Jatinangor – Yayasan Al Ma’soem Bandung, setelah dua tahun tidak menyelenggarakan kegiatan Tabligh Akbar dan Silaturahmi Idulfitri akibat kebijakan aturan PPKM Level II. Kegiatan halal bihalal dihadiri oleh sivitas akademika Yayasan Al Ma’soem Bandung, pengurus dan direksi PT. Ma’soem Group juga diikuti oleh siswa SMP, SMA Al Ma’soem dan mahaiswa Ma’soem University. Kegiatan Tabligh Akbar ini ikut diramaikan juga dengan kedatangna Ust. Sunu Harmaen eks Vokalis Band Matta Band sebagai pengisi ceramah.
Pembina Yayasan Al Ma’soem Bandung sekaligus Rektor Ma’soem University, Ir. H. Dadang Mohammad Masoem, MSCE, P. hD., menyampaikan sambutannya dalam kegiatan ini bahwa salama kebijakan aturan PPKM Level II seluruh sivitas akademika yayasan mendapatkan pengalaman baru.
“Dua tahun belakangan ini kegiatan belajar mengajar menjdi sangat berbeda daripada biasanya, mulai dari blended learning atau hybrid learning memadukan antara kegiatan belajar mengajar secara online dan offline. Tentu saja hal tersebut berpengaruh besar kepada proses belajar mengajar semua sivitas. Namun demikian, alhamdulillah seluruh sivitas, baik pengajar maupun siswa dan mahasiswa Al Ma’soem tidak pernah patah semangat untuk selalu mengikuti kegiatan pembelajaran yang dilangsungkan.”
Pandemi memiliki pengaruh yang besar kepada sektor pendidikan, terutama dalam penyelenggaraan proses kegitan belajar mengajar. Namun hal ini tidak akan menjadi penghambat bagi segenap sivitas akademika Yayasan Al Ma’soem Bandung untuk selalu memberikan kontribusi terbaiknya guna mempertahankan kualitas yang ada.
Tak lupa di akhir sambutan beliau pun mengingatkan para peserta didik agar selalu tetap berpegang teguh kepada syariah dan jangan sampai terpengaruh dengan ajaran-ajaran yang bertentangan dengan Islam. Jangan sampai termakan isu-isu yang tengah beredar dengan munculnya istilah agama tentif di media sosial, karena agama yang diridhoi oleh Allah SWT adalah agama Islam, dan tidak bisa mencampuradukan urusan agama dengan seenaknya.
Dalam Tausiyahnya Ust. Sunu Harmaen mengingatkan kita semua untuk selalu membiasakan diri membaca kedalam kebaikan dan membaca Al Qur’an. Karena dengan mengerti dan membaca Al Qur’an kita bisa meraih keutamaan dalam hidup. Beliau juga mengapresiasi Al Ma’soem karena bisa menjadi perusahaan yang dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Beliau juga memuji Yayasan Al Ma’soem Bandung yang dapat mengintegrasikan konsep pendidikan yang islami dengan berbasis teknologi.





