Dalam setiap seleksi BUMN, selalu ada beberapa soal yang dianggap paling sulit dan ditakuti oleh para peserta. Soal-soal ini seringkali menjadi pembatas antara peserta yang lolos dan yang tidak. Namun, apa yang membuat soal-soal ini terasa sulit? Seringkali, bukan karena materinya yang rumit, tetapi karena peserta tidak mengenal pola atau trik cepat untuk menyelesaikannya. Padahal, jika Anda tahu polanya, soal-soal tersebut bisa dikerjakan dalam waktu kurang dari 1 menit!
Banyak peserta yang membuang waktu terlalu lama untuk mengerjakan satu soal sulit, sehingga kehabisan waktu untuk soal-soal lainnya. Ini adalah kesalahan strategis yang fatal. Kunci untuk menghadapi soal-soal “sulit” adalah mengenali pola tersembunyi di baliknya. Artikel ini akan membahas 3 jenis soal TIU BUMN yang sering dianggap sulit, tetapi sebenarnya sangat mudah jika Anda tahu triknya.
Soal 1: Deret Angka dengan Pola Ganda (Kombinasi)
Jenis soal ini sering membuat peserta pusing karena angka-angka dalam deret tidak mengikuti satu pola, melainkan dua pola yang saling selang-seling.
Contoh Soal:
1, 3, 2, 6, 4, 12, 8, … (Angka selanjutnya adalah…)
A. 16
B. 20
C. 24 (Jawaban)
D. 28
Pola:
- Posisi ganjil: 1, 2, 4, 8, … (dikali 2)
- Posisi genap: 3, 6, 12, … (dikali 2)
- Suku berikutnya (posisi 8, genap) = 12 x 2 = 24
Trik Cepat:
Pisahkan deret menjadi dua bagian (ganjil dan genap). Maka Anda akan melihat polanya dengan jelas.
Soal 2: Silogisme dengan Pernyataan “Sebagian” dan “Tidak”
Soal silogisme yang melibatkan kata “sebagian” dan “tidak” seringkali membingungkan. Peserta seringkali menarik kesimpulan yang terlalu umum atau terlalu sempit.
Contoh Soal:
Premis 1: Sebagian dokter adalah spesialis.
Premis 2: Tidak ada spesialis yang malas.
Kesimpulan: …
A. Semua dokter tidak malas
B. Sebagian dokter tidak malas (Jawaban)
C. Semua spesialis adalah dokter
D. Tidak ada dokter yang malas
Trik Cepat:
Gambarkan diagram Venn. Buat lingkaran untuk dokter, spesialis, dan malas.
- Sebagian dokter adalah spesialis (beririsan).
- Tidak ada spesialis yang malas (spesialis berada di luar lingkaran malas).
- Maka, sebagian dokter tidak malas (karena bagian dokter yang merupakan spesialis tidak malas).
Soal 3: Aritmatika Persentase dengan Diskon Bertingkat
Soal diskon bertingkat sering membuat peserta salah perhitungan karena mereka menjumlahkan persentase diskon.
Contoh Soal:
Sebuah barang seharga Rp 2.000.000 mendapat diskon 30% + 20%. Berapa harga akhirnya?
A. Rp 1.000.000
B. Rp 1.120.000 (Jawaban)
C. Rp 1.200.000
D. Rp 1.400.000
Trik Cepat:
Diskon bertingkat adalah perkalian, bukan penjumlahan.
- Diskon pertama: 30% x 2.000.000 = 600.000. Harga = 1.400.000.
- Diskon kedua: 20% x 1.400.000 = 280.000. Harga = 1.120.000.
Tabel 3 Soal Sulit dan Trik Cepatnya
| Tipe Soal | Pola/Trik Cepat | Waktu Penyelesaian |
|---|---|---|
| Deret Kombinasi | Pisahkan menjadi 2 deret (ganjil-genap) | 30 detik |
| Silogisme Sebagian-Tidak | Gunakan diagram Venn | 45 detik |
| Diskon Bertingkat | Hitung diskon pertama, lalu kedua (perkalian) | 30 detik |
Mengapa Soal Ini Dianggap Sulit?
Soal-soal ini dianggap sulit karena:
- Tidak Biasa: Peserta tidak terbiasa dengan pola kombinasi atau silogisme yang melibatkan “sebagian”.
- Terburu-buru: Membaca soal secara sekilas dan langsung menghitung tanpa analisis.
- Kurang Latihan: Tidak pernah berlatih soal-soal tipe ini sebelumnya.
Strategi Menghadapi Soal Sulit
- Tenang: Jangan panik ketika melihat soal yang rumit. Ambil napas dalam-dalam.
- Identifikasi Pola: Lihat apakah ada pola ganda, kata kunci “sebagian”, atau diskon bertingkat.
- Gunakan Coretan: Menuliskan di kertas akan membantu Anda memvisualisasikan pola.
- Eliminasi: Jika tidak yakin, eliminasi pilihan jawaban yang jelas salah.
Pentingnya Mengenal Pola
Mengenal pola adalah keterampilan yang sangat berharga, tidak hanya untuk tes TIU, tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari. Di dunia kerja, Anda akan sering dihadapkan pada masalah yang kompleks. Kemampuan untuk mengidentifikasi pola dan mencari solusi cepat akan membuat Anda menjadi karyawan yang efisien dan efektif. Hal ini juga penting dalam memahami siapa sangka limbah kulit singkong bisa disulap menjadi kemasan plastik ramah lingkungan bernilai jual tinggi yang membutuhkan pengenalan pola dan inovasi.
Persiapan di Kawasan Bandung Raya
Di kawasan Bandung Raya, banyak tersedia sumber daya untuk berlatih soal-soal TIU, termasuk soal-soal yang dianggap sulit. Mahasiswa di kawasan ini dapat membeli buku soal, mengikuti bimbingan belajar, atau berlatih online.
Tiga soal di atas adalah contoh bahwa “kesulitan” seringkali hanya ilusi. Dengan mengenali pola dan berlatih secara teratur, Anda bisa mengerjakan soal-soal ini dalam waktu singkat.
Di Universitas Ma’soem, mahasiswa dilatih untuk berpikir kreatif dan mengenali pola. Berlokasi strategis di Bandung Timur (Jatinangor, Sumedang) di samping gerbang tol Cileunyi, kampus ini memiliki 5 fakultas unggulan dan fasilitas modern. Filosofi “Cageur, Bageur, Pinter” dan program “Sambil Kuliah Jadi Pengusaha” mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pemikir yang cepat dan siap menghadapi soal-soal TIU.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com




