03d42ee1a039ee19

Belajar Sistem Informasi, Mahasiswa Tak Hanya Ngoding Tapi Juga Punya Skill Bisnis dan Manajemen

Di era digital saat ini, kebutuhan akan lulusan teknologi informasi yang tidak hanya menguasai coding tapi juga paham proses bisnis semakin tinggi. Jurusan Sistem Informasi hadir sebagai jembatan antara keahlian teknis dan manajemen digital.

Mahasiswa Sistem Informasi kini dituntut tidak hanya memahami pemrograman dan jaringan komputer, tetapi juga mampu menganalisis proses bisnis, merancang sistem manajemen digital, serta menjadi pengambil keputusan berbasis data dan teknologi.

Di Ma’soem University, kurikulum Sistem Informasi disusun untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi lintas bidang. Sejak semester awal, mahasiswa mendapatkan dasar-dasar seperti logika pemrograman, pengantar sistem informasi, dan pengantar basis data.

Seiring semester berjalan, pembelajaran berkembang ke arah lebih aplikatif dan integratif, seperti:

  • Pemrograman Web dan Mobile

  • Database dan SQL

  • Manajemen Proyek TI dan Proses Bisnis

  • ERP (Enterprise Resource Planning)

  • Desain UI/UX dan Multimedia Interaktif

Tak hanya sisi teknis, mahasiswa juga dibekali pemahaman di bidang pendukung seperti akuntansi, komunikasi bisnis, perilaku organisasi, hingga kepemimpinan dan etika profesi.

Sebagai bagian dari pendekatan kampus berdampak, Ma’soem University juga menyelaraskan pembelajaran dengan praktik lapangan melalui:

  • Praktik Pengenalan Lapangan dan Adaptasi Kerja

  • Magang industri, riset operasional, serta proyek sistem informasi nyata

  • Skripsi berbasis studi kasus yang mendekatkan mahasiswa pada kebutuhan dunia kerja

“Lulusan Sistem Informasi diharapkan tidak hanya bisa membangun aplikasi, tapi juga memahami konteks bisnis yang melatarbelakanginya,” ujar salah satu dosen pengampu di Prodi Sistem Informasi Ma’soem University.

Dengan perpaduan antara keahlian teknis, wawasan bisnis, dan praktik kerja nyata, mahasiswa Sistem Informasi dari Ma’soem University dipersiapkan untuk terjun ke berbagai sektor, mulai dari perbankan, logistik, hingga industri kreatif dan startup digital.