023c00c90e7624b9

Belajar di Lab, Mahasiswa Teknologi Pangan Kembangkan Produk Makanan Sendiri

Dunia kuliah di jurusan Teknologi Pangan tidak sebatas hafalan teori atau analisis kandungan saja. Di kampus seperti Ma’soem University, mahasiswa justru diajak untuk turun langsung ke laboratorium dan mengembangkan produk makanan sendiri sebagai bagian dari proses belajar berbasis proyek.

Mulai dari camilan sehat berbahan lokal, minuman fungsional, hingga makanan fermentasi—semua dirancang, diuji, dan dikembangkan langsung oleh mahasiswa dalam kelas Product Development dan Product Research Development.

Apa yang Dikerjakan Mahasiswa?

? Eksperimen Formula Makanan Baru
Mahasiswa belajar mencampur bahan, menyeimbangkan rasa, tekstur, dan aroma, serta menciptakan produk yang layak konsumsi.

? Uji Kualitas dan Ketahanan Produk
Tidak hanya menciptakan, mereka juga menguji berapa lama produk tahan disimpan, bagaimana kandungan gizinya, dan tingkat keamanannya.

? Analisis Pasar dan Packaging
Setelah produk jadi, mahasiswa mempelajari cara membungkus, memberi label informasi nutrisi, dan menyasar segmen konsumen yang tepat.

Menurut dosen pengampu mata kuliah Teknologi Pangan, kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas mahasiswa sekaligus mengenalkan mereka pada proses inovasi produk secara nyata. Tak sedikit produk mahasiswa yang berhasil dipamerkan dalam expo kampus atau kompetisi inovasi pangan.

Selain memperkuat pemahaman teori, praktik ini juga mendorong mahasiswa berpikir layaknya pelaku industri: dari ide hingga produk siap jual.