6757b95000615560

Yuk Kenali Apa Itu Ekstrak Makanan

Artikel kali ini masih membahas mengenai produk yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan yang biasanya berupa obat atau suplemen lainnya yang memiliki manfaat tertentu. Tidak sedikit perusahaan memberikan sebuah image atau Citra produk tersebut terbuat dari bahan alami atau didapatkan melalui proses ekstraksi. Sebut saja ekstrak buah manggis, ekstrak Gamat, ekstrak ikan atau minyak ikan dan ekstrak ekstrak lainnya yang diyakini mampu memberikan manfaat kepada tubuh manusia

Namun tahukah kalian apakah Apa itu ekstraksi ? beberapa teknik ekstraksi yang sering digunakan untuk mengisolasi analit yang dituju dari komponen sampel yang lain dalam bahan makanan adalah sebagai berikut :

1) Ekstraksi padat cair

Ekstraksi ini merupakan prosedur yang sederhana karena hanya melibatkan pemilihan pelarut atau gabungan pelarut yang secara ideal akan melarutkan secara sempurna analit yang akan dianalisis dan hanya sedikit melarutkan senyawa lain yang akan mengganggu analisis lebih lanjut Misalkan akan mengganggu pemisahan pada kromatografi) Seperti yang kita tahu teknik kromatografi Merupakan salah satu teknik untuk memisahkan molekul  di mana molekul yang dipisahkan tersebut dibedakan berdasarkan perbedaan fase diam dan fase gerak  Hal ini bertujuan untuk memisahkan komponen berupa molekul yang biasanya terdapat pada suatu larutan. 

2) Ekstraksi cair-cair

Ekstraksi ini melibatkan ekstraksi analit yang kita tuju dalam sampel bahan makanan dari fase air ke dalam pelarut organik yang bersifat non polar atau agak polar seperti heksana methylbenzene atau diklorometan.  Meskipun demikian,Proses sebaliknya ( ekstraksi analit dari pelarut organik non polar ke dalam air)  juga mungkin terjadi.  dengan demikian kita dapat memilih dalam fase apa analit yang kita tuju berada jika analitnya bersifat non polar maka fase nonpolar kita ambil untuk dilakukan analisis lebih lanjut.

Dalam bentuk yang paling sederhana,  suatu aliquot larutan air digojog dengan pelarut organik yang tidak campur dengan air.  kebanyakan prosedur ekstraksi cair-cair melibatkan ekstraksi analit dari fase air ke dalam pelarut organik yang bersifat non polar atau agak polar seperti heksana methylbenzene atau diklorometan Meskipun demikian proses sebaliknya ( ekstraksi analit dari pelarut organik non polar ke dalam air)  juga mungkin terjadi.  dengan kata lain dalam ekstraksi cair-cair ini tidaklah mungkin untuk mencapai 100% analit ekstraksi pada salah satu fase atau pelarut. 

3) Ekstraksi fase padat Solid phase Extraction

Dalam teknik ini analit tertahan dalam suatu penjerap atau sorbent,  untuk selanjutnya di elusi dengan pelarut atau campuran pelarut yang sesuai ada 4 tahap dalam prosedur SPE yaitu :

 i) Pengkondisian

 Catridge atau penjerap dialiri dengan pelarut sampel untuk membasahi permukaan penjerap dan untuk menciptakan nilai ph yang sama sehingga perubahan-perubahan kimia yang tidak diharapkan ketika sampel dimasukkan dapat dihindari

 ii) retensi atau tertahannya sampel

Larutan sampel dilewatkan ke cartridge baik untuk menahan analit yang diharapkan, sementara komponen lain terelusi. Atau untuk menahan komponen yang tidak diharapkan, sementara analit yang dikehendaki terelusi 

iii) Pembilasan

Tahap ini penting untuk menghilangkan seluruh komponen yang tidak tertahan oleh penjerap selama tahap reaksi

 iv) elusi

Tahap ini merupakan tahap akhir untuk mengambil analit yang dikehendaki jika analit tersebut bertahan pada Penjerap

 

*Artikel Prodi Teknologi Pangan & Agribisnis Universitas Masoem*

Sumber Kutipan: Dr. Abdul Rohman, M.Si., Apt.