Semakin banyak pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) menyadari pentingnya digitalisasi. Namun tak sedikit yang kesulitan mengaplikasikan strategi digital secara optimal. Di sinilah mahasiswa jurusan Bisnis Digital, termasuk yang belajar di Ma’soem University, bisa ambil peran nyata sebagai konsultan muda bagi UMKM.
Kenapa Mahasiswa Cocok Jadi Konsultan UMKM?
-
Punya Ilmu Terkini soal Bisnis Digital
Mahasiswa sudah terbiasa dengan ekosistem digital, tren media sosial, dan strategi pemasaran yang relevan dengan kebutuhan saat ini. -
Familiar dengan Tools Digital Gratis dan Efektif
Banyak UMKM belum mengenal tools seperti Google Bisnisku, Canva, Meta Ads, hingga platform e-commerce—yang justru jadi bagian dari pembelajaran mahasiswa. -
Bisa Menawarkan Jasa dengan Pendekatan Ramah dan Murah
Karena masih mahasiswa, pendekatannya lebih fleksibel dan seringkali lebih diterima oleh pelaku usaha lokal. -
Peluang Proyek Nyata dan Portofolio
Membantu UMKM bisa menjadi proyek tugas akhir, kegiatan pengabdian, atau bahkan usaha jasa mandiri.
Di Ma’soem University, mahasiswa sering dilibatkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat berbasis digitalisasi UMKM. Dari pendampingan membuat katalog digital, membuka akun toko online, sampai menyusun strategi konten sosial media.
Seorang dosen pembimbing menyampaikan bahwa menjadi konsultan UMKM tidak hanya memberi pengalaman kerja nyata, tetapi juga membantu mahasiswa mengasah empati, komunikasi, dan kemampuan memecahkan masalah secara langsung.





