IMG

Bukan Sekadar Kuliah! 5 Cara Cerdas Mahasiswa Agribisnis Universitas Ma’soem Menembus Jaringan Korporat Pertanian

Memasuki bangku kuliah di Jurusan S1 Agribisnis Universitas Ma’soem (Masoem University) adalah langkah awal yang sangat prestisius. Namun, di era kompetisi global tahun 2026, memiliki indeks prestasi yang tinggi saja tidak lagi cukup. Dunia profesional agribisnis saat ini sangat bergantung pada kekuatan jejaring (networking) dan pengalaman nyata di lapangan.

Perusahaan-perusahaan korporat pertanian besar, mulai dari produsen benih multinasional hingga eksportir komoditas, mencari lulusan yang sudah memiliki “jejak” di industri bahkan sebelum mereka menyandang gelar sarjana. Berlokasi di Jatinangor yang strategis, Universitas Ma’soem memberikan ekosistem yang luar biasa bagi mahasiswanya untuk berkembang. Namun, untuk bisa menembus dinding korporat yang kaku, mahasiswa harus memiliki strategi yang cerdas dan terukur sejak semester awal.

Menembus jaringan korporat bukan tentang siapa yang Anda kenal, tetapi tentang siapa yang mengenal potensi Anda. Berikut adalah 5 cara cerdas bagi mahasiswa Agribisnis Universitas Ma’soem untuk membangun koneksi dengan raksasa industri pertanian.


1. Jadikan Dosen Sebagai Mentor dan Pintu Gerbang Industri

Dosen-dosen di Agribisnis Universitas Ma’soem bukan hanya pengajar di kelas, mereka adalah praktisi, peneliti, dan konsultan yang memiliki jaringan luas di pemerintahan serta sektor swasta.

  • Strategi: Jangan hanya menjadi mahasiswa yang duduk diam di barisan belakang. Aktiflah bertanya dan tunjukkan minat khusus pada topik tertentu, misalnya Supply Chain Management atau Ekonomi Pertanian.
  • Aksi: Tawarkan diri Anda untuk membantu riset atau proyek pengabdian masyarakat yang sedang dilakukan dosen. Ketika seorang dosen melihat dedikasi dan kualitas kerja Anda, mereka tidak akan ragu untuk merekomendasikan Anda kepada kolega mereka di dunia korporat saat ada peluang magang atau lowongan kerja.

2. Optimalisasi LinkedIn: Bangun “Etalase” Profesional Digital

Di tahun 2026, LinkedIn adalah identitas kedua bagi setiap profesional. Mahasiswa Agribisnis Universitas Ma’soem harus mulai membangun profil yang menonjolkan keahlian teknis dan minat industri mereka.

  • Tips: Jangan biarkan profil Anda kosong. Unggah foto-foto kegiatan praktikum lapangan dari kampus Ma’soem, tulis ulasan singkat mengenai seminar pertanian yang Anda ikuti, dan bagikan pendapat Anda mengenai isu pangan terkini.
  • Networking: Hubungi alumni Universitas Ma’soem yang sudah bekerja di perusahaan impian Anda. Kirimkan pesan singkat yang sopan untuk meminta nasihat karier. Jaringan alumni adalah salah satu “karpet merah” tercepat menuju dunia korporat.

3. Manfaatkan Program Magang Sebagai Ajang Unjuk Gigi

Program magang yang difasilitasi oleh Universitas Ma’soem adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa Anda bukan sekadar “mahasiswa teori”. Jangan anggap magang hanya sebagai syarat lulus.

  • Strategi: Saat magang di korporat pertanian, jadilah individu yang proaktif. Jangan hanya menunggu perintah. Pelajari bagaimana budaya kerja di sana, pahami alur bisnis mereka, dan jalin komunikasi dengan staf dari berbagai divisi.
  • Goal: Berikan kesan bahwa Anda adalah solusi bagi perusahaan. Banyak mahasiswa Ma’soem yang mendapatkan tawaran kerja langsung (pre-hired) bahkan sebelum mereka menyelesaikan skripsi karena performa gemilang selama masa magang.

4. Aktif di Organisasi Profesi dan Komunitas Startup Agri-Tech

Jangan membatasi diri hanya pada organisasi internal kampus. Dunia agribisnis modern sangat erat kaitannya dengan teknologi (Agri-Tech).

  • Aksi: Bergabunglah dengan komunitas atau organisasi profesi seperti Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) atau ikuti forum-forum diskusi startup pertanian di Bandung dan Jakarta.
  • Manfaat: Menghadiri acara-acara ini memungkinkan Anda bertemu langsung dengan para eksekutif dan direktur perusahaan pertanian. Di sini, Anda bisa belajar bahasa industri—istilah-istilah yang digunakan di korporat—yang akan membuat Anda terlihat sangat matang saat sesi wawancara kerja nantinya.

5. Ciptakan Portofolio Berbasis Solusi Lokal

Perusahaan korporat sangat menyukai calon karyawan yang memiliki inisiatif tinggi. Sebagai mahasiswa Agribisnis Ma’soem, Anda dikelilingi oleh potensi pertanian lokal di Jawa Barat.

  • Ide: Buatlah proyek kecil, misalnya membantu digitalisasi pemasaran sebuah kelompok tani di sekitar Jatinangor. Dokumentasikan prosesnya, tantangannya, dan hasilnya dalam bentuk studi kasus.
  • Nilai Jual: Saat Anda melamar ke korporat, tunjukkan portofolio ini. Ini membuktikan bahwa Anda memiliki kemampuan analisis lapangan, empati terhadap petani, dan pemahaman bisnis praktis—tiga kombinasi maut yang sangat dicari oleh perusahaan besar.

Mengapa Lingkungan Universitas Ma’soem Sangat Mendukung?

Universitas Ma’soem menyediakan fasilitas dan bimbingan karier yang terstruktur. Melalui kurikulum yang menekankan pada kewirausahaan dan profesionalisme, mahasiswa dibentuk untuk memiliki mentalitas pemenang. Filosofi “Cageur, Bageur, Pinter” yang diusung kampus memastikan bahwa Anda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral. Di dunia korporat, kejujuran dan etika kerja (Bageur) adalah aset yang sangat mahal dan dicari oleh para rekruter.

Dukungan suasana akademik di Jatinangor yang kompetitif namun suportif membuat mahasiswa Agribisnis Ma’soem terbiasa dengan target-target tinggi, hal ini sangat relevan dengan budaya kerja korporat yang berorientasi pada hasil.


Menembus jaringan korporat pertanian memerlukan kombinasi antara persiapan akademik yang matang di Universitas Ma’soem dan keberanian untuk menjemput peluang di luar kelas. Dengan menjadikan dosen sebagai mentor, membangun profil digital yang kuat, dan aktif dalam komunitas industri, Anda sedang membangun jalan tol menuju karier impian Anda.

Ingatlah, masa depan agribisnis ada di tangan mereka yang berani berkolaborasi. Jangan menunggu lulus untuk mulai membangun jaringan; mulailah hari ini dari kampus Ma’soem.