8c71c2030a1d03a1

Jaminan Kerja Setelah Lulus, Apa Saja yang Ditawarkan Ma’soem University?

Lulus kuliah tapi bingung mau kerja di mana? Pertanyaan ini umum muncul di benak mahasiswa menjelang akhir masa studi. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, Ma’soem University memberikan solusi nyata lewat program Career Placement Support bagi para lulusannya. Kampus ini menjalin kerja sama strategis dengan Ma’soem Group dan beberapa perusahaan mitra yang siap menjadi jembatan penyaluran kerja.

Bentuk kerja sama ini bukan hanya dalam bentuk rekomendasi, tapi mencakup proses rekrutmen langsung, informasi lowongan internal, serta pelatihan kesiapan kerja bagi mahasiswa semester akhir.

Kampus Tak Lepas Tangan Setelah Wisuda

Program penyaluran kerja ini menunjukkan komitmen kampus dalam mendampingi mahasiswa, tidak hanya selama kuliah tetapi juga saat mereka memasuki dunia profesional. Mahasiswa dibekali keterampilan kerja yang dibutuhkan industri, termasuk pelatihan soft skill, public speaking, penulisan CV profesional, hingga simulasi wawancara kerja.

Tak sedikit perusahaan mitra yang menjadikan alumni kampus ini sebagai prioritas utama dalam proses rekrutmen. Hal ini menunjukkan kepercayaan industri terhadap kualitas lulusan dan sistem pendidikan yang diterapkan.

Bidang Kerja yang Luas dan Terarah

Jenis bidang kerja yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari posisi administrasi bisnis, keuangan, teknologi informasi, hingga bidang industri pangan dan retail. Program studi yang ada di Ma’soem University sudah dirancang untuk relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa kini. Misalnya, lulusan Teknologi Pangan dapat diarahkan ke bidang Quality Control, R&D, maupun kewirausahaan pangan.

Selain itu, mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengikuti magang atau kerja praktik di perusahaan mitra sejak awal perkuliahan, yang menjadi bekal berharga untuk pengalaman dunia kerja nyata.

Didukung Lingkungan Belajar yang Siap Kerja

Program jaminan kerja ini tidak berdiri sendiri, tetapi diperkuat oleh pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis proyek. Mahasiswa terbiasa menyelesaikan tugas-tugas yang mendekati persoalan dunia industri. Dengan demikian, mereka tidak hanya siap secara teori, tetapi juga memiliki daya saing tinggi saat benar-benar bekerja.