Ma’soem University terus berkomitmen untuk memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kali ini, MU melakukan audiensi dengan Kementerian Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang diwakili oleh Wakil Menteri (Wamen) BP2MI, Bapak Dzulfikar. Audiensi ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerjasama strategis antara MU dan BP2MI dalam bidang pengembangan SDM serta peningkatan kualitas kemahasiswaan.
Audiensi yang berlangsung secara produktif ini dihadiri oleh perwakilan dari Ma’soem University, yaitu Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya Manusia, Bapak Andre Julius, M.Pd., dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Bapak M. Ryzki Wiryawan, S.Ip., M.T. Kedua pihak membahas berbagai potensi kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi, khususnya dalam hal peningkatan kompetensi mahasiswa dan alumni MU.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Rektor II MU, Andre Julius, M.Pd., menyampaikan bahwa Ma’soem University memiliki visi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja. “Kami melihat BP2MI sebagai mitra strategis yang dapat membantu mahasiswa dan alumni MU untuk mendapatkan peluang kerja, khususnya di sektor pekerja migran yang terjamin dan terlindungi,” ujarnya.
BP2MI, sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia, memiliki program-program yang dapat disinergikan dengan kurikulum dan kegiatan kemahasiswaan di MU. Melalui kerjasama ini, mahasiswa MU diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang isu-isu ketenagakerjaan global, termasuk hak-hak pekerja migran dan prosedur kerja di luar negeri yang aman dan legal.
Wakil Rektor III MU, M. Ryzki Wiryawan, S.Ip., M.T., menambahkan bahwa kerjasama dengan BP2MI juga dapat memperkaya program kemahasiswaan di MU. “Kami berharap dapat mengadakan pelatihan, seminar, atau workshop bersama BP2MI yang dapat meningkatkan soft skills dan hard skills mahasiswa, terutama dalam menghadapi tantangan global,” jelasnya.
Selain itu, Ryzki juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. “Kami melihat potensi besar untuk melakukan riset bersama terkait isu-isu pekerja migran, yang hasilnya dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah maupun stakeholders terkait,” ujarnya.
Wamen BP2MI, Bapak Dzulfikar, menyambut baik inisiatif kerjasama yang diajukan oleh Ma’soem University. Ia mengapresiasi langkah MU yang proaktif dalam menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah untuk kepentingan pengembangan SDM dan kemahasiswaan. “BP2MI siap mendukung MU dalam upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dan alumni, terutama dalam menghadapi persaingan global. Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dalam program-program pemberdayaan dan pelatihan,” ungkapnya.
Bapak Dzulfikar juga menegaskan bahwa kerjasama ini sejalan dengan misi BP2MI untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi pekerja migran Indonesia. “Dengan adanya kerjasama ini, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak calon pekerja migran yang teredukasi dan siap bekerja di luar negeri dengan pemahaman yang baik tentang hak dan kewajiban mereka,” tambahnya.
Audiensi ini menjadi langkah awal yang positif bagi kedua belah pihak untuk merumuskan kerjasama yang lebih konkret. Rencananya, dalam waktu dekat, tim dari MU dan BP2MI akan melakukan pertemuan lanjutan untuk merancang Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup berbagai aspek kerjasama, termasuk program pelatihan, magang, dan penelitian bersama.
Dengan adanya kerjasama ini, Ma’soem University semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang peduli terhadap pengembangan SDM dan kemahasiswaan. Kolaborasi dengan BP2MI diharapkan dapat membuka peluang baru bagi mahasiswa dan alumni MU, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia di kancah global.
Ma’soem University terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi berbagai pihak dalam upaya menciptakan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global. Kerjasama dengan BP2MI menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut.





