Salah satu kekhawatiran umum dari calon mahasiswa yang ingin masuk ke jurusan Bisnis Digital adalah anggapan bahwa mereka harus jago coding atau programming. Padahal, tidak semua bidang di dunia digital menuntut kemampuan teknis seperti itu. Justru, banyak peran penting di industri digital yang lebih fokus pada kreativitas, strategi, dan komunikasi digital.
Bidang-Bidang Kreatif di Bisnis Digital Tanpa Coding
-
Digital Marketing Specialist
Menyusun strategi kampanye online, mengelola media sosial, dan menganalisis performa iklan. -
Content Creator dan Strategist
Membuat konten visual, artikel, video pendek, dan storytelling digital yang sesuai dengan target pasar. -
Script Writer dan Copywriter
Menulis naskah promosi, konten website, atau materi kampanye digital dengan gaya yang menarik dan persuasif. -
UI/UX Strategist (Non-Tech)
Berfokus pada pengalaman pengguna dan desain layanan digital, tanpa harus menulis kode. -
E-commerce Manager
Mengelola toko online, campaign diskon, customer service, hingga promosi berbasis platform.
Di Ma’soem University, mahasiswa Bisnis Digital diarahkan untuk menemukan kekuatan masing-masing, apakah itu di bidang konten, strategi, atau analisis. Mereka juga dibekali keterampilan dasar digital tools seperti Canva, Meta Ads, Google Analytics, dan platform e-commerce, yang semuanya bisa dikuasai tanpa latar belakang IT.
Seorang mahasiswa pernah mengatakan, “Awalnya saya pikir harus bisa coding dulu, ternyata justru kekuatan saya ada di ide dan menulis. Dan itu dibutuhkan banget di industri ini.”
Jadi, Apa Kuncinya?
Penting untuk tahu bahwa dunia digital adalah ruang kolaboratif. Ada yang jadi teknisi, ada juga yang jadi penggerak ide dan strategi. Jurusan Bisnis Digital memberi ruang untuk kamu mengeksplorasi kreativitas dalam berbagai bentuk.





