Sebagai seorang joobseeker tentunya kita memiliki keinginan untuk mendapatkan pekerjaan impian yang tidak hanya sesuai dengan minat dan kemampuan saja, tetapi juga bayaran yang tinggi. Namun untuk mendapatkan hal seperti itu tentu bukanlah sesuatu yang mudah mengingat terdapat beberapa tahapan yang perlu dilalui. Divisi HRD adalah salah satu divisi penting dalam sebuah perusahaan karena divisi tersebut bertugas untuk menyeleksi calon karyawan baru yang akan ditempatkan di sebuah perusahaan. Maka dari itu penting untuk kita mengetahui bagaimana cara membuat HRD terkesan dengan kita sebagai pelamar kerja.
Banyak faktor yang menentukan keberhasilan kita dalam membuat HRD tertarik untuk merekrut kita. Salah satu caranya adalah membuat kesan pertama yang membuat HRD menjadi penasaran tentang profil kita secara mendalam. Kesan pertama tersebut bisa kita bangun dengan membuat sebuah CV yang menarik dan terkesan professional. Namun pada faktanya masih banyak orang yang keliru saat melakukan langkah-langkah cara membuat cv di word yang baik dan benar. Tips berikut ini bisa kalian coba agar CV yang kalian buat bisa menarik HRD :
Mudah Dibaca
Buatlah CV dengan template dan struktur konten yang jelas. Dimulai dari pengalaman kerja terbaru sampai yang terlama. Begitu juga dengan pengalaman pelatihan, pengalaman organisasi ataupun pengalaman magang. Kemudian kalian dapat menggunakan CV dengan model yang minimalis ataupun berwarna. Namun yang perlu diingat adalah kalian harus memastikan CV yang kalian serahkan tidak membuat mata HRD sakit atau pusing saat membacaranya.
Pendidikan
CV yang baik tentunya bukanlah CV yang terlalu bertele-tele. Maka dari itu, kalian tidak perlu mencantumkan Pendidikan dari TK hingga Kuliah. Cukup Pendidikan terakhir saja yang ijazahnya sudah terbit. Selain itu dengan melampirkan transkrip nilai beserta jurusan dan IPK menjadi poin tambahan bagi CV kalian karena IPK adalah salah satu gambaran prestasi yang bisa kalian gunakan sebagai modal awal membuat HRD terkesan. Akan tetapi hal tersebut tentunya harus bisa dibuktikan saat test potensi akademik maupun test keahlian dan wawancara.
Skill
Cantumkan skill yang relavan dengan posisi yang akan kalian lamar. Misalkan jika kalian melamar posisi administrasi, maka cantumkan softskill atau hardskill yang sesuai dengan posisi tersebut. Selain itu pada bagian skill bisa kalian tulis menggunakan persentase seperti contohnya: Skill Microsoft Excel 80%, Word 99% dan seterusnya.
Pencapaian
Akan lebih baik jika kalian memiliki pengalaman kerja yang sama dengan pekerjaan yang akan kalian lamar. Selain itu untuk membuat HRD lebih terkesan kalian bisa mencantumkan pencapaian / prestasi yang terkait dengan pekerjaan tersebut. Contohnya jika kalian melamar menjadi tenaga marketing, kalian bisa menulis pencapaian seperti “Berhasil menjadi Sales terbaik dengan penjualan terbanyak sebanyak 1000 unit selama 3 bulan berturut-turut”. Dengan begitu, kalian sudah membuat citra diri kalian menjadi positif. Namun hal yang perlu diingat adalah bahwa seorang HRD tidak jarang mencari tahu kebenaran dari sebuah CV. Maka dari itu kalian harus mampu membuktikan dengan kinerja yang sesuai dengan apa yang kalian cantumkan.





