Dunia game kini bukan cuma hiburan, tapi juga industri besar yang menjanjikan karier global. Dan menariknya, mahasiswa jurusan Informatika sudah bisa mulai meniti jalan sebagai game developer sejak masa kuliah.
Di Ma’soem University, pengembangan game menjadi bagian dari pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menantang. Mahasiswa diajak memahami logika pemrograman interaktif, perancangan alur permainan, hingga pembuatan animasi dan desain grafis sederhana.
Mereka mempelajari bagaimana membuat game edukasi, simulasi interaktif, hingga game berbasis Android atau desktop. Selain itu, mahasiswa juga belajar menggunakan tools seperti Unity, Construct, Unreal Engine, dan bahasa pemrograman seperti C# atau Python.
Yang menarik, proyek pengembangan game ini sering dijadikan tugas besar atau proyek akhir mata kuliah. Mahasiswa bisa membuat game edukasi anak, game promosi produk UMKM, hingga game simulasi sistem logistik atau pertanian berbasis lokal.
Dosen pengampu mata kuliah menyampaikan bahwa tujuan pembelajaran ini bukan sekadar untuk bermain, tapi untuk mengembangkan kemampuan logika, desain, dan storytelling dalam bentuk digital. Hal ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk masuk ke industri kreatif seperti startup, media digital, hingga edukasi teknologi.
Game Developer kini jadi salah satu karier impian generasi muda. Dengan pembelajaran sejak awal perkuliahan, mahasiswa Informatika diharapkan punya modal keterampilan dan portofolio yang bisa langsung ditunjukkan ke industri.
Beberapa mahasiswa bahkan telah mencoba merilis game indie secara mandiri atau mengikuti kompetisi pengembangan game tingkat nasional. Selain bisa dijadikan karier penuh waktu, game development juga membuka peluang freelance dan usaha mandiri berbasis produk digital.
Dengan pendekatan kampus berdampak, Ma’soem University terus mendorong agar mahasiswa Informatika tidak hanya jadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta inovasi digital, termasuk di sektor game yang terus tumbuh di Indonesia dan global.





