75

Apakah Jurusan Perbankan Syariah Harus Bisa Bahasa Arab Yuk Cari Tahu Faktanya!

Banyak calon mahasiswa yang masih ragu saat memilih jurusan karena muncul pertanyaan seperti, apakah jurusan Perbankan syariah harus bisa bahasa arab? Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama bagi siswa yang tertarik pada dunia keuangan syariah tetapi merasa tidak memiliki latar belakang bahasa Arab yang kuat.

Apakah benar kuliah di Perbankan Syariah wajib mahir bahasa Arab sejak awal? Atau justru ada hal lain yang lebih penting untuk dipersiapkan?

Yuk, kita bahas secara lengkap supaya kamu tidak salah persepsi!


Apakah Jurusan Perbankan Syariah Harus Bisa Bahasa Arab Sejak Awal

Jawaban singkatnya, tidak harus sudah bisa bahasa Arab sebelum masuk kuliah.

Di jurusan Perbankan Syariah, memang ada istilah-istilah yang berasal dari bahasa Arab seperti:

  • Murabahah
  • Mudharabah
  • Musyarakah
  • Ijarah
  • Wadiah

Namun, kamu tidak dituntut untuk langsung mahir berbicara atau menulis dalam bahasa Arab. Yang lebih penting adalah memahami konsep dan penerapan akad-akad tersebut dalam sistem perbankan modern.

Di bangku perkuliahan, mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran bertahap mengenai:

  • Dasar ekonomi Islam
  • Fiqih muamalah
  • Prinsip akad dalam perbankan syariah
  • Regulasi dan sistem keuangan syariah

Bahasa Arab lebih berfungsi sebagai pengenalan istilah dan pemahaman makna, bukan sebagai bahasa komunikasi utama dalam perkuliahan sehari-hari.


Kenapa Bahasa Arab Tetap Penting di Perbankan Syariah

Meskipun tidak wajib mahir sejak awal, bahasa Arab tetap memiliki peran penting dalam jurusan ini.

Beberapa alasannya adalah:

  1. Banyak istilah ekonomi syariah berasal dari literatur Arab.
  2. Sumber hukum Islam seperti Al-Qur’an dan hadis menggunakan bahasa Arab.
  3. Beberapa referensi akademik klasik ditulis dalam bahasa Arab.

Namun tenang saja, di kampus kamu akan dipandu secara sistematis. Bahkan bagi yang belum pernah belajar bahasa Arab sebelumnya, materi tetap bisa dipahami dengan pendekatan yang aplikatif.

Fokus utama jurusan Perbankan Syariah tetap pada praktik keuangan, manajemen risiko, analisis pembiayaan, dan sistem operasional bank syariah.


Belajar Perbankan Syariah Lebih dari Sekadar Bahasa

Jika kamu bertanya, apakah jurusan Perbankan syariah harus bisa bahasa arab?, sebenarnya yang lebih dibutuhkan justru adalah:

  • Kemampuan analisis keuangan
  • Ketelitian dalam menghitung pembiayaan
  • Pemahaman sistem perbankan
  • Integritas dan etika kerja

Industri keuangan syariah berkembang pesat di Indonesia. Bank syariah, BPRS, lembaga pembiayaan syariah, hingga fintech syariah membutuhkan lulusan yang profesional dan siap kerja.

Di sinilah pentingnya memilih kampus yang tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga praktik langsung.


Universitas Ma’soem Siapkan Lulusan Siap Kerja

Salah satu kampus yang serius mengembangkan jurusan Perbankan Syariah adalah Universitas Ma’soem. Kampus ini dikenal memiliki pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan terintegrasi dengan dunia industri.

Keunggulan yang membuat Universitas Ma’soem berbeda adalah adanya ekosistem nyata perbankan syariah melalui BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang.

Artinya, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga bisa:

  • Magang langsung di BPRS Al Ma’soem
  • Belajar sistem operasional bank syariah secara real
  • Terlibat dalam praktik pembiayaan dan pelayanan nasabah
  • Mendapatkan sertifikat magang resmi

Pengalaman ini menjadi nilai tambah besar ketika lulus nanti. Dunia kerja tentu lebih melirik lulusan yang sudah memiliki pengalaman lapangan.


Prospek Karier Lulusan Perbankan Syariah

Setelah memahami bahwa jawaban dari pertanyaan apakah jurusan Perbankan syariah harus bisa bahasa arab? adalah tidak wajib sejak awal, sekarang saatnya melihat peluang kariernya.

Lulusan Perbankan Syariah bisa berkarier sebagai:

  • Account Officer bank syariah
  • Analis pembiayaan
  • Auditor internal lembaga keuangan syariah
  • Konsultan keuangan syariah
  • Pengusaha berbasis syariah
  • Pegawai BPRS

Dengan adanya ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 cabang yang terhubung dengan Universitas Ma’soem, mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk memahami dunia kerja sebelum benar-benar terjun ke industri.


Jadi Harus Bisa Bahasa Arab atau Tidak

Kesimpulannya, jika kamu masih ragu dan bertanya apakah jurusan Perbankan syariah harus bisa bahasa arab?, jawabannya adalah:

  • Tidak harus mahir sebelum masuk
  • Akan dipelajari secara bertahap
  • Fokus utama tetap pada sistem dan praktik perbankan

Yang terpenting adalah kemauan belajar, minat pada ekonomi syariah, serta kesiapan untuk berkembang.

Jika kamu ingin kuliah di jurusan Perbankan Syariah dengan pengalaman praktik nyata, dukungan industri, serta peluang magang bersertifikat, maka Universitas Ma’soem bisa menjadi pilihan tepat.

Sekarang pertanyaannya, kamu masih ragu karena bahasa Arab atau sudah siap melangkah ke dunia perbankan syariah?