3de1dd78f192b0ee

Mahasiswa Teknik Industri Tak Hanya Belajar Mesin, Tapi Juga Menguasai Manajemen Industri

Dunia industri tidak cukup hanya dikuasai oleh teknisi yang paham alat dan proses produksi. Dibutuhkan juga pemimpin yang mampu mengelola sumber daya, waktu, dan strategi operasional agar sistem industri berjalan efisien dan produktif.

Inilah mengapa Manajemen Industri menjadi salah satu pembelajaran penting di jurusan Teknik Industri. Mahasiswa tidak hanya diajarkan cara kerja mesin atau proses manufaktur, tetapi juga bagaimana merencanakan, mengorganisasi, dan mengendalikan aktivitas industri secara menyeluruh.

Dalam perkuliahan ini, mahasiswa mempelajari konsep seperti manajemen operasi, pengendalian mutu, manajemen SDM industri, manajemen proyek, hingga analisis biaya produksi.

Di beberapa kampus seperti Ma’soem University, pendekatan pembelajaran dilakukan melalui studi kasus, simulasi pengambilan keputusan, dan integrasi antara manajemen teknis dengan pendekatan kepemimpinan strategis. Mahasiswa juga diajak memahami dinamika antar bagian dalam sistem industri—mulai dari lini produksi hingga bagian administratif.

“Insinyur industri itu bukan hanya orang teknik, tapi juga manajer sistem. Mereka harus tahu cara menyatukan teknologi, tim, dan waktu dalam satu irama kerja,” ungkap salah satu pengajar mata kuliah Manajemen Industri.

Manajemen Industri juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang ingin menjadi pemimpin di sektor manufaktur, logistik, atau bahkan sebagai entrepreneur di bidang teknologi dan produksi.

Pendekatan ini merupakan bagian dari semangat kampus berdampak, di mana lulusan tidak hanya sekadar ahli secara teknis, tetapi juga mampu mengelola sistem dan sumber daya dengan kepemimpinan yang matang.