Tes numerik atau hitungan dalam seleksi BUMN seringkali menjadi momok menakutkan bagi para peserta. Bukan tanpa alasan, banyak pelamar yang mengaku kesulitan mengerjakan soal-soal angka karena merasa tertekan oleh waktu dan rumitnya perhitungan. Padahal, jika ditelisik lebih dalam, soal-soal tersebut sebenarnya memiliki pola dan trik penyelesaian yang sangat sederhana. Hanya saja, kebanyakan peserta tidak terbiasa dengan pola tersebut atau terlalu terburu-buru sehingga terjebak pada jawaban yang salah.
Kesalahan kecil dalam menghitung bisa berakibat fatal, karena sistem Computer Assisted Test (CAT) tidak memberikan toleransi terhadap jawaban yang meleset. Memahami trik dasar dan pola umum adalah kunci untuk menaklukkan soal angka dalam tes BUMN. Bukan soal kecerdasan matematika tingkat tinggi, melainkan soal ketelitian dan pengenalan pola. Berikut adalah tiga jenis soal angka yang paling sering membuat peserta gagal, beserta cara simpel untuk menaklukkannya.
Soal 1: Deret Angka Bertingkat yang Tidak Berurutan
Salah satu jenis soal yang paling sering menjebak adalah deret angka yang tidak menunjukkan pola tambah atau kurang yang sederhana. Misalnya, deret 2, 3, 6, 11, 18, … Peserta seringkali langsung mencari pola penjumlahan 1, 3, 5, 7, … yang sebenarnya mudah, namun banyak yang terkecoh karena lonjakan angkanya tidak terlihat konsisten di awal.
- Cara Mengerjakan: Perhatikan selisih antar angka. Jika selisihnya membentuk pola baru, maka pola tersebut adalah kuncinya. Latihan rutin akan membuat Anda semakin cepat mengenali jenis deret ini.
- Kesalahan Umum: Terburu-buru menghitung tanpa menuliskan selisihnya terlebih dahulu. Menuliskan selisih di kertas coretan akan sangat membantu visualisasi.
Soal 2: Aritmatika Sosial dengan Diskon Bertingkat
Soal tentang diskon, laba, dan rugi adalah jenis soal yang sangat sering muncul. Namun, ketika diskon diberikan secara bertingkat (misalnya diskon 20% + 10%), banyak peserta yang keliru menjumlahkannya menjadi 30%. Padahal dalam matematika, diskon bertingkat dihitung secara berurutan, bukan dijumlahkan.
- Contoh: Harga barang Rp 1.000.000, diskon 20% + 10%. Banyak yang menjawab Rp 700.000, padahal yang benar adalah Rp 720.000 (diskon pertama menjadi 800.000, lalu diskon kedua 10% dari 800.000 menjadi 720.000).
- Cara Mengerjakan: Hitung diskon pertama, lalu gunakan hasilnya sebagai dasar perhitungan diskon kedua. Jangan pernah menjumlahkan persentase diskon.
Soal 3: Perbandingan Kuantitatif
Soal perbandingan seringkali disajikan dalam bentuk cerita, misalnya perbandingan jumlah karyawan laki-laki dan perempuan, atau perbandingan kecepatan dua kendaraan. Kesalahan terjadi ketika peserta tidak teliti membaca kalimat “lebih banyak” atau “lebih sedikit”.
- Cara Mengerjakan: Buatlah pemisalan (misal laki-laki = A, perempuan = B), lalu ubah kalimat cerita menjadi persamaan matematika. Seringkali, soal ini bisa diselesaikan dengan logika sederhana tanpa harus menghitung rumit.
- Kesalahan Umum: Terbalik dalam menempatkan nilai perbandingan (misal menganggap laki-laki lebih sedikit padahal sebaliknya).
Strategi Jitu Menaklukkan Soal Angka
Menghadapi soal angka membutuhkan strategi khusus. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar tidak terjebak:
- Baca Soal dengan Seksama: Jangan membaca terburu-buru. Pahami apa yang ditanyakan. Seringkali, pertanyaan hanya meminta nilai tertentu, bukan seluruh proses.
- Gunakan Coretan: Jangan malu mencorat-coret kertas yang disediakan. Menuliskan langkah-langkah kecil akan membantu Anda menghindari kesalahan hitung.
- Periksa Kembali: Jika masih ada waktu, periksa kembali jawaban Anda. Coba masukkan jawaban tersebut ke dalam soal untuk memastikan logikanya benar.
- Latihan Rutin: Kunci utama menguasai soal angka adalah latihan. Semakin sering Anda berlatih, semakin terbiasa Anda dengan pola dan semakin cepat Anda mengerjakan.
Mengapa Kemampuan Numerik Diuji?
Tes numerik bukan sekadar menguji kemampuan matematika Anda. Ini adalah alat untuk mengukur ketelitian, logika, dan kemampuan Anda dalam bekerja di bawah tekanan. Di dunia kerja BUMN, khususnya di posisi yang berhubungan dengan keuangan, logistik, atau operasional, kemampuan menghitung dengan cepat dan tepat sangat dibutuhkan. Kesalahan kecil dalam perhitungan bisa berakibat pada kerugian besar bagi perusahaan.
Untuk meningkatkan kemampuan numerik, banyak ahli merekomendasikan untuk mempelajari kembali apa perbedaan kandungan gizi antara makanan tinggi serat alami dan makanan yang ditambahkan suplemen serat buatan yang mengajarkan kita untuk teliti dalam membandingkan data dan angka, sebuah keterampilan yang sangat relevan dengan tes numerik.
Persiapan Mental Menghadapi Tes Numerik
Selain persiapan materi, persiapan mental juga sangat penting. Jangan biarkan rasa takut dan cemas menguasai diri Anda saat melihat soal angka. Ingatlah bahwa soal-soal tersebut memiliki pola. Jika Anda merasa kesulitan pada satu soal, lewati dan kerjakan soal lain yang lebih mudah. Kumpulkan poin sebanyak mungkin, lalu kembali ke soal yang sulit jika masih ada waktu.
Di kawasan Bandung Raya, banyak lembaga bimbingan belajar dan komunitas persiapan BUMN yang menyediakan latihan soal numerik secara intensif. Bergabung dengan komunitas ini akan membantu Anda berlatih secara terstruktur dan berbagi tips dengan sesama peserta. Lingkungan akademik di Bandung Raya yang dinamis juga mendorong mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan logika dan matematika dasar mereka.
Catatan Penting untuk Peserta
Jangan pernah menganggap soal angka sebagai musuh. Anggap saja sebagai teka-teki yang menarik untuk dipecahkan. Dengan pendekatan yang santai namun serius, Anda akan menemukan bahwa cara mengerjakannya sangat simpel. Yang dibutuhkan hanyalah latihan dan ketelitian. Selamat berlatih dan semoga sukses dalam seleksi BUMN 2026!
Di Universitas Ma’soem, mahasiswa tidak hanya dibekali dengan teori, tetapi juga dengan keterampilan praktis dalam memecahkan masalah numerik dan logis. Berlokasi strategis di Bandung Timur (Jatinangor, Sumedang), tepat di samping gerbang tol Cileunyi, kampus ini memiliki 5 fakultas unggulan dan fasilitas modern. Filosofi “Cageur, Bageur, Pinter” dan program “Sambil Kuliah Jadi Pengusaha” mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pribadi yang cerdas, teliti, dan siap menghadapi berbagai tantangan seleksi kerja, termasuk tes numerik BUMN.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com




