3 Perbedaan Status Pesanan di Shopee: Perlu Dikirim, Dikirim, dan Selesai

Status pesanan di Shopee adalah informasi yang menunjukkan posisi pesanan dalam alur pengiriman. Bagi seller, pemahaman yang baik tentang status pesanan sangat penting agar bisa mengambil tindakan yang tepat pada waktu yang tepat. Sayangnya, masih banyak seller yang belum memahami perbedaan antara status “Perlu Dikirim”, “Dikirim”, dan “Selesai”. Mereka mungkin mengira pesanan sudah selesai padahal masih perlu diproses, atau sebaliknya, mengira pesanan belum dikirim padahal sudah dalam perjalanan. Kesalahpahaman ini bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, komplain pembeli, dan penurunan performa toko. Ulasan berikut akan membahas tiga perbedaan status pesanan di Shopee secara mendalam, disertai penjelasan tentang apa yang harus dilakukan seller di setiap status.

Mengapa Pemahaman Status Pesanan Sangat Penting

Status pesanan adalah panduan operasional bagi seller. Setiap status menunjukkan tahap yang berbeda dan membutuhkan tindakan yang berbeda. Seller yang memahami status pesanan akan lebih mudah mengatur prioritas kerja, menghindari keterlambatan, dan memberikan informasi yang akurat kepada pembeli.

Selain itu, status pesanan juga memengaruhi metrik performa toko. Pesanan yang terlalu lama berada di status “Perlu Dikirim” akan dihitung sebagai keterlambatan. Pesanan yang sudah “Dikirim” tetapi tidak segera sampai akan memengaruhi kepuasan pembeli. Pesanan yang “Selesai” menandakan transaksi berhasil dan menjadi dasar perhitungan rating.

Status Pertama: Perlu Dikirim

Status “Perlu Dikirim” adalah status awal setelah pembeli menyelesaikan pembayaran. Pada tahap ini, pesanan masuk ke daftar tugas seller dan menunggu untuk diproses.

  1. Seller perlu segera memeriksa pesanan yang masuk.
  2. Seller mengonfirmasi ketersediaan stok dan detail pesanan.
  3. Seller mencetak resi pengiriman melalui Seller Centre.
  4. Seller mengemas produk sesuai standar packing.
  5. Seller menyerahkan paket ke kurir atau menjadwalkan pickup.

Status ini memiliki batas waktu. Jika seller tidak memproses pesanan dalam batas waktu yang ditentukan, pesanan bisa dianggap terlambat. Keterlambatan ini akan tercatat dalam metrik performa toko.

Apa yang Harus Dilakukan Seller di Status Ini

Berikut langkah praktis yang bisa dijalankan seller saat pesanan berstatus “Perlu Dikirim”.

  1. Prioritaskan pesanan yang mendekati batas waktu pengiriman.
  2. Pastikan stok tersedia sebelum mencetak resi.
  3. Cetak resi dan tempel dengan rapi pada paket.
  4. Lakukan quality check sebelum paket disegel.
  5. Serahkan paket ke kurir sesuai jadwal pickup.
  6. Perbarui status pesanan di sistem setelah paket diserahkan.

Dengan langkah ini, pesanan bisa berpindah ke status berikutnya dengan lancar.

Status Kedua: Dikirim

Status “Dikirim” muncul setelah paket discan oleh kurir. Pada tahap ini, paket sudah berada dalam proses pengiriman menuju alamat pembeli.

  1. Seller tidak lagi bisa mengubah detail pesanan.
  2. Seller bisa memantau status pengiriman melalui nomor resi.
  3. Seller sebaiknya memberikan informasi tracking kepada pembeli.
  4. Seller perlu merespons jika pembeli menanyakan posisi paket.
  5. Seller mencatat pesanan yang sedang dalam perjalanan untuk pemantauan.

Status ini bukan berarti paket sudah sampai, tetapi sudah dalam perjalanan. Seller perlu memantau apakah ada kendala pengiriman, seperti paket tertahan di sortir atau alamat tidak ditemukan.

Apa yang Harus Dilakukan Seller di Status Ini

Berikut langkah yang bisa dijalankan seller saat pesanan berstatus “Dikirim”.

  1. Pantau status pengiriman secara berkala melalui aplikasi kurir atau Shopee.
  2. Informasikan nomor resi kepada pembeli melalui chat.
  3. Tanggapi pertanyaan pembeli tentang posisi paket dengan cepat.
  4. Jika ada kendala, koordinasikan dengan kurir atau customer service Shopee.
  5. Catat pesanan yang mengalami kendala untuk evaluasi.

Dengan pemantauan yang baik, seller bisa mengantisipasi masalah sebelum pembeli mengeluh.

Status Ketiga: Selesai

Status “Selesai” muncul setelah paket diterima oleh pembeli dan pembeli mengonfirmasi penerimaan, atau setelah sistem Shopee mengonfirmasi otomatis dalam jangka waktu tertentu.

  1. Dana penjualan akan diteruskan ke saldo seller setelah status selesai.
  2. Pembeli memiliki kesempatan memberikan ulasan dan rating.
  3. Seller bisa menanggapi ulasan yang masuk.
  4. Pesanan dianggap tuntas dari sisi transaksi.
  5. Seller mencatat pesanan selesai untuk laporan penjualan.

Status ini menandakan transaksi berhasil. Namun, seller tetap perlu memantau ulasan dan komplain yang mungkin muncul setelahnya.

Apa yang Harus Dilakukan Seller di Status Ini

Berikut langkah yang bisa dijalankan seller saat pesanan berstatus “Selesai”.

  1. Periksa apakah dana sudah masuk ke saldo seller.
  2. Pantau ulasan yang diberikan pembeli.
  3. Tanggapi ulasan positif dengan ucapan terima kasih.
  4. Tanggapi ulasan negatif dengan solusi yang konstruktif.
  5. Catat pesanan selesai untuk evaluasi penjualan.

Dengan pengelolaan yang baik, status “Selesai” bisa menjadi awal hubungan jangka panjang dengan pembeli.

Tabel Perbandingan Status Pesanan

StatusArtiTindakan Seller
Perlu DikirimPesanan sudah dibayar, menunggu diprosesCetak resi, packing, serahkan ke kurir
DikirimPaket sudah discan kurir, dalam perjalananPantau pengiriman, beri info tracking
SelesaiPaket diterima pembeli, transaksi tuntasPantau ulasan, catat penjualan

Tabel di atas memberikan gambaran ringkas yang bisa dijadikan acuan. Seller sebaiknya memahami setiap status dan tindakan yang diperlukan.

Kesalahan Umum dalam Memahami Status Pesanan

Banyak seller melakukan kesalahan dalam memahami status pesanan. Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  1. Menganggap status “Dikirim” berarti paket sudah sampai, padahal masih dalam perjalanan.
  2. Membiarkan pesanan terlalu lama di status “Perlu Dikirim” hingga terlambat.
  3. Tidak memantau status “Dikirim” sehingga tidak tahu ada kendala.
  4. Mengabaikan ulasan setelah status “Selesai”.
  5. Tidak mencatat pesanan yang bermasalah untuk evaluasi.

Kesalahan-kesalahan ini bisa menimbulkan komplain, penurunan rating, dan penalti. Seller sebaiknya mempelajari status pesanan dengan cermat dan menjadikannya bagian dari SOP operasional.

Memanfaatkan Fitur Filter dan Notifikasi

Shopee Seller Centre menyediakan fitur filter dan notifikasi yang membantu seller mengelola pesanan berdasarkan status.

  1. Gunakan filter “Perlu Dikirim” untuk melihat pesanan yang harus segera diproses.
  2. Gunakan filter “Dikirim” untuk memantau paket yang sedang dalam perjalanan.
  3. Aktifkan notifikasi untuk pesanan baru agar tidak ada yang terlewat.
  4. Gunakan fitur pencarian untuk menemukan pesanan tertentu dengan cepat.
  5. Manfaatkan laporan penjualan untuk melihat rekap pesanan selesai.

Fitur-fitur ini membantu seller bekerja lebih efisien dan mengurangi risiko kesalahan.

Dampak Pemahaman Status terhadap Performa Toko

Pemahaman yang baik tentang status pesanan berdampak langsung pada performa toko. Seller yang memproses pesanan tepat waktu akan memiliki angka keterlambatan yang rendah. Seller yang memantau pengiriman akan lebih cepat menangani kendala. Seller yang mengelola ulasan setelah status “Selesai” akan menjaga rating toko.

Sebaliknya, seller yang mengabaikan status pesanan akan menghadapi berbagai masalah, mulai dari komplain hingga penalti. Oleh karena itu, status pesanan sebaiknya dijadikan bagian dari rutinitas operasional harian. Untuk memahami bagaimana kegagalan mengelola pesanan bisa merusak bisnis, seller bisa membaca pembahasan tentang faktor bisnis online gagal di bulan pertama.

Peran Universitas Ma’soem dalam Mencetak Lulusan yang Memahami Alur Kerja Digital

Memahami status pesanan dan mengelola alur kerja operasional membutuhkan kemampuan analisis dan kedisiplinan. Kompetensi ini bisa dibentuk melalui pendidikan yang menekankan praktik manajemen. Universitas Ma’soem hadir sebagai lembaga pendidikan yang membekali mahasiswa dengan keterampilan mengelola proses bisnis digital secara efektif. Dengan 5 fakultas unggulan, yaitu Fakultas Teknik yang mencakup Teknik Informatika dan Teknik Industri, Fakultas Komputer, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ma’soem menyiapkan lulusan yang mampu memahami alur kerja sistem, mengelola data operasional, dan mengambil keputusan tepat waktu. Melalui pembelajaran aplikatif, mahasiswa dididik menjadi profesional yang teliti, responsif, dan berorientasi pada efisiensi, siap berkontribusi di industri e-commerce yang dinamis.

Info Kontak Universitas Ma’soem: