Akuntansi bukan menjadi fokus utama Jurusan Sistem Informasi, tetapi mahasiswa tetap dapat bersinggungan dengan konsep bisnis dan pengelolaan informasi yang berkaitan dengan aktivitas keuangan. Hal ini karena sistem informasi banyak digunakan perusahaan untuk mendukung pencatatan transaksi, pengelolaan data, hingga penyusunan informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan.
Untuk mengetahui cakupan perkuliahannya, calon mahasiswa dapat mengenal apa yang dipelajari di Jurusan Sistem Informasi. Informasi mengenai Jurusan Sistem Informasi juga dapat membantu melihat bahwa program studi ini lebih banyak membahas teknologi, sistem, data, analisis, dan penerapan teknologi dalam organisasi.
Akuntansi Bukan Fokus Utama
Jika dibandingkan dengan Jurusan Akuntansi, Sistem Informasi tidak menjadikan pencatatan dan pelaporan keuangan sebagai inti pembelajaran. Mahasiswa Sistem Informasi lebih diarahkan untuk memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mengelola informasi dan mendukung proses kerja organisasi.
Karena itu, mahasiswa tidak akan mempelajari akuntansi dengan porsi yang sama seperti mahasiswa program studi Akuntansi. Materi yang diberikan lebih berkaitan dengan sistem dan teknologi yang dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan bisnis.
Bisa Bersinggungan dengan Sistem Keuangan
Meskipun bukan fokus utama, mahasiswa Sistem Informasi dapat mempelajari bagaimana sistem digunakan untuk mendukung aktivitas keuangan perusahaan. Contohnya adalah sistem yang mengelola transaksi, data pelanggan, pembayaran, atau laporan tertentu.
Dalam konteks tersebut, mahasiswa perlu memahami kebutuhan informasi yang digunakan oleh bagian keuangan. Namun, fokusnya tetap pada bagaimana sistem dirancang dan digunakan, bukan bagaimana melakukan pembukuan secara mendalam.
Belajar Sistem Informasi untuk Bisnis
Sistem Informasi memiliki hubungan erat dengan proses bisnis. Mahasiswa belajar memahami bagaimana teknologi dapat membantu perusahaan mengelola berbagai aktivitas agar lebih terstruktur dan efisien.
Proses bisnis tersebut dapat mencakup penjualan, persediaan, sumber daya manusia, layanan pelanggan, hingga keuangan. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki pemahaman mengenai cara kerja organisasi tanpa harus menjadi ahli pada setiap bidang bisnis.
Belajar Database
Database menjadi salah satu materi penting dalam Sistem Informasi. Mahasiswa belajar bagaimana data disimpan, dihubungkan, dikelola, dan ditampilkan menjadi informasi yang dapat digunakan.
Dalam sistem keuangan, misalnya, database dapat menyimpan data transaksi dan informasi terkait lainnya. Mahasiswa mempelajari bagaimana sistem mengelola data tersebut, sementara aturan akuntansinya dapat berasal dari kebutuhan pengguna atau bagian keuangan.
Belajar Analisis Sistem
Mahasiswa juga mempelajari Analisis Sistem untuk memahami kebutuhan organisasi dan pengguna. Jika sebuah perusahaan membutuhkan sistem keuangan, mahasiswa Sistem Informasi dapat berperan dalam memahami kebutuhan sistem dan merancang solusi teknologinya.
Kemampuan analisis membuat mahasiswa perlu berkomunikasi dengan pengguna dari berbagai bidang. Dengan begitu, mahasiswa dapat memahami kebutuhan bagian keuangan tanpa harus mengambil peran sebagai akuntan.
Bisa Belajar Konsep Bisnis
Selain teknologi, Sistem Informasi juga memiliki materi yang berkaitan dengan bisnis. E-Business menjadi salah satu contoh pembelajaran yang memperkenalkan bagaimana teknologi digunakan untuk mendukung aktivitas organisasi di era digital.
Pemahaman bisnis tersebut membantu mahasiswa melihat teknologi dari sisi penerapannya. Sistem yang dibuat harus dapat mendukung proses kerja dan memberikan informasi yang dibutuhkan pengguna.
Tidak Harus Bisa Akuntansi Sebelum Kuliah
Calon mahasiswa yang tidak memiliki dasar akuntansi tidak perlu khawatir ketika ingin masuk Sistem Informasi. Program studi ini tidak mensyaratkan calon mahasiswa harus sudah memahami jurnal, buku besar, atau laporan keuangan secara mendalam.
Kemampuan yang lebih penting adalah kemauan memahami teknologi dan proses bisnis. Jika suatu proyek membutuhkan pemahaman mengenai sistem keuangan, mahasiswa dapat mempelajari konsep yang relevan sesuai kebutuhan proyek tersebut.
Berbeda dengan Jurusan Akuntansi
Perbedaan paling mudah terlihat dari fokus pembelajarannya. Jurusan Akuntansi lebih banyak membahas pencatatan transaksi, laporan keuangan, audit, perpajakan, dan berbagai aspek akuntansi lainnya.
Sementara itu, Sistem Informasi lebih banyak membahas bagaimana teknologi digunakan untuk mengelola informasi dan mendukung aktivitas organisasi. Keduanya dapat saling berhubungan ketika perusahaan menggunakan sistem digital untuk mengelola aktivitas keuangannya.
Prospek Kerja Tetap Luas
Karena tidak berfokus pada akuntansi, lulusan Sistem Informasi juga memiliki pilihan karier yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah System Analyst, Business Analyst, Database Administrator, IT Consultant, IT Project Manager, Programmer, dan Software Developer.
Jika bekerja pada perusahaan yang memiliki sistem keuangan, lulusan Sistem Informasi dapat terlibat dalam pengembangan atau pengelolaan sistem tersebut. Perannya lebih berkaitan dengan teknologi dan sistem informasi daripada menjalankan fungsi akuntansi sebagai profesi utama.
Pembelajaran Sistem Informasi di Ma’soem University
Di Ma’soem University, kurikulum Sistem Informasi berfokus pada Pengantar Sistem Informasi, Algoritma dan Pemrograman, Matematika Diskrit, Basis Data, Analisis Sistem, Analisis dan Perancangan Sistem Informasi, Manajemen Proyek IT, E-Business, Keamanan Informasi, dan Enterprise Architecture. Materi tersebut menunjukkan bahwa fokus utamanya berada pada teknologi, data, sistem, analisis, serta penerapan teknologi dalam organisasi, bukan pada akuntansi sebagai bidang utama.
Jadi, Jurusan Sistem Informasi bukan jurusan yang fokus belajar akuntansi. Mahasiswa dapat bersinggungan dengan kebutuhan sistem keuangan dan konsep bisnis, tetapi pembelajaran utamanya tetap mengenai teknologi, data, analisis sistem, dan pengelolaan informasi. Jika kamu tertarik pada teknologi sekaligus ingin memahami bagaimana sistem mendukung aktivitas bisnis, Sistem Informasi dapat menjadi pilihan yang relevan.




