Ccd5076344dce973

Kuliah Bisnis Digital Bisa Jadi Langkah Awal Bangun Agensi Sendiri? Ini Strateginya

Dunia digital tidak hanya memberi peluang untuk bekerja di perusahaan besar, tapi juga membuka jalan bagi mahasiswa untuk membangun usahanya sendiri. Salah satunya adalah mendirikan agensi digital. Mahasiswa jurusan Bisnis Digital, termasuk di Ma’soem University, punya bekal yang kuat untuk memulai langkah ini sejak masa kuliah.

Apa Itu Agensi Digital dan Mengapa Menjanjikan?

Agensi digital adalah layanan profesional yang membantu brand, UMKM, atau perusahaan dalam mengelola konten, kampanye digital, pemasaran online, hingga analisis data. Permintaan pasar terhadap layanan ini semakin meningkat seiring pertumbuhan UMKM dan kebutuhan transformasi digital.

Langkah Mahasiswa Bisnis Digital Memulai Agensi:

  1. Bangun Tim dari Lingkungan Kampus
    Kolaborasi dengan teman yang punya skill desain, konten, atau analisis data bisa menjadi awal membangun agensi kecil.

  2. Tentukan Niche Layanan
    Mulai dari media sosial, branding, pembuatan landing page, hingga pengelolaan toko online—fokus pada layanan yang dikuasai terlebih dahulu.

  3. Manfaatkan Proyek Kuliah sebagai Portofolio
    Proyek-proyek kampus dapat dikemas sebagai portofolio yang bisa ditawarkan ke klien pertama seperti UMKM lokal atau event kampus.

  4. Ikuti Kompetisi atau Inkubasi Bisnis Kampus
    Di Ma’soem University, mahasiswa bisa mengikuti program kewirausahaan digital atau inkubasi startup untuk memperkuat ide bisnis mereka.

  5. Promosikan Diri Lewat Media Sosial
    Agensi digital yang kuat dibangun lewat kredibilitas dan eksistensi digital. Mahasiswa didorong membangun branding profesional di platform seperti Instagram, LinkedIn, dan TikTok.

Dengan pendekatan yang tepat, mahasiswa tidak hanya belajar teori bisnis digital, tetapi juga langsung mengaplikasikannya dalam bentuk usaha nyata. Agensi kecil yang dimulai saat kuliah bisa berkembang menjadi usaha profesional pasca-lulus.

Salah satu dosen pembimbing menyebut bahwa tren mahasiswa membangun agensi sendiri menunjukkan bahwa dunia pendidikan harus memberi ruang eksplorasi yang lebih luas terhadap potensi kewirausahaan digital.