Air menjadi salah satu sumber kebutuhan hidup bagi setiap makhluk hidup yang ada di bumi. Khususnya bagi manusia, selain menjadi minuman juga membantu proses bidang pertanian untuk menjaga persediaan pasokan makanan. Dengan tingginya konsumsi air selama ini, mengapa pasokan air selalu ada setiap waktu? Faktanya, air sendiri telah melewati berbagai tahapan yang terus berulang setiap waktu yang bernama siklus hidrologi.
Siklus hidrologi atau istilah lainnya siklus air adalah proses air (baik itu cairan, gas atau padatan) yang berasal dari atmosfer menuju ke bumi dan kembali lagi ke atmosfer. Siklus ini telah berjalan secara terus menerus mengikuti hukum alam yang berlaku, dimana tujuan yang dapat diketahui adalah mempertahankan jumlah dan ketersediaan air.
Kunci dari terjadinya siklus hidrologi ini adalah air laut yang menguap berkat radiasi sinar matahari menuju ke atmosfer dan terkondensasi menjadi awan hujan. Selanjutnya awan tersebut akan tertiup oleh angin ke dataran tinggi (seperti pegunungan). Momen selanjutnya adalah turunnya air hujan menuju daratan dan hingga akhirnya mengalir kembali ke lautan.
Dalam proses siklus hidrologi, terdapat berbagai macam peristiwa penting yang terjadi. Contohnya proses evaporasi, transpirasi, kondensaisi, presipitasi dan masih banyak lagi. Mari simak baik-baik penjelasan proses siklus ini.
Plant Uptake
Plant uptake merupakan proses pengambilan air oleh akar tanaman. Proses ini dipengaruhi oleh beragam faktor, diantaranya: (1) kecepatan transpirasi tumbuhan, (2) percabangan akar (Intraseluler & Ekstraseluler), (3) metabolisme tumbuhan dan (4) pertumbuhan pucuk.
Evaporasi
Evaporasi adalah penguapan yang terjadi pada permukaan tanah dan air akibat pemanasan lingkungan. Proses ini dapat terjadi di permukaan air (seperti laut, sungai dan danau), permukaan tanah (genangan air di atas tanah) dan permukaan tanaman (intersepsi). Evaporasi dapat terjadi ketika terdapat perbedaan tekanan uap air antara permukaan dan udara yang menyebabkan terjadi perpindahan molekul air ke udara atau kondensasi.
Transpirasi
Transpirasi adalah proses penguapan yang terjadi pada bagian tubuh makhluk hidup khususnya apda hewan dan tumbuhan. Molekul cair pada hewan dan tumbuhan akan berubah menjadi uap air dan naik ke atmosfir.
Evotranspirasi
Evotranspirasi adalah gabungan tahap evaporasi dan transpirasi yang menyebabkan jumlah molekul cair yang menguap semakin banyak. Tahap ini menjadi tahap yang paling mempengaruhi jumlah air yang terangkut dalam siklus hidrologi.
Kondensasi
Kondensasi adalah tahap dimana air yang telah menguap kemudian berubah menjadi partikel es. Partikel es ini akan berbentuk sangat kecil akibat suhu dingin pada ketinggian atmosfer bagian atas. Kumpulan partikel es tersebut kemudian berubah menjadi awal.
Presipitasi
Presipitasi adalah tahap mencairnya awan karena awan tersebut tidak mampu menahan suhu yang semakin meningkat. Tahap inilah yang akan disebut sebagai hujan atau jatuhnya butiran air ke permukaan bumi. Apabila suhu sekitar kurang dari 0 derajat celcius maka yang turun adalah hujan salju atau hujan es.
Run Off
Tahap ini adalah hasil turunnya air akibat hujan yang berlimpah dan kemudian bergerak dari permukaan tinggi ke permukaan yang rendah. Perpindahan ini dapat melalui berbagai macam jalur atau saluran seperti sungai, got dan danau.
Inflitrasi
Tahap inflitasi adalah tahap terakhir dari siklus hidrologi, dimana air hujan akan terserap oleh tanah dan menjadi air tanah. Jadi tidak semua air hujan akan mengalir dari permukaan atas saja, melainkan mengalir pula ke tanah. Pada akhirnya air tersebut akan kembali ke laut secara keseluruhan.
Itulah proses siklus hidrologi yang terjadi secara otomatis seiring waktu berjalan. Proses ini mampu menjaga ketahanan pasokan air yang berada di bumi, sehingga makhluk hidup dapat terus mengkonsumsinya. Adapun manusia dapat memanfaatkan limpahan air tersebut untuk kegiatan yang produktif seperti pertanian, perkebunan dan lain sebagainya.
Maka dari itu ilmu Agroklimatologi menjadi modal ilmu yang penting bagi para pegiat bidang pertanian agar pasokan makanan dapat terjaga demi keberlangsungan hidup manusia. Tertarik dengan dunia pertanian dan bagaimana membangun bisnis di bidang pertanian? Mari bergabung menjadi mahasiswa jurusan Agribisnis di Ma’soem Univeristy!
Kalian akan diberikan kurikulum yang lengkap mengenai bidang agraria dan bidang bisnis yang ternyata saling berkaitan satu sama lain. Didukung dengan fasilitas kampus dan tenaga pendidik yang profesional dibidangnya, jurusan ini bisa menjadi pilihan tepat buat kalian. Terlebih uang kuliah yang ekonomis dapat menjadi solusi yang menarik ditambah pilihan beasiswa yang beragam.





