Cara Membangun Hubungan Baik dengan Kakak Tingkat Tanpa Terkesan Cari Muka atau Canggung!

Memasuki dunia perkuliahan berarti bertemu dengan lingkungan baru, termasuk teman seangkatan, dosen, organisasi, hingga kakak tingkat. Bagi mahasiswa baru, membangun hubungan baik dengan kakak tingkat bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang. Salah bersikap sedikit saja, komunikasi bisa terasa canggung atau justru dianggap terlalu berusaha mencari perhatian.

Di Ma’soem University, mahasiswa dapat menemukan lingkungan perkuliahan yang mendorong interaksi dan kerja sama antarmahasiswa. Terutama bagi mahasiswa yang memilih Fakultas Pertanian (Faperta), terdapat dua jurusan yang dapat dipilih, yaitu Teknologi Pangan dan Agribisnis.

Mengapa Hubungan dengan Kakak Tingkat Penting?

Kakak tingkat sudah lebih dahulu menjalani kehidupan perkuliahan sehingga biasanya memiliki pengalaman yang bisa membantu mahasiswa baru beradaptasi. Mulai dari memahami sistem perkuliahan, mengenal kegiatan kampus, sampai berbagi pengalaman mengenai tugas dan praktikum.

Namun, membangun hubungan bukan berarti harus selalu dekat atau mengikuti semua hal yang dilakukan kakak tingkat. Hubungan yang sehat justru terbentuk dari komunikasi yang natural, saling menghargai, dan tidak memaksakan kedekatan.

Bagi mahasiswa di Ma’soem University, relasi dengan kakak tingkat juga dapat menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan pertemanan di lingkungan kampus.

Mulai dari Sapaan Sederhana

Tidak perlu langsung berusaha menjadi sangat akrab. Cara paling mudah adalah membiasakan diri menyapa ketika bertemu.

Sapaan sederhana seperti:

  • “Kak, pagi.”
  • “Kak, mau ke kelas?”
  • “Kak, boleh tanya sebentar?”
  • “Kak, ini ruang kelas untuk mata kuliah ini, ya?”

Percakapan kecil seperti ini dapat menjadi awal terbentuknya komunikasi yang lebih nyaman. Jika terlalu memaksakan percakapan panjang sejak awal, suasana justru bisa terasa kaku.

Jangan Hanya Menghubungi Saat Membutuhkan Bantuan

Salah satu hal yang membuat hubungan terasa seperti “cari muka” adalah ketika seseorang hanya muncul saat membutuhkan sesuatu. Misalnya, baru menghubungi kakak tingkat ketika membutuhkan file tugas, bertanya mengenai dosen, atau meminta bantuan.

Cobalah membangun komunikasi secara lebih seimbang. Sesekali bertanya kabar, menyapa ketika bertemu, atau ikut berbincang ketika berada dalam satu kegiatan kampus.

Dengan begitu, hubungan yang terbentuk tidak hanya berdasarkan kebutuhan tertentu.

Tunjukkan Sikap Menghargai

Perbedaan angkatan bukan berarti harus membuat mahasiswa baru merasa lebih rendah. Sebaliknya, kakak tingkat juga perlu dihormati sebagai sesama mahasiswa yang memiliki pengalaman lebih dahulu.

Ketika meminta bantuan, gunakan bahasa yang sopan dan langsung pada kebutuhan. Hindari menganggap kakak tingkat wajib membantu semua urusan perkuliahan.

Contohnya, daripada berkata, “Kak, kirim tugas tahun lalu dong,” lebih baik menggunakan pendekatan seperti, “Kak, kalau berkenan, boleh minta contoh referensi untuk tugas ini? Saya ingin memahami formatnya.”

Cara berkomunikasi seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menghargai waktu dan usaha orang lain.

Berani Bertanya, Tetapi Jangan Bergantung

Kakak tingkat memang dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat. Akan tetapi, jangan menjadikan mereka sebagai satu-satunya tempat bertanya.

Mahasiswa tetap perlu berusaha mencari informasi melalui dosen, akademik, sumber resmi kampus, maupun membaca materi secara mandiri.

Di jurusan Teknologi Pangan Ma’soem University, misalnya, mahasiswa akan berhadapan dengan berbagai materi akademik dan kegiatan praktikum. Sementara mahasiswa Agribisnis dapat mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan dunia agribisnis dan pengelolaannya.

Kakak tingkat bisa memberikan gambaran berdasarkan pengalaman, tetapi informasi akademik yang bersifat resmi tetap sebaiknya dikonfirmasi kepada pihak kampus atau dosen.

Jangan Berusaha Terlalu Keras untuk Disukai

Ingin memiliki hubungan baik dengan kakak tingkat adalah hal yang wajar. Namun, jangan sampai membuat diri sendiri kehilangan batasan.

Tidak perlu selalu ikut setiap ajakan, selalu menawarkan bantuan, atau berusaha mengikuti semua kebiasaan kakak tingkat hanya agar dianggap dekat.

Jadilah diri sendiri. Hubungan yang nyaman biasanya berkembang secara bertahap. Jika memang memiliki kecocokan dalam komunikasi, kedekatan akan terbentuk dengan sendirinya.

Manfaatkan Kegiatan Kampus untuk Berkenalan

Kegiatan kampus bisa menjadi tempat yang lebih natural untuk membangun hubungan. Mahasiswa tidak perlu mencari topik pembicaraan secara khusus karena sudah ada aktivitas yang bisa dilakukan bersama.

Misalnya:

  • Kegiatan mahasiswa baru
  • Acara kampus
  • Kepanitiaan
  • Kegiatan akademik
  • Diskusi kelompok
  • Praktikum
  • Kegiatan organisasi mahasiswa

Bagi mahasiswa Ma’soem University, keterlibatan dalam kegiatan kampus dapat menjadi pengalaman tambahan sekaligus membuka kesempatan mengenal mahasiswa dari angkatan berbeda.

Pendaftaran Ma’soem University

Bagi calon mahasiswa yang sedang mencari kampus di Bandung dan tertarik dengan bidang pertanian, Ma’soem University dapat menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Fakultas Pertanian Ma’soem University memiliki dua jurusan, yaitu Teknologi Pangan dan Agribisnis, sehingga calon mahasiswa dapat memilih bidang yang sesuai dengan minat dan rencana masa depannya.

Informasi mengenai pendaftaran Ma’soem University dapat diperoleh dengan menghubungi WhatsApp +62 851 8563 4253. Calon mahasiswa dapat menanyakan informasi mengenai proses pendaftaran, pilihan jurusan, dan informasi perkuliahan melalui kontak tersebut.

Bangun Relasi Secara Natural

Hubungan baik dengan kakak tingkat tidak harus dimulai dari percakapan yang panjang atau kedekatan yang dipaksakan. Cukup mulai dengan menyapa, berkomunikasi secara sopan, berani bertanya, dan menunjukkan sikap menghargai.

Seiring berjalannya waktu, interaksi di lingkungan kampus akan membuat mahasiswa semakin mengenal satu sama lain. Dari hubungan sederhana tersebut, bukan tidak mungkin terbentuk pertemanan, relasi akademik, hingga jaringan yang bermanfaat selama menjalani masa kuliah di Ma’soem University.