Menikmati City Light di Wisata Gunung Batu Tanjungsari, Destinasi Estetik Dekat Universitas Ma’soem

Menghabiskan waktu malam hari dengan melihat kerlap-kerlip lampu kota dari ketinggian menjadi tren hiburan yang sangat digemari oleh kalangan mahasiswa saat ini. Bagi kamu yang sedang menempuh studi di kawasan Jatinangor, tidak perlu pergi jauh hingga ke daerah Bandung Utara untuk menikmati pemandangan city light. Wisata Gunung Batu yang terletak di kawasan Tanjungsari menawarkan panorama malam yang tidak kalah memukau dengan akses yang jauh lebih terjangkau dari area kampus.

Apabila kamu memerlukan bantuan terkait informasi administrasi, rincian biaya kuliah, atau pilihan program studi, silakan Klik di sini untuk chat Admin via WhatsApp untuk mendapatkan layanan konsultasi gratis.

Pesona Gunung Batu Tanjungsari

Gunung Batu merupakan sebuah perbukitan batu yang menawarkan pemandangan 360 derajat ke arah lembah Tanjungsari, Jatinangor, hingga wilayah Bandung Timur. Daya tarik utamanya adalah bongkahan batu besar di puncaknya yang sering dijadikan tempat duduk santai sambil menunggu matahari terbenam. Saat malam tiba, pemandangan berubah menjadi hamparan lampu kota yang sangat romantis dan menenangkan, menjadikannya tempat pelarian yang sempurna dari tumpukan tugas kuliah.

Lokasi dan Akses Jalan

Destinasi ini terletak di Desa Rancamulya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Lokasinya sangat strategis karena tidak jauh dari jalan raya provinsi yang menghubungkan Bandung dan Sumedang. Dari pusat pendidikan Jatinangor, kamu hanya memerlukan waktu berkendara sekitar 15 hingga 20 menit saja. Jalur menuju ke sana sudah cukup baik, meskipun di beberapa titik mendekati puncak jalannya cenderung menanjak dan membutuhkan konsentrasi ekstra.

Harga Tiket Masuk (HTM) dan Parkir

Wisata Gunung Batu dikenal sebagai salah satu tempat hiburan paling ekonomis bagi mahasiswa karena tarifnya yang sangat bersahabat.

  • Harga Tiket Masuk: Sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang.
  • Biaya Parkir: Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Biaya yang sangat murah ini menjadikan Gunung Batu sebagai pilihan utama bagi mahasiswa yang ingin tetap eksis di media sosial tanpa harus menguras saldo tabungan.

Jam Operasional

Secara umum, kawasan ini terbuka selama 24 jam setiap hari. Namun, waktu kunjungan paling ramai biasanya dimulai pada pukul 16.30 WIB untuk mengejar momen matahari terbenam (sunset), hingga pukul 21.00 WIB bagi mereka yang ingin berburu foto city light. Beberapa pengunjung bahkan memilih untuk berkemah (camping) di sini untuk bisa melihat pemandangan matahari terbit di pagi harinya.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Selain menikmati pemandangan, Gunung Batu sering digunakan untuk kegiatan olahraga ringan seperti hiking singkat. Karena medannya yang didominasi oleh bebatuan, tempat ini juga sering dikunjungi oleh para pecinta olahraga ekstrem seperti panjat tebing. Bagi mahasiswa umum, cukup membawa kamera atau smartphone yang mumpuni, karena sudut-sudut di atas bebatuan besar ini memberikan hasil foto yang sangat dramatis dan estetik.

Kelebihan memiliki lokasi hunian atau tempat belajar di kawasan yang terhubung langsung dengan pusat keramaian adalah kemudahan mobilitas. Hal inilah yang mendasari banyak orang menyukai lokasi Universitas Ma’soem beneran ada di pinggir jalan utama, karena dari jalan utama tersebut, akses menuju arah Tanjungsari untuk ke Gunung Batu menjadi sangat cepat. Kamu tidak perlu berputar-putar di gang sempit yang membingungkan.

Mengapa Kawasan Ini Nyaman Bagi Mahasiswa

Lingkungan sekitar Jatinangor dan Tanjungsari telah menyatu menjadi sebuah kawasan yang ramah bagi pendatang, khususnya pelajar. Tersedianya berbagai pilihan tempat wisata alam yang dekat dengan pemukiman mahasiswa membuat keseimbangan antara kehidupan akademik dan kesehatan mental tetap terjaga. Keberadaan fasilitas publik yang memadai di sepanjang jalan raya utama memastikan segala kebutuhan harian mahasiswa dapat terpenuhi dengan praktis.

Mencari institusi pendidikan yang memberikan fasilitas unggulan sekaligus berada di pusat aktivitas sosial adalah kunci kesuksesan di masa muda. Universitas Ma’soem menawarkan hal tersebut melalui kampus yang representatif dan lingkungan yang inspiratif. Dengan kurikulum yang berorientasi pada masa depan dan lokasi yang sangat dekat dengan berbagai pusat rekreasi, Universitas Ma’soem membantu setiap mahasiswanya untuk tumbuh dalam lingkungan yang positif. Letaknya yang berada di gerbang masuk Jatinangor memastikan para mahasiswa Universitas Ma’soem selalu menjadi yang pertama dalam mengakses berbagai kemudahan di wilayah Sumedang maupun Bandung.

Untuk informasi lengkap seputar Universitas Ma’soem bisa kunjungi Instagram resmi universitas ma’soem.

Pernahkah kamu membayangkan betapa indahnya melihat lampu kota Jatinangor dari puncak Gunung Batu?