417774b5487cb5a2

Apa Mahasiswa Teknologi Pangan Cuma Belajar Masak? Nggak, Mereka Juga Jaga Mutu dan Keamanan Makanan!

Banyak yang mengira mahasiswa Teknologi Pangan hanya belajar seputar dapur dan resep masakan. Padahal, mereka juga punya peran penting dalam menjaga keamanan, kebersihan, dan kualitas produk makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Di Ma’soem University, misalnya, mahasiswa tidak hanya diajak memahami proses pengolahan pangan, tetapi juga mendalami proses Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA)—dua komponen penting dalam industri makanan modern.

Lewat praktikum dan kuliah lapangan, mahasiswa belajar:

  • Cara menguji kualitas bahan baku dan produk jadi

  • Standar keamanan pangan berdasarkan regulasi (SNI, ISO, HACCP)

  • Teknik audit kebersihan dan sanitasi produksi

  • Menyusun dokumentasi mutu dan laporan pengawasan

  • Mendeteksi potensi risiko makanan tidak layak konsumsi

Pengalaman ini membuat mahasiswa terbiasa dengan dunia kerja sejak dini. Mereka bahkan kerap terlibat dalam project pendampingan ke UMKM pangan, ikut simulasi audit, hingga membuat saran perbaikan sistem produksi makanan.

“Kami ingin mahasiswa Teknologi Pangan tak hanya bisa bikin produk yang enak, tapi juga paham bagaimana menjamin itu aman dan tahan lama,” ujar dosen pengampu mata kuliah Quality Control di Ma’soem University.

Dengan kompetensi tersebut, lulusan Teknologi Pangan punya banyak peluang karier, mulai dari:

  • Quality Control Officer

  • Auditor Keamanan Makanan

  • Supervisor Produksi

  • Konsultan Industri Kuliner

  • Analis Mutu Produk Ekspor