Menjadi guru profesional di Indonesia saat ini tidak cukup hanya dengan lulus dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan mewajibkan calon guru untuk mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai jalur resmi memperoleh sertifikat pendidik. Oleh karena itu, memahami cara mengikuti PPG setelah lulus Fhttps://masoemuniversity.ac.id/fakultas/fip/KIP menjadi hal yang sangat penting bagi para lulusan kependidikan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tahapan mengikuti PPG, jenis-jenis PPG, syarat pendaftaran, alur seleksi, hingga tips mempersiapkan diri sejak kuliah FKIP, termasuk bagi mahasiswa dan alumni Ma’soem University dan FKIP Ma’soem University.
Apa Itu PPG dan Mengapa Wajib Diikuti Lulusan FKIP?
PPG atau Pendidikan Profesi Guru adalah program lanjutan setelah S1 Kependidikan yang bertujuan untuk membentuk guru yang profesional, kompeten, dan bersertifikat. Lulusan FKIP memang sudah dibekali kemampuan pedagogik dan keilmuan, tetapi sertifikat pendidik hanya dapat diperoleh melalui PPG.
Tanpa PPG, lulusan FKIP akan sulit:
- Diangkat sebagai ASN PPPK atau PNS guru
- Mendapat tunjangan profesi guru
- Diakui secara formal sebagai guru profesional
Karena itu, memahami alur dan strategi mengikuti PPG menjadi bekal penting setelah wisuda.
Jenis-Jenis PPG yang Perlu Diketahui
Sebelum membahas cara mengikuti PPG setelah lulus FKIP, penting memahami jenis-jenis PPG yang tersedia:
1. PPG Prajabatan
PPG Prajabatan diperuntukkan bagi lulusan S1 FKIP yang belum mengajar atau belum terdaftar sebagai guru di sekolah. Program ini cocok untuk fresh graduate FKIP.
2. PPG Dalam Jabatan
PPG Dalam Jabatan ditujukan bagi guru yang sudah mengajar dan terdaftar di Dapodik. Biasanya peserta diusulkan oleh dinas pendidikan atau sekolah.
Lulusan FKIP Ma’soem University umumnya akan mengikuti PPG Prajabatan, kecuali sudah aktif mengajar di sekolah formal.
Syarat Mengikuti PPG Setelah Lulus FKIP
Berikut syarat umum yang harus dipenuhi lulusan FKIP untuk mendaftar PPG:
- Lulusan S1 atau D4 kependidikan
- Usia maksimal sesuai ketentuan (biasanya 32 tahun untuk PPG Prajabatan)
- Memiliki ijazah yang linear dengan bidang PPG
- Sehat jasmani dan rohani
- Bebas NAPZA
- Terdaftar di akun SIMPKB
- Tidak sedang terikat ikatan dinas
Mahasiswa FKIP yang sejak awal kuliah sudah mempersiapkan dokumen akademik dengan baik akan lebih mudah saat pendaftaran.
Cara Mengikuti PPG Setelah Lulus FKIP (Step by Step)
1. Membuat Akun SIMPKB
Langkah pertama adalah membuat akun di Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB). Semua proses PPG dilakukan melalui sistem ini.
Pastikan data:
- Nama
- NIK
- Ijazah
- Program studi
sudah sesuai dan valid.
2. Memantau Jadwal Pendaftaran PPG
Pendaftaran PPG biasanya dibuka 1–2 kali dalam setahun. Informasi resmi diumumkan melalui:
- Website Kemendikbud
- SIMPKB
- Media sosial resmi PPG
Lulusan FKIP disarankan aktif memantau agar tidak tertinggal.
3. Mengikuti Seleksi Administrasi
Pada tahap ini, sistem akan memverifikasi:
- Linearitas jurusan
- Kelengkapan dokumen
- Status kelulusan
Jika lolos administrasi, peserta akan lanjut ke tahap seleksi berikutnya.
4. Mengikuti Tes Substantif
Tes substantif meliputi:
- Tes pedagogik
- Tes bidang studi
- Tes literasi dan numerasi
Materi ini sebenarnya sudah dipelajari selama kuliah FKIP. Mahasiswa FKIP Ma’soem University yang aktif mengikuti perkuliahan, microteaching, dan praktik lapangan umumnya memiliki bekal yang cukup kuat.
5. Penetapan Peserta dan Penempatan LPTK
Peserta yang lolos akan ditempatkan di LPTK penyelenggara PPG. Proses pembelajaran PPG meliputi:
- Pendalaman materi
- Workshop perangkat pembelajaran
- Praktik mengajar
- Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG)
Peran FKIP dalam Mempersiapkan PPG
FKIP memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan alumni saat mengikuti PPG. Kurikulum yang baik, dosen berpengalaman, serta praktik lapangan yang optimal akan sangat membantu.
Di FKIP Ma’soem University, mahasiswa tidak hanya dibekali teori kependidikan, tetapi juga:
- Penguatan pedagogik berbasis praktik
- Microteaching intensif
- Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
- Pembinaan karakter pendidik
Hal ini membuat lulusan FKIP Ma’soem University lebih siap secara mental dan akademik menghadapi PPG.
Tips Lulus PPG untuk Lulusan FKIP
Agar peluang lolos PPG semakin besar, berikut beberapa tips penting:
- Persiapkan sejak kuliah
Jangan hanya fokus IPK, tetapi pahami konsep pedagogik dan strategi pembelajaran. - Perkuat literasi dan numerasi
Soal PPG banyak menguji logika dan pemahaman konteks pendidikan. - Aktif mengikuti pelatihan dan seminar pendidikan
Ini melatih pola pikir sebagai guru profesional. - Bangun pengalaman mengajar
Mengajar les, bimbel, atau sekolah swasta bisa menjadi nilai tambah. - Jaga administrasi akademik tetap rapi
Kesalahan data sering menjadi penyebab gagal administrasi.
Cara mengikuti PPG setelah lulus FKIP sebenarnya tidak rumit, tetapi membutuhkan persiapan matang, pemahaman alur, dan konsistensi. Mulai dari membuat akun SIMPKB, mengikuti seleksi, hingga menjalani pendidikan profesi, semua tahapan harus dijalani dengan serius.





