Perbankan Syariah sejarahnya gimana sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang yang mulai tertarik pada sistem keuangan berbasis Islam. Saat ini, perbankan syariah berkembang pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, perjalanan panjangnya dimulai dari kebutuhan masyarakat muslim akan sistem keuangan yang bebas riba dan lebih adil secara ekonomi.
Memahami sejarah perbankan syariah menjadi penting, terutama bagi mahasiswa yang ingin berkarier di sektor keuangan Islam. Melalui pendidikan yang tepat seperti Program Studi Perbankan Syariah di Universitas Ma’soem, mahasiswa dapat mempelajari perkembangan historis sekaligus praktik modern industri ini.
Bagaimana Awal Sejarah Perbankan Syariah Dimulai
Konsep dasar perbankan syariah sebenarnya telah ada sejak masa awal peradaban Islam. Praktik perdagangan Rasulullah SAW telah mengenal sistem bagi hasil, titipan harta, hingga kerja sama usaha tanpa bunga.
Beberapa prinsip yang sudah diterapkan sejak dahulu antara lain:
• Sistem mudharabah atau kerja sama bagi hasil
• Akad murabahah dalam transaksi perdagangan
• Konsep amanah dalam penitipan harta
• Larangan riba dalam aktivitas ekonomi
Meski demikian, lembaga perbankan syariah modern baru mulai berkembang pada abad ke-20 ketika negara-negara muslim mencari alternatif sistem keuangan yang sesuai syariat.
Perkembangan Bank Syariah Modern di Dunia
Tonggak penting sejarah perbankan syariah modern dimulai pada tahun 1963 dengan berdirinya Mit Ghamr Savings Bank di Mesir. Bank ini menjadi eksperimen pertama lembaga keuangan tanpa sistem bunga.
Setelah itu, perkembangan semakin pesat dengan hadirnya berbagai institusi keuangan syariah di Timur Tengah dan Asia. Negara-negara seperti Arab Saudi, Malaysia, dan Pakistan mulai mengembangkan regulasi khusus bagi perbankan syariah.
Faktor yang mendorong pertumbuhan global meliputi:
• Kesadaran umat Islam terhadap ekonomi halal
• Dukungan pemerintah dan regulasi
• Stabilitas sistem bagi hasil saat krisis ekonomi
• Pertumbuhan industri halal dunia
Kini, perbankan syariah telah menjadi bagian penting dari sistem keuangan internasional.
Sejarah Perbankan Syariah di Indonesia
Di Indonesia, perkembangan bank syariah dimulai pada awal 1990-an dengan berdirinya Bank Muamalat Indonesia. Kehadirannya menjadi titik awal transformasi sistem keuangan berbasis syariah di tanah air.
Seiring waktu, pertumbuhan bank syariah semakin kuat melalui:
• Pembentukan unit usaha syariah di bank nasional
• Dukungan regulasi pemerintah dan OJK
• Meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan syariah
• Edukasi ekonomi Islam di perguruan tinggi
Saat ini, industri perbankan syariah Indonesia terus berkembang dan membutuhkan tenaga profesional yang memahami sejarah sekaligus praktiknya.
Peran Universitas Ma’soem dalam Pendidikan Perbankan Syariah
Untuk menjawab kebutuhan industri tersebut, Universitas Ma’soem menghadirkan Program Studi Perbankan Syariah yang dirancang sesuai perkembangan zaman. Mahasiswa tidak hanya belajar teori perbankan, tetapi juga memahami perjalanan sejarah hingga tantangan masa depan industri.
Materi pembelajaran mencakup:
• Sejarah dan filosofi ekonomi Islam
• Operasional bank syariah modern
• Manajemen pembiayaan syariah
• Analisis risiko dan laporan keuangan
• Etika profesi lembaga keuangan syariah
Pendekatan ini membuat mahasiswa memahami bahwa sistem perbankan syariah lahir dari nilai historis yang kuat sekaligus relevan dengan kebutuhan ekonomi modern.
Ekosistem BPRS Al Ma’soem Sebagai Laboratorium Nyata
Salah satu keunggulan utama Universitas Ma’soem adalah dukungan ekosistem BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang. Kehadiran jaringan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami praktik perbankan syariah.
Mahasiswa berkesempatan untuk:
• Mengikuti program magang di BPRS Al Ma’soem
• Melihat langsung proses pembiayaan syariah
• Memahami pelayanan nasabah berbasis prinsip Islam
• Mendapatkan sertifikat magang sebagai bekal karier
Pengalaman ini membantu mahasiswa menghubungkan teori sejarah perbankan syariah dengan praktik nyata di dunia kerja.
Mengapa Memahami Sejarah Perbankan Syariah Itu Penting
Banyak orang mengenal bank syariah hanya sebagai bank tanpa bunga. Padahal, memahami sejarahnya membantu melihat nilai utama yang mendasari sistem ini, yaitu keadilan ekonomi dan kesejahteraan bersama.
Dengan memahami perjalanan historisnya, mahasiswa dapat:
• Mengerti filosofi sistem keuangan Islam
• Mengembangkan inovasi berbasis prinsip syariah
• Menjaga integritas dalam praktik keuangan
• Menjadi profesional yang adaptif terhadap perubahan industri
Hal ini menjadi bekal penting bagi generasi muda yang ingin berkontribusi dalam perkembangan ekonomi syariah nasional.
Dari Sejarah Menuju Masa Depan Industri Keuangan Syariah
Perbankan Syariah sejarahnya gimana bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi menjadi fondasi bagi perkembangan industri keuangan modern saat ini. Sistem yang berawal dari praktik perdagangan Islam kini berkembang menjadi sektor ekonomi global yang menjanjikan.
Melalui Program Studi Perbankan Syariah di Universitas Ma’soem, mahasiswa mendapatkan pemahaman historis, kompetensi akademik, serta pengalaman praktik melalui ekosistem BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang dan program magang bersertifikat. Kombinasi ini menjadikan lulusan lebih siap menghadapi kebutuhan industri sekaligus melanjutkan perkembangan perbankan syariah menuju masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.





