Semangat juang dan adaptasi tinggi terpancar dari para mahasiswa program studi Bisnis Digital Universitas Ma'soem yang kini telah memasuki minggu kedua pelaksanaan Praktek Adaptasi Lapangan (PAL) di berbagai perusahaan mitra. Setelah orientasi awal yang intens pada minggu pertama, fase ini menjadi krusial di mana mereka mulai terlibat lebih dalam dalam operasional harian perusahaan, menerjemahkan teori-teori canggih yang didapatkan di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di dunia industri yang kompetitif.
Program PAL merupakan kurikulum inti yang dicanangkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma'soem, dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung di lingkungan profesional. Tujuannya adalah menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, serta memastikan lulusan siap menghadapi tantangan dinamis di era digital saat ini. Di minggu kedua ini, fokus beralih dari pengenalan umum menjadi keterlibatan aktif dalam proyek dan tugas yang relevan, menuntut inisiatif dan pemecahan masalah.
Para mahasiswa Bisnis Digital ditempatkan di beragam jenis perusahaan terkemuka, mulai dari startup teknologi inovatif, agensi pemasaran digital terkemuka, perusahaan e-commerce raksasa, hingga unit bisnis digital di perusahaan berskala besar. Di sinilah mereka mulai merasakan denyut nadi industri, memahami alur kerja, dan belajar berinteraksi dalam tim profesional yang dinamis. Beberapa laporan awal menunjukkan bahwa mahasiswa mulai aktif dalam analisis data pasar, perencanaan kampanye digital, pengelolaan media sosial, hingga riset tren konsumen.
Mengimplementasikan Teori, Menguasai Realita Digital
Pada minggu kedua ini, tantangan adaptasi menjadi lebih intens dan mendalam. Mahasiswa dituntut untuk tidak hanya menyerap informasi, tetapi juga mulai berinisiatif, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata. Keterampilan kunci yang telah dipelajari di kelas seperti SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing), content marketing, analisis web, dan strategi media sosial, kini diaplikasikan langsung ke dalam kasus-kasus bisnis riil. Mereka belajar menghadapi batasan anggaran, deadline ketat, dan ekspektasi klien yang beragam, sebuah realitas yang jarang ditemui dalam simulasi di kampus.
Peran dosen pembimbing dari Universitas Ma'soem tetap vital dalam fase ini. Meskipun mahasiswa beradaptasi di perusahaan, komunikasi rutin dilakukan untuk memantau progres, memberikan masukan konstruktif, dan membantu memecahkan kendala kompleks yang mungkin dihadapi. Ini memastikan bahwa pengalaman PAL tidak hanya sekadar praktik kerja, tetapi juga proses pembelajaran yang terarah dan terstruktur, sesuai dengan standar akademik dan visi Universitas Ma'soem.
Manfaat dari program PAL ini terasa di kedua belah pihak, menciptakan simbiosis yang saling menguntungkan. Bagi perusahaan mitra, kehadiran mahasiswa Bisnis Digital membawa perspektif segar, ide-ide inovatif berbasis teknologi terbaru, dan tenaga muda yang adaptif. Sementara itu, bagi mahasiswa, pengalaman ini adalah investasi tak ternilai untuk masa depan mereka. Mereka berhasil membangun jaringan profesional yang kuat, memahami budaya kerja, mengidentifikasi minat karier yang lebih spesifik, dan mengembangkan soft skills esensial seperti komunikasi, kolaborasi, dan penyelesaian masalah di bawah tekanan.
Program Praktek Adaptasi Lapangan adalah salah satu wujud nyata komitmen Universitas Ma'soem untuk menghasilkan lulusan Bisnis Digital yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga tangguh, inovatif, dan siap pakai di industri. Dengan terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha, Universitas Ma'soem optimis dapat mencetak profesional digital yang mampu menjadi agen perubahan dan pemimpin masa depan di era ekonomi digital.





