87c87f102992e338

Kampus dan Industri Digital Kolaborasi yang Siapkan Mahasiswa Jadi Talenta Siap Kerja

Dunia kerja digital bergerak dinamis. Kampus yang ingin lulusannya relevan dengan industri, perlu menjalin kolaborasi erat dengan dunia usaha dan industri kreatif. Inilah yang dilakukan oleh Ma’soem University melalui program penguatan kurikulum, magang, hingga mentoring langsung dari praktisi.

Kolaborasi yang Berdampak Langsung

  1. Pemutakhiran Kurikulum Sesuai Kebutuhan Industri
    Kampus tidak hanya mengandalkan teori. Kurikulum disusun bersama pelaku industri agar apa yang dipelajari mahasiswa sesuai dengan yang dibutuhkan dunia kerja digital saat ini.

  2. Program Magang dan Studi Independen
    Mahasiswa punya kesempatan untuk belajar langsung dari perusahaan digital, e-commerce, startup, hingga agensi pemasaran digital.

  3. Mentoring dari Praktisi
    Pelaku industri turut serta sebagai dosen tamu, mentor proyek, hingga juri dalam kompetisi mahasiswa. Hal ini membuka wawasan dan mempercepat adaptasi mahasiswa terhadap realita kerja.

  4. Proyek Kolaborasi Nyata
    Mahasiswa dilibatkan dalam pengembangan kampanye digital, pengelolaan platform, hingga riset tren konsumen sebagai bagian dari tugas akhir atau program lapangan.

Menurut pengelola program Bisnis Digital di Ma’soem University, keterlibatan industri sejak awal pembelajaran menjadikan mahasiswa lebih percaya diri menghadapi tantangan dunia kerja. Mereka tidak hanya tahu “apa” yang sedang tren, tapi juga “bagaimana” cara kerjanya.

Kolaborasi ini juga berdampak pada kesiapan mahasiswa dalam membangun portofolio dan jaringan profesional, yang sangat penting dalam industri digital yang kompetitif.