8a74ae6ad40eaef3

Ingin Kerja di Industri Makanan? Jurusan Teknologi Pangan Bisa Jadi Jalan Terbaik

Perkembangan industri makanan dan minuman di Indonesia semakin pesat. Di balik produk-produk kuliner yang laris di pasaran, ada peran besar dari para ahli teknologi pangan—profesional yang menggabungkan ilmu sains, bisnis, dan kreativitas kuliner.

Belajar Apa Saja di Jurusan Teknologi Pangan?
Mahasiswa Teknologi Pangan tidak hanya belajar tentang gizi dan proses pengolahan makanan, tetapi juga mendalami:

  • Product Development, yaitu menciptakan makanan baru dengan memperhatikan rasa, nilai gizi, keamanan, dan tren pasar.

  • Product Research Development, melakukan riset lanjutan terhadap formula dan metode produksi makanan agar lebih efisien, sehat, dan inovatif.

  • Quality Control, memastikan setiap produk makanan yang dibuat sesuai standar mutu dan aman dikonsumsi.

  • Analis Produk Pangan, menganalisis kandungan bahan pangan dan dampaknya terhadap konsumen, baik secara nutrisi maupun kesehatan.

Bisakah Jadi Pengusaha Kuliner? Tentu Bisa
Ilmu Teknologi Pangan sangat dibutuhkan bagi mereka yang ingin jadi entrepreneur di bidang kuliner. Dengan bekal ilmu sains dan praktik bisnis, lulusan jurusan ini dapat membuka usaha makanan yang lebih kompetitif dan memenuhi standar industri.

Program Pendukung: Magang dan Kampus Berdampak
Mahasiswa Teknologi Pangan juga berkesempatan mengikuti program pengembangan seperti:

  • Internship/Magang ke Jepang, untuk memahami industri pangan berskala global

  • Program Kampus Berdampak, yang mendorong mahasiswa membuat proyek nyata berbasis solusi pangan di masyarakat

Universitas Ma’soem juga membuka jalur pembelajaran seperti ini bagi mahasiswanya melalui pendekatan praktikal dan pengembangan karakter enterpreneur muda di bidang pangan.