Apakah Lulusan Pendidikan Bisa Bekerja di Pemerintahan? Ini Pilihannya

Lulusan pendidikan tidak hanya memiliki peluang untuk menjadi guru di sekolah. Bekal akademik yang diperoleh selama kuliah, seperti kemampuan komunikasi, pengelolaan pembelajaran, pendampingan individu, penyusunan program, hingga administrasi pendidikan, juga dapat menjadi modal untuk memasuki lingkungan kerja pemerintahan.

Peluang tersebut dapat ditemukan pada berbagai instansi, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Namun, jenis pekerjaan yang dapat dilamar tetap bergantung pada kualifikasi pendidikan dan persyaratan yang tercantum dalam setiap rekrutmen. Karena itu, lulusan pendidikan perlu memahami pilihan karier yang tersedia sebelum menentukan langkah setelah lulus.

Lulusan Pendidikan Bisa Mengikuti Seleksi ASN

Salah satu jalur yang dapat dipertimbangkan adalah seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam rekrutmen ASN, setiap jabatan memiliki kualifikasi pendidikan tertentu sehingga lulusan pendidikan perlu mencermati program studi yang dipersyaratkan pada formasi yang dibuka.

Badan Kepegawaian Negara menyediakan portal SSCASN yang memungkinkan calon pelamar mencari lowongan berdasarkan jenjang pendidikan, program studi, instansi, dan jenis pengadaan. Artinya, peluang lulusan pendidikan tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan nama fakultas, tetapi perlu dilihat berdasarkan formasi yang tersedia pada periode rekrutmen.

Bagi lulusan yang ingin bekerja di pemerintahan, informasi resmi mengenai pembukaan seleksi menjadi hal penting karena formasi dan persyaratannya dapat berubah pada setiap periode.

1. Guru di Instansi Pemerintah

Pilihan yang paling dekat dengan latar belakang pendidikan adalah menjadi guru pada sekolah negeri. Kebutuhan tenaga pendidik dalam pemerintahan dapat berkaitan dengan jabatan guru yang direkrut melalui mekanisme ASN sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam seleksi PPPK tahun anggaran 2024, misalnya, terdapat mekanisme khusus untuk jabatan fungsional guru di instansi daerah. BKN juga mencatat bahwa lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) termasuk dalam kriteria tertentu pada seleksi PPPK guru tahun tersebut.

Meski demikian, lulusan S1 pendidikan perlu memperhatikan persyaratan setiap formasi. Tidak semua lulusan pendidikan otomatis dapat mendaftar pada setiap lowongan guru karena kualifikasi program studi, sertifikasi, pengalaman, dan ketentuan lain dapat menjadi bagian dari persyaratan.

2. Tenaga Kependidikan

Lingkungan sekolah pemerintah tidak hanya membutuhkan guru. Ada pula berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan pengelolaan administrasi dan layanan pendidikan.

Lulusan pendidikan dapat memperhatikan formasi yang berkaitan dengan tenaga kependidikan apabila kualifikasi pendidikannya sesuai dengan persyaratan. Dalam kebijakan PPPK paruh waktu tahun 2025, misalnya, jabatan tenaga kependidikan termasuk salah satu jenis jabatan yang tercantum dalam ketentuan pemerintah.

Jenis pekerjaan dan persyaratan yang tersedia tetap bergantung pada kebutuhan instansi. Karena itu, calon pelamar perlu membaca pengumuman resmi secara menyeluruh, bukan hanya melihat nama jabatan.

3. Bekerja di Dinas Pendidikan

Lulusan pendidikan juga dapat memperhatikan peluang kerja pada instansi pemerintah yang menangani sektor pendidikan, seperti dinas pendidikan di tingkat daerah.

Pekerjaan di lingkungan pemerintahan tidak selalu berupa aktivitas mengajar. Ada pekerjaan yang berkaitan dengan administrasi program pendidikan, pelayanan publik, pengelolaan data, penyusunan kegiatan, hingga koordinasi program.

Namun, peluang untuk suatu posisi tertentu tetap ditentukan oleh formasi dan kualifikasi pendidikan yang ditetapkan oleh instansi. Oleh sebab itu, lulusan pendidikan perlu melihat pengumuman rekrutmen secara spesifik ketika ingin melamar posisi di lingkungan dinas pendidikan.

4. Jabatan Administratif dan Pelayanan Pemerintah

Kemampuan yang diperoleh selama kuliah pendidikan juga dapat relevan untuk beberapa pekerjaan administratif atau pelayanan, selama formasi tersebut menerima program studi yang dimiliki pelamar.

Kemampuan komunikasi menjadi salah satu keterampilan yang dapat digunakan dalam pekerjaan pemerintahan. Begitu pula kemampuan menyusun dokumen, melakukan presentasi, mengelola kegiatan, berinteraksi dengan masyarakat, serta bekerja secara terstruktur.

Pada rekrutmen tertentu, pemerintah juga dapat membuka jabatan yang tidak secara khusus menggunakan nama bidang pendidikan. Karena itu, lulusan tidak perlu hanya mencari kata “guru”, tetapi dapat mengecek seluruh daftar jabatan yang mencantumkan program studi mereka sebagai kualifikasi.

5. Bidang Bimbingan dan Konseling

Lulusan Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki kompetensi yang berkaitan dengan layanan konseling, pendampingan peserta didik, perkembangan individu, dan layanan pendidikan.

Kompetensi tersebut dapat menjadi dasar untuk berkarier di lingkungan pendidikan maupun mempertimbangkan formasi pemerintahan yang sesuai. Kembali lagi, kesempatan untuk menduduki jabatan tertentu bergantung pada persyaratan formasi yang dibuka.

Bagi mahasiswa yang sejak awal ingin memiliki pilihan karier di bidang pendidikan sekaligus memahami layanan peserta didik, BK menjadi salah satu bidang studi yang dapat dipertimbangkan.

6. Peluang untuk Lulusan Pendidikan Bahasa Inggris

Pendidikan Bahasa Inggris juga tidak selalu berujung pada profesi guru. Kompetensi bahasa, komunikasi, presentasi, dan pengelolaan pembelajaran dapat digunakan pada berbagai bidang pekerjaan.

Untuk peluang di pemerintahan, lulusan perlu mencari formasi yang secara resmi mencantumkan Pendidikan Bahasa Inggris atau kualifikasi yang relevan. Jika suatu lowongan hanya menerima program studi tertentu yang tidak mencakup Pendidikan Bahasa Inggris, lulusan tidak dapat menganggap dirinya memenuhi syarat hanya karena memiliki kemampuan yang dianggap serupa.

Karena persyaratan dapat berbeda pada setiap periode, pengecekan informasi resmi sebelum mendaftar menjadi bagian penting dari persiapan.

Kuliah Pendidikan dan Persiapan Karier Pemerintahan

Pilihan karier setelah lulus sebenarnya mulai dapat dipersiapkan sejak masa kuliah. Mahasiswa dapat membangun kemampuan yang dibutuhkan di dunia kerja, seperti komunikasi profesional, literasi digital, administrasi, kemampuan presentasi, kerja sama, dan pengelolaan kegiatan.

Ma’soem University sebagai salah satu kampus swasta dapat menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di bidang tersebut. Pada FKIP Ma’soem University, program studi yang tersedia adalah Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris.

Kedua bidang tersebut memiliki karakter kompetensi yang berbeda. BK berfokus pada aspek bimbingan dan konseling, sedangkan Pendidikan Bahasa Inggris berfokus pada kompetensi bahasa Inggris dan pendidikan. Mahasiswa dapat memilih program studi berdasarkan minat, kemampuan, serta rencana karier yang ingin dikembangkan.

Hal yang Perlu Dipersiapkan Jika Ingin Masuk Pemerintahan

Lulusan pendidikan yang menargetkan karier di pemerintahan sebaiknya tidak hanya menunggu pembukaan seleksi. Beberapa persiapan yang dapat dilakukan sejak kuliah antara lain:

  • memahami kompetensi yang diperoleh dari program studi;
  • meningkatkan kemampuan komunikasi lisan dan tulisan;
  • membiasakan diri mengelola dokumen dan administrasi;
  • mengikuti kegiatan organisasi atau kepanitiaan untuk mengembangkan pengalaman kerja sama;
  • meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi dan aplikasi perkantoran;
  • memantau informasi rekrutmen ASN dari sumber resmi;
  • memeriksa kesesuaian program studi dengan kualifikasi formasi;
  • mempersiapkan diri untuk tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada seleksi ASN, kesesuaian pendidikan menjadi hal yang penting. Portal SSCASN menyediakan pencarian berdasarkan program studi dan instansi, sehingga calon pelamar dapat memanfaatkannya untuk melihat apakah kualifikasi pendidikannya sesuai dengan kebutuhan yang tersedia.

Jangan Menganggap Semua Formasi Pemerintah Bisa Dilamar

Memiliki ijazah dari jurusan pendidikan bukan berarti seseorang dapat mendaftar ke semua posisi pemerintahan. Setiap formasi mempunyai persyaratan masing-masing.

Hal ini terlihat dari ketentuan seleksi PPPK, ketika pelamar diwajibkan melamar berdasarkan kualifikasi pendidikan dan jabatan yang sesuai pada kondisi tertentu. BKN juga mencatat adanya jabatan tertentu yang dapat menjadi pilihan bagi pelamar ketika kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan kebutuhan tertentu, tetapi ketentuan tersebut berlaku dalam konteks seleksi dan kategori pelamar yang spesifik.

Karena itu, strategi yang lebih tepat adalah mencari formasi yang sesuai dengan ijazah dan persyaratan, bukan sekadar mencari pekerjaan pemerintah secara umum.

Informasi Ma’soem University

Bagi calon mahasiswa yang sedang mempertimbangkan pendidikan tinggi di bidang kependidikan, informasi mengenai program studi dapat menjadi salah satu pertimbangan sebelum memilih kampus.

Ma’soem University menyediakan dua program studi di FKIP, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) dan Pendidikan Bahasa Inggris. Informasi mengenai pilihan pendidikan dan pendaftaran dapat diperoleh melalui kontak berikut:

No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com