Kemampuan bahasa asing tidak hanya berguna untuk percakapan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang besar di bidang akademik dan profesional. Dalam dunia bahasa Inggris, ada dua istilah yang sering dianggap sama padahal memiliki perbedaan mendasar, yaitu translation dan interpreting. Keduanya sama-sama berkaitan dengan proses alih bahasa, tetapi cara kerja, keterampilan, hingga situasi penggunaannya sangat berbeda.
Mahasiswa yang menempuh pendidikan bahasa Inggris biasanya mulai mempelajari dua bidang ini sejak awal perkuliahan karena keduanya memiliki peran penting dalam komunikasi global, pendidikan, bisnis, hingga diplomasi internasional. Tidak heran jika banyak calon mahasiswa mulai tertarik memilih jurusan Pendidikan Bahasa Inggris untuk memahami kemampuan tersebut secara lebih mendalam.
Di lingkungan FKIP Ma’soem University, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris juga didorong untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, pemahaman bahasa, serta keterampilan akademik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Informasi pendaftaran dan konsultasi kampus dapat diperoleh melalui admin di nomor +62 851 8563 4253.
Apa Itu Translation?
Translation adalah proses menerjemahkan teks tertulis dari bahasa sumber ke bahasa target. Fokus utamanya berada pada hasil tulisan yang akurat, jelas, dan sesuai konteks. Seorang translator biasanya bekerja menggunakan dokumen, artikel, buku, jurnal, subtitle film, hingga konten digital.
Pekerjaan translation membutuhkan ketelitian tinggi karena penerjemah memiliki waktu untuk membaca ulang, memperbaiki struktur kalimat, dan menyesuaikan makna agar tetap alami dalam bahasa tujuan. Oleh sebab itu, kemampuan menulis menjadi salah satu aspek penting dalam bidang ini.
Contoh sederhana translation dapat ditemukan pada:
- Penerjemahan novel bahasa Inggris ke bahasa Indonesia
- Subtitle film atau serial internasional
- Dokumen akademik dan jurnal penelitian
- Artikel berita internasional
- Manual produk dan teknologi
Hasil translation yang baik tidak hanya menerjemahkan kata demi kata, tetapi juga menjaga makna, budaya, dan nuansa bahasa asli.
Apa Itu Interpreting?
Interpreting merupakan proses mengalihkan bahasa secara lisan dan berlangsung secara langsung. Seorang interpreter harus mampu memahami ucapan pembicara lalu menyampaikannya kembali dalam bahasa lain secara cepat dan tepat.
Bidang ini lebih menuntut kemampuan mendengar, konsentrasi, dan keberanian berbicara di depan orang lain. Tidak ada banyak waktu untuk berpikir terlalu lama karena proses komunikasi berjalan secara real time.
Interpreting sering digunakan dalam:
- Seminar internasional
- Konferensi
- Pertemuan bisnis
- Wawancara antarnegara
- Acara diplomatik
- Pendampingan tamu asing
Kemampuan public speaking menjadi salah satu kunci utama dalam interpreting karena interpreter harus berbicara lancar sambil menjaga isi pesan tetap akurat.
Perbedaan Translation dan Interpreting
Walaupun sama-sama berkaitan dengan penerjemahan bahasa, translation dan interpreting memiliki sejumlah perbedaan yang cukup jelas.
1. Bentuk Bahasa
Translation bekerja pada bahasa tertulis, sedangkan interpreting dilakukan secara lisan.
Translator menerjemahkan teks atau dokumen, sementara interpreter menerjemahkan percakapan atau pidato secara langsung.
2. Waktu Pengerjaan
Translation memiliki waktu pengerjaan yang lebih fleksibel. Translator dapat melakukan revisi, editing, dan pengecekan ulang sebelum hasil diterbitkan.
Sebaliknya, interpreting berlangsung cepat karena komunikasi terjadi secara langsung. Interpreter harus segera menyampaikan hasil terjemahan saat pembicara selesai berbicara.
3. Keterampilan Utama
Translator lebih mengandalkan kemampuan menulis, tata bahasa, dan pemahaman teks.
Interpreter membutuhkan kemampuan mendengar, berbicara, fokus tinggi, serta penguasaan komunikasi spontan.
4. Alat Bantu
Translator sering memakai kamus, software penerjemahan, atau referensi tambahan untuk memastikan ketepatan istilah.
Interpreter jarang memiliki kesempatan menggunakan alat bantu karena proses komunikasi berlangsung saat itu juga.
5. Tingkat Tekanan Kerja
Interpreting biasanya memiliki tekanan lebih tinggi karena kesalahan kecil dapat langsung memengaruhi jalannya komunikasi antar pihak.
Sementara itu, translation memberi ruang lebih besar untuk evaluasi dan perbaikan sebelum hasil akhir dikirimkan.
Jenis-Jenis Interpreting
Interpreting ternyata memiliki beberapa jenis yang digunakan sesuai situasi tertentu.
Simultaneous Interpreting
Interpreter menerjemahkan ucapan pembicara hampir secara bersamaan. Teknik ini sering digunakan dalam konferensi internasional besar.
Consecutive Interpreting
Pembicara berhenti beberapa saat agar interpreter dapat menyampaikan hasil terjemahan. Teknik ini umum digunakan dalam wawancara atau pertemuan resmi.
Whisper Interpreting
Interpreter berbicara dengan suara pelan kepada satu atau dua orang tanpa menggunakan alat khusus.
Tantangan Menjadi Translator dan Interpreter
Bidang bahasa terlihat sederhana bagi sebagian orang karena berkaitan dengan kemampuan berbicara bahasa asing. Padahal, pekerjaan translation dan interpreting membutuhkan latihan serius dan pemahaman budaya yang luas.
Translator sering menghadapi tantangan dalam mencari padanan kata yang sesuai agar makna asli tidak berubah. Kalimat yang terlalu harfiah biasanya terdengar kaku dan sulit dipahami pembaca.
Interpreter menghadapi tantangan berbeda. Mereka harus mampu berpikir cepat sambil mendengarkan pembicara. Kesalahan kecil dalam memahami konteks bisa mengubah arti keseluruhan percakapan.
Selain kemampuan bahasa, pengetahuan umum juga sangat penting. Seorang penerjemah sering berhadapan dengan topik hukum, pendidikan, teknologi, kesehatan, hingga bisnis internasional.
Peluang Karier di Bidang Translation dan Interpreting
Perkembangan dunia digital membuat kebutuhan tenaga penerjemah semakin meningkat. Banyak perusahaan internasional membutuhkan translator maupun interpreter untuk menjangkau pasar global.
Beberapa peluang karier yang cukup populer antara lain:
- Translator buku dan jurnal
- Subtitle translator
- Interpreter konferensi
- Penerjemah perusahaan internasional
- Content translator
- Interpreter wisata
- Penerjemah dokumen hukum
- Staf komunikasi internasional
Lulusan Pendidikan Bahasa Inggris juga memiliki kesempatan besar untuk mengembangkan kemampuan tersebut karena selama kuliah mereka mempelajari grammar, pronunciation, speaking, writing, hingga linguistics.
Di Ma’soem University, mahasiswa FKIP khususnya jurusan Pendidikan Bahasa Inggris memperoleh lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kemampuan komunikasi dan akademik. FKIP di kampus ini berfokus pada dua program studi, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris. Informasi mengenai perkuliahan maupun pendaftaran dapat ditanyakan langsung melalui admin kampus di nomor +62 851 8563 4253.
Mana yang Lebih Sulit?
Pertanyaan ini cukup sering muncul di kalangan mahasiswa bahasa. Jawabannya sebenarnya tergantung pada kemampuan masing-masing individu.
Orang yang lebih nyaman menulis dan menganalisis teks biasanya lebih cocok di bidang translation. Sementara itu, mereka yang percaya diri berbicara langsung dan mampu berpikir cepat cenderung lebih unggul dalam interpreting.
Keduanya tetap memerlukan latihan konsisten karena kemampuan bahasa tidak berkembang secara instan. Membaca teks bahasa Inggris, mendengarkan podcast internasional, menonton film tanpa subtitle, hingga latihan berbicara dapat membantu meningkatkan kemampuan translation maupun interpreting secara bertahap.
Kemampuan tersebut juga menjadi nilai tambah penting di era globalisasi karena komunikasi lintas bahasa terus berkembang di berbagai sektor pendidikan dan pekerjaan.





