap sebagai salah satu profesi tertua. Sayangnya, pekerjaan mulia ini dianggap sudah ketinggalan zaman. Di sebagian besar negara, pertanian pada umumnya dipandang sebagai cara menuju kemiskinan dan kejenuhan. Anak-anak muda meninggalkan pedesaannya untuk mencari peluang yang lebih baik di perkotaan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak anak muda yang menjadikan pertanian sebagai sumber keuntungan praktis. Hal ini karena perubahan cara pandang mereka tentang pertanian telah meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi global. Makanan organik juga populer karena manfaat nutrisinya yang tinggi. Berikut faktor-faktor dalam membangun dan mengurus pertanian organik.

Pelajari dasar-dasar pertanian organik

Langkah pertama adalah mempelajari dasar-dasar pertanian alami dan organik. Penting juga untuk terlibat dalam percakapan dengan orang-orang yang sudah berkecimpung dalam bisnis. Ikuti program pelatihan pertanian organik dan simposium pertemuan petani. Internet juga berperan besar karena ada banyak tutorial, video, dan forum online tentang pertanian organik. Buku-buku pertanian organik juga merupakan sumber daya yang sangat besar yang layak untuk dipertimbangkan.

Lokasi adalah kuncinya

Lokasi memainkan peran penting dalam setiap usaha. Lokasi pertanian organik biasanya menentukan bagaimana usaha itu akan berjalan. Lokasi ini harus dekat dengan sumber air bersih untuk pertumbuhan dan kesehatan tanaman. Jika sumber air jauh, akan sulit juga untuk mengelola proses irigasi. Kedekatan peternakan dengan pasar juga berperan penting dalam kelangsungan peternakan untuk memudahkan transportasi hasil panen dijual, serta membantu menghemat biaya saat mengangkut bahan ke peternakan. Jika usaha tani bukan untuk tujuan komersial, peran faktor-faktor tersebut di atas berpotensi akan berkurang.

Cocokkan lahan dengan apa yang ditanam

Saat memutuskan tanaman apa yang akan ditanam di lahan, sangat penting untuk menilai kondisi lokasi serta sumber daya yang tersedia. Tanaman setempat jauh lebih mudah dikelola daripada menanam tanaman yang asing di daerah tersebut. Ada juga contoh ketika luas lahan yang tersedia relatif tidak mencukupi untuk berbagai macam tanaman yang akan ditanam oleh petani. Dalam kasus ini, ada banyak solusi yang telah dicoba dan diuji untuk lahan pertanian terbatas seperti berkebun vertikal, pertanian kontainer, dan tumpang sari, dll.

Kenali pasar Anda

Beberapa produk pertanian mungkin tidak dapat dijual di jenis pasar tertentu. Cari tahu produk pertanian apa yang dibutuhkan pasar, berapa daya beli pasar, dan seberapa sering pasar membeli produk tersebut.

Siapkan tanah dan buat kompos yang baik

Semua produk pertanian organik yang baik dimulai dengan tanah yang baik. Kondisi tanah secara langsung mendukung tanaman yang tumbuh di dalamnya. Tanah yang baik adalah campuran kompos, potongan daun dan rumput, dan pupuk kandang, di antara komposisi penting lainnya.

Peduli pada apa yang ditanam

Pertanian organik membutuhkan waktu dan perhatian yang lebih dibandingkan dengan pertanian konvensional. Penyiraman secara teratur diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Umumnya, tanaman disiram 2-3 kali sehari tergantung pada jenisnya serta lokasi penanamannya. Penyiangan adalah tugas pemeliharaan penting lainnya. Gulma tumbuh di tanah yang baik namun merampas nutrisi yang seharusnya untuk tanaman.

Carilah mentor dan jaringan dengan orang-orang

Para petani organik berpengalaman percaya bahwa cara ini sangat penting. Buku dan tutorial online dapat membantu dalam situasi yang tidak terduga, tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan saran dari seorang petani organik. Selain itu, penting untuk membangun jaringan dengan orang-orang yang dapat membantu menjual produk pertanian. Mereka juga menghubungkan petani organik ke pasar yang tepat.

Kesabaran adalah kuncinya

Menanam tanaman organik adalah proses yang lambat dan membosankan. Seringkali, pertanian organik tidak berjalan sesuai rencana. Seorang petani organik harus siap secara fisik dan mental dari skenario tak terduga yang akan muncul. Meskipun hasil pertanian organik mungkin tampak menarik, proses menyiapkan dan memeliharanya sulit. Dibutuhkan kerja keras, kesabaran, ketekunan, dan banyak optimisme, tetapi pada waktunya, buah-buahan (dan sayuran) dari upaya petani akan memberikan kebahagiaan yang besar.