Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Kelompok Studi Islam (KSI), dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) FKIP Universitas Ma’soem mengadakan pertemuan kolaboratif dengan Direktur Da’i Peduli dalam rangka memperkenalkan program “Safari Dakwah”. Kegiatan ini juga menggandeng RAPOT (Raja & Cepot), finalis AKSI Indosiar 2025, sebagai bagian dari penguatan dakwah kreatif di kalangan mahasiswa.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam merancang agenda dakwah yang tidak hanya bersifat keagamaan, tetapi juga edukatif dan menghibur. Da’i Peduli, sebagai lembaga dakwah yang aktif dalam pengembangan masyarakat, membawa konsep Safari Dakwah dengan pendekatan kekinian melalui humor dan ceramah inspiratif. Ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi kalangan generasi muda khsusunya mahasiswa, untuk menambah ilmu mengenai kesilaman.
Salah satu pengisi acara dalam program ini adalah Ust. Raja (Ramdan Jaelani), anggota RAPOT yang juga merupakan mahasiswa aktif Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Ma’soem. Keikutsertaan Ust. Raja dinilai sebagai bentuk integrasi antara dunia dakwah dan pendidikan, sekaligus memotivasi mahasiswa untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial keagamaan.
RAPOT, duo dai humoris yang meraih popularitas sebagai finalis AKSI Indosiar 2025, dikenal dengan metode dakwah yang segar dan mudah diterima berbagai kalangan, terutama generasi muda. Kolaborasi mereka dengan Da’i Peduli dan Universitas Ma’soem diharapkan dapat memperluas jangkauan dakwah di kampus dan masyarakat sekitar.
“Kami ingin dakwah tidak hanya serius, tapi juga menyenangkan. Dengan melibatkan mahasiswa, terutama dari FKIP, kami berharap nilai-nilai keislaman bisa disampaikan dengan cara yang relevan bagi anak muda,” ujar perwakilan Da’i Peduli dalam pertemuan tersebut.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Ma’soem, M. Ryzki Wiryawan, S.Ip., M.T., menyambut baik inisiatif ini dan mendorong partisipasi aktif seluruh elemen kampus. “Ini kesempatan bagus bagi mahasiswa, khususnya FKIP, untuk belajar berdakwah sekaligus mengasah kemampuan komunikasi dan leadership,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan dari mahasiswa menyatakan kesiapan mahasiswa untuk terlibat dalam program ini, baik sebagai panitia maupun peserta. “Kami akan membantu sosialisasi dan memastikan Safari Dakwah bisa menjangkau lebih banyak mahasiswa,” jelasnya.
Rencana Kegiatan
- Program Safari Dakwah rencananya akan digelar dalam bentuk:
- Ceramah interaktif oleh Da’i Peduli dan RAPOT.
- Diskusi keislaman dengan tema-tema relevan bagi mahasiswa.
- Penampilan seni islami yang melibatkan kelompok mahasiswa.
Kolaborasi antara Universitas Ma’soem, Da’i Peduli, dan RAPOT ini diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan keagamaan mahasiswa, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat melalui dakwah yang kreatif dan inspiratif.





