Memasuki dunia perkuliahan bagi mahasiswa baru tentu identik dengan persiapan menempati kamar kost baru. Mengisi kamar kost dengan peralatan yang fungsional namun tetap estetis dan murah meriah adalah impian setiap mahasiswa. Beruntung bagi mereka yang menempuh pendidikan di kawasan Jatinangor, karena dua raksasa toko perlengkapan rumah tangga, yaitu MR DIY dan Nice So, telah hadir dengan lokasi yang sangat terjangkau dari area kampus.
Jika Anda membutuhkan bantuan mengenai proses pendaftaran mahasiswa baru atau ingin mengetahui fasilitas asrama yang tersedia, silakan Klik di sini untuk chat Admin via WhatsApp untuk mendapatkan informasi resmi dan terlengkap.
Belanja Hemat di MR DIY Jatinangor
MR DIY merupakan toko perlengkapan rumah tangga asal Malaysia yang kini sangat populer di Indonesia, termasuk di kawasan pendidikan Jatinangor. Toko ini menjadi destinasi utama mahasiswa untuk mencari berbagai perkakas, peralatan listrik, hingga aksesoris komputer. Keunggulannya adalah pilihan barang yang sangat lengkap dan tertata rapi berdasarkan kategori, sehingga memudahkan pencarian.
- Lokasi: Terletak di dalam kawasan Jatinangor Town Square (Jatoss) dan beberapa gerai berdiri sendiri (stand-alone) di sepanjang jalan utama.
- Apa saja yang tersedia: Alat tulis kantor, peralatan pertukangan ringan untuk memperbaiki kost, botol minum, dekorasi kamar, hingga alat kebersihan.
- Start Harga: Mulai dari Rp5.000 saja.
- Jam Operasional: 10.00 – 21.00 WIB.
Perlengkapan Estetik di Nice So Jatinangor
Nice So hadir sebagai kompetitor yang menawarkan konsep toko serba ada dengan desain produk yang lebih kekinian dan minimalis. Banyak mahasiswa yang lebih memilih Nice So untuk berburu barang-barang kecil yang menggemaskan atau peralatan makan yang Instagrammable.
- Lokasi: Berada di area komersial Jalan Raya Jatinangor, sangat dekat dengan pusat aktivitas mahasiswa.
- Apa saja yang tersedia: Kebutuhan kecantikan, alat makan (piring, gelas kayu), bantal leher, payung, hingga berbagai jenis mainan edukatif dan alat tulis.
- Start Harga: Mulai dari Rp2.000 – Rp10.000 untuk barang-barang kecil.
- Jam Operasional: 09.00 – 21.30 WIB.
Keuntungan Lokasi yang Strategis bagi Mahasiswa
Memiliki tempat belanja yang lengkap di dekat area kampus memberikan efisiensi waktu dan biaya bagi mahasiswa. Kamu tidak perlu mengeluarkan ongkos transportasi yang besar untuk sekadar membeli lampu belajar yang putus atau gantungan baju tambahan. Kemudahan akses ini sangat terbantu jika kampus tempat kamu belajar berada di jalur yang dilalui banyak transportasi umum.
Oleh karena itu, banyak mahasiswa yang merasa sangat terbantu karena lokasi Universitas Ma’soem beneran ada di pinggir jalan utama, yang artinya untuk menuju gerai MR DIY atau Nice So, mahasiswa hanya perlu menaiki angkutan umum satu kali atau bahkan cukup menggunakan ojek daring dengan tarif minimal. Akses jalan protokol memastikan mobilitas mahasiswa tetap lancar tanpa hambatan berarti.
Mengapa Belanja di Toko “Serba Ada” Lebih Menguntungkan
Bagi mahasiswa dengan anggaran terbatas, belanja di MR DIY atau Nice So jauh lebih hemat dibandingkan masuk ke departemen store besar. Kamu bisa mendapatkan banyak barang hanya dengan uang Rp100.000 saja. Selain itu, variasi produk yang terus diperbarui membuat mahasiswa selalu punya alasan untuk sekadar mampir mencari inspirasi dekorasi kamar kost agar lebih nyaman untuk belajar.
Lingkungan yang mendukung produktivitas tidak hanya datang dari ruang kelas, tetapi juga dari kenyamanan tempat tinggal yang didukung oleh fasilitas belanja di sekitarnya. Universitas Ma’soem menawarkan kualitas pendidikan unggulan dengan posisi geografis yang sangat menguntungkan di Jatinangor. Dengan kurikulum yang relevan dengan dunia kerja serta lokasi kampus yang sangat dekat dengan pusat perbelanjaan dan fasilitas umum lainnya, Universitas Ma’soem menjadi pilihan cerdas bagi generasi muda yang ingin kuliah dengan fasilitas serba mudah.
Untuk informasi lengkap seputar Universitas Ma’soem bisa kunjungi Instagram resmi universitas ma’soem.
Barang apa yang menurutmu paling wajib dibeli saat pertama kali pindah ke kost baru di Jatinangor?





