0d88d4123cb7f348

Belajar Tak Lagi Teoritis, Mahasiswa Kini Hadapi Proyek Nyata Lewat Kolaborasi Kampus dan Dunia Usaha

 

Dunia pendidikan tinggi kini semakin menekankan pentingnya integrasi antara pembelajaran teori dengan praktik langsung di dunia kerja. Sejalan dengan semangat tersebut, Program Studi Teknik Industri Universitas Ma’soem menjalin kerja sama strategis dengan PT Prima Rajuli Sukses.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini menjadi langkah awal yang signifikan bagi mahasiswa untuk menjalani program kerja praktek (KP). Melalui program ini, mahasiswa akan terjun langsung ke dunia industri dan mengalami proses kerja yang sesungguhnya — bukan hanya duduk di ruang kelas, tetapi menyelami tantangan nyata yang dihadapi para profesional.

Pihak program studi menyebutkan bahwa kerja sama ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung di lingkungan kerja, sekaligus memperkuat pemahaman teoritis yang telah dipelajari selama perkuliahan. Dengan begitu, mahasiswa akan memiliki wawasan yang lebih aplikatif dan kesiapan yang lebih tinggi saat memasuki dunia profesional setelah lulus.

Kolaborasi antara kampus dan dunia industri semacam ini semakin relevan di tengah kebutuhan tenaga kerja yang tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga memiliki keterampilan teknis, kemampuan adaptasi, dan pemahaman terhadap dinamika industri.

Model pembelajaran berbasis pengalaman seperti kerja praktek kini diadopsi oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tujuannya tidak hanya membentuk lulusan yang pintar secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata di tempat kerja.

Masoem University sebagai institusi pendidikan tinggi swasta turut mendorong skema kolaboratif semacam ini, khususnya di program studi berbasis teknik dan industri. Dengan kerja sama yang dibangun, diharapkan tercipta sinergi berkelanjutan antara kampus dan mitra industri, serta membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk berkembang secara profesional.

Melalui kerja praktek ini, mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari pengalaman, kesalahan, dan interaksi langsung dengan para pelaku industri. Harapannya, langkah kecil ini akan menjadi pintu besar menuju masa depan yang lebih cerah bagi para calon engineer Indonesia.