Bulan Mei 2024 ini, Ma’soem University mengikuti Seminar Asian Conference on the Social Sciences 2024 yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang. Acara ini merupakan forum internasional yang mendorong para akademisi dan peneliti untuk bertemu dan bertukar ide serta pandangan dalam dialog yang menghormati. Kegiatan ini memberikan kesempatan luar biasa untuk memperbarui pertemanan lama, menjalin kontak baru, berjejaring, dan memfasilitasi kerjasama lintas batas nasional dan disiplin ilmu.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ryzki Wiryawan, S.Ip., M.T., mewakili Ma’soem University dalam kegiatan seminar internasional ini. Ia memaparkan paper berjudul “Merdeka Curriculum: The Revival of Post War Indonesian Thought”. Dalam paper ini, Ryzki menggali kembali pemikiran Indonesia pasca-perang dan mengusulkan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai kebebasan, kemerdekaan, dan inovasi. Paper ini menyoroti pentingnya memahami sejarah dan konteks sosial-politik dalam mengembangkan pendidikan yang relevan dan berdaya saing.
ACSS2024 diikuti oleh berbagai negara di Asia serta beberapa negara di Eropa dan Amerika. Para peserta mempresentasikan penelitian dan karya mereka dalam berbagai bidang ilmu sosial, termasuk sosiologi, antropologi, ekonomi, dan ilmu politik. Diskusi dan pertukaran gagasan antara para peserta menjadi momen berharga dalam memperkaya pemahaman kita tentang tantangan global dan solusi yang mungkin.
Seminar ini diselenggarakan oleh IAFOR (The International Academic Forum) bekerja sama dengan IAFOR Research Centre di Osaka School of International Public Policy (OSIPP) di Osaka University, Jepang. Acara ini juga merupakan bagian dari rangkaian konferensi internasional yang melibatkan Asian Conference on Cultural Studies dan Asian Conference on Arts & Humanities. Seminar ini diadakan di Toshi Centre Hotel di Tokyo, Jepang, dan juga secara daring. Tanggal pelaksanaannya adalah 23–27 Mei 2024.





