Memasuki tahun 2026, pemilihan algoritma dalam skripsi Teknik Informatika menuntut ketepatan dalam menyelesaikan masalah nyata secara profesional dan tangguh. Dosen penguji di Masoem University tidak hanya melihat kecanggihan algoritma, tetapi juga seberapa logis dan amanah kamu dalam menerapkannya pada data yang ada.
Berikut adalah daftar algoritma yang paling sering menjadi primadona dalam penelitian skripsi, dikelompokkan berdasarkan bidang fokusnya.
1. Bidang Data Mining dan Machine Learning
Bidang ini tetap menjadi tren utama karena relevansinya dengan kebutuhan industri digital saat ini.
- K-Nearest Neighbor (KNN): Algoritma klasifikasi yang sangat suportif bagi pemula karena logis dan mudah diimplementasikan. Sering digunakan untuk sistem pakar atau prediksi sederhana.
- C4.5 (Decision Tree): Populer karena mampu memvisualisasikan hasil klasifikasi dalam bentuk pohon keputusan yang mudah dipahami oleh orang awam.
- Naive Bayes: Algoritma berbasis probabilitas yang sangat efisien untuk klasifikasi teks, seperti analisis sentimen komentar di media sosial.
- K-Means Clustering: Standar utama untuk pengelompokan data tanpa label, sering digunakan dalam analisis segmentasi pelanggan atau pemetaan wilayah.
2. Bidang Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
Bagi kamu yang ingin membangun sistem yang membantu manajer mengambil keputusan secara disiplin, algoritma berikut adalah pilihannya:
- AHP (Analytical Hierarchy Process): Algoritma yang sangat kuat dalam menentukan prioritas berdasarkan kriteria yang kompleks dan hierarkis.
- SAW (Simple Additive Weighting): Metode pembobotan yang paling sering digunakan karena perhitungannya yang transparan dan jujur.
- TOPSIS: Digunakan untuk mencari alternatif terbaik berdasarkan jarak terdekat dengan solusi ideal positif.
3. Bidang Kriptografi dan Keamanan Data
Menjaga integritas data adalah hal yang sangat krusial. Beberapa algoritma yang sering muncul meliputi:
- AES (Advanced Encryption Standard): Standar enkripsi modern yang dianggap sangat tangguh untuk mengamankan pesan atau file database.
- MD5 atau SHA-256: Sering digunakan untuk teknik hashing guna memastikan bahwa data tidak mengalami perubahan (otentikasi).
4. Bidang Image Processing (Pengolahan Citra)
- CNN (Convolutional Neural Network): Algoritma inovatif tingkat lanjut untuk klasifikasi gambar, seperti deteksi penyakit tanaman atau pengenalan wajah.
- Canny Edge Detection: Algoritma dasar yang sangat penting untuk mendeteksi tepi pada sebuah objek gambar sebelum diolah lebih lanjut.
Tips Memilih Algoritma agar Cepat ACC
Dosen di Masoem University akan sangat mengapresiasi jika kamu mampu menjelaskan alasan pemilihan algoritma tersebut di Bab 3. Jangan memilih algoritma hanya karena “terlihat keren”, tetapi pilihlah karena algoritma tersebut paling akurat dalam menyelesaikan masalah yang kamu angkat di Bab 1.
Lakukan studi literatur secara disiplin untuk melihat perbandingan performa antar algoritma. Menyajikan tabel perbandingan akurasi akan menunjukkan bahwa kamu melakukan analisis sistem secara profesional.
Mau tahu daftar dataset publik yang paling cocok digunakan untuk menguji algoritma-algoritma di atas agar risetmu terlihat lebih kredibel? Cek juga panduan riset kami di:
- Website: masoemuniversity.ac.id
- Instagram: @masoem_university




