Agribisnis adalah sebuah istilah yang tidak lagi asing dalam dunia perkuliahan, dan bahkan menjadi salah satu program studi dengan banyak peminat. Agribisnis didefinisikan sebagai sebuah sistem yang membahas mengenai usaha dalam bidang pertanian, baik secara sempit maupun luas, termasuk aktivitas yang berhubungan langsung maupun tidak langsung. Lebih dari sekadar budidaya, agribisnis juga bisa dilihat sebagai sebuah bidang usaha atau institusi bisnis yang dikelola dengan keterampilan manajerial yang mumpuni untuk memperoleh keuntungan. Ini menunjukkan bahwa agribisnis adalah perpaduan antara ilmu pertanian dengan prinsip-prinsip bisnis modern.
Secara lebih mendalam, agribisnis mencakup semua aktivitas mulai dari produksi hingga distribusi. Ini termasuk pengadaan sarana produksi (agro input) seperti pupuk dan bibit, kegiatan usaha tani (agro product), industri pengolahan hasil pertanian (agro industry), hingga pemasaran produk akhir (agro marketing). Dengan kata lain, agribisnis adalah mata rantai yang lengkap dan terintegrasi dari hulu ke hilir. Contoh nyata perusahaan agribisnis yang sering kita temui adalah pabrik pupuk, peternakan ayam yang terintegrasi dengan pabrik pakan, hingga eksportir komoditas pertanian.
Dalam konteks ekonomi, agribisnis memiliki peran yang sangat strategis. Sektor ini memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Di jurusan agribisnis, mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek budidaya, tetapi juga strategi mendapatkan keuntungan, proses pengolahan pasca-panen, dan pemasaran produk. Pemanfaatan sumber daya ini bisa berupa hewan, tumbuhan, atau organisme lain, yang kemudian diolah, dijual, atau ditukar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, agribisnis menjadi tulang punggung perekonomian yang sangat penting.
Dengan berkembangnya teknologi, peran agribisnis juga semakin luas. Agribisnis tidak hanya terbatas pada industri makanan, tetapi juga sangat berkaitan erat dengan teknologi bahan, farmasi, bahkan penyediaan energi. Pemanfaatan produk pertanian untuk berbagai inovasi ini membuktikan bahwa agribisnis adalah bidang yang dinamis dan terus berkembang. Dengan demikian, agribisnis sangat dibutuhkan untuk kemajuan dan perkembangan dunia pertanian di Indonesia.
Kesimpulannya, agribisnis menjadi penunjang semua sektor kehidupan karena pemenuhan kebutuhan pangan memiliki peran penting dalam kelangsungan makhluk hidup. Jika kebutuhan pangan dasar manusia dapat dipenuhi dengan baik melalui sistem agribisnis yang terkelola, maka sektor-sektor lain pun dapat bergerak dengan optimal. Sebaliknya, jika sektor agribisnis tidak dijalankan sebagaimana mestinya, hal ini akan berdampak buruk pada seluruh aspek kehidupan. Oleh karena itu, investasi dalam pendidikan agribisnis seperti yang ditawarkan oleh Ma'soem University adalah langkah strategis untuk masa depan yang lebih baik.





