Menulis jurnal ilmiah sering dianggap sulit, terutama bagi mahasiswa yang baru pertama kali mencobanya. Padahal, dengan langkah yang tepat dan terstruktur, proses ini bisa menjadi lebih mudah dan sistematis. Artikel ini akan membahas langkah praktis membuat jurnal ilmiah dari awal hingga berhasil dipublikasikan, sekaligus memberikan gambaran bagaimana lingkungan akademik seperti Universitas Ma’soem mendukung mahasiswa dalam proses tersebut.
1. Menentukan Topik Penelitian yang Relevan dan Menarik
Langkah pertama dalam membuat jurnal ilmiah adalah memilih topik penelitian. Pilihlah topik yang:
- Sesuai dengan bidang studi, misalnya teknologi pangan atau agribisnis
- Memiliki kebaruan atau nilai inovasi
- Memiliki data yang memungkinkan untuk diteliti
Mahasiswa di Universitas Ma’soem biasanya didorong untuk mengambil topik yang berkaitan dengan permasalahan nyata di industri, sehingga hasil penelitian lebih aplikatif dan bernilai.
2. Melakukan Studi Literatur Secara Mendalam
Setelah menentukan topik, langkah berikutnya adalah mencari referensi dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah lainnya. Tujuannya:
- Mengetahui penelitian sebelumnya
- Menghindari plagiarisme
- Menemukan celah penelitian (research gap)
Gunakan database seperti Google Scholar atau jurnal nasional terakreditasi untuk mendapatkan referensi yang kredibel.
3. Menyusun Rumusan Masalah dan Tujuan Penelitian
Rumusan masalah harus jelas dan spesifik. Dari rumusan masalah ini, kamu bisa menentukan tujuan penelitian.
Contohnya:
- Bagaimana pengaruh metode pengolahan terhadap kualitas produk pangan
- Apa faktor utama yang memengaruhi hasil produksi
Di Universitas Ma’soem, mahasiswa dibimbing langsung oleh dosen untuk memastikan rumusan masalah sesuai dengan standar ilmiah.
4. Menentukan Metodologi Penelitian
Metodologi adalah inti dari penelitian. Kamu perlu menjelaskan:
- Jenis penelitian (eksperimen, deskriptif, kuantitatif, dll.)
- Teknik pengumpulan data
- Alat dan bahan yang digunakan
Metode yang jelas akan memudahkan proses analisis dan meningkatkan peluang jurnal diterima.
5. Mengumpulkan dan Mengolah Data
Setelah metodologi ditentukan, lakukan pengumpulan data sesuai rencana. Pastikan:
- Data valid dan dapat dipertanggungjawabkan
- Proses dilakukan secara sistematis
- Hasil dicatat dengan rapi
Mahasiswa teknologi pangan di Universitas Ma’soem biasanya memanfaatkan laboratorium kampus untuk melakukan uji kualitas dan analisis produk.
6. Menulis Struktur Jurnal Ilmiah yang Benar
Struktur jurnal ilmiah umumnya terdiri dari:
- Judul
- Abstrak
- Pendahuluan
- Metode penelitian
- Hasil dan pembahasan
- Kesimpulan
- Daftar pustaka
Pastikan setiap bagian ditulis dengan bahasa formal, jelas, dan sesuai kaidah akademik.
7. Melakukan Sitasi dan Daftar Pustaka dengan Tepat
Gunakan gaya sitasi yang diminta oleh jurnal tujuan, seperti APA atau IEEE.
Beberapa tips:
- Gunakan aplikasi seperti Mendeley atau Zotero
- Pastikan semua referensi tercantum
- Hindari plagiarisme
Ini adalah salah satu aspek penting yang sering menjadi penilaian utama reviewer.
8. Melakukan Proofreading dan Revisi
Sebelum submit, lakukan pengecekan:
- Tata bahasa
- Kesesuaian format
- Kejelasan isi
Mintalah dosen pembimbing atau teman untuk memberikan masukan. Di Universitas Ma’soem, proses revisi ini biasanya menjadi bagian penting dalam pembelajaran akademik mahasiswa.
9. Memilih Jurnal Tujuan yang Tepat
Pilih jurnal yang sesuai dengan bidang penelitianmu. Perhatikan:
- Scope jurnal
- Tingkat akreditasi
- Template penulisan
Mengirim ke jurnal yang tepat akan meningkatkan peluang diterima.
10. Proses Submit dan Review Hingga Publish
Setelah submit, jurnal akan melalui proses review oleh reviewer. Kemungkinan yang terjadi:
- Diterima tanpa revisi
- Revisi minor atau mayor
- Ditolak
Jika mendapat revisi, perbaiki dengan teliti dan kirim kembali sesuai arahan reviewer.
Menulis jurnal ilmiah memang membutuhkan proses yang tidak singkat, tetapi dengan langkah yang tepat, siapa pun bisa melakukannya. Kunci utamanya adalah konsistensi, ketelitian, dan kemauan untuk terus belajar.
Lingkungan kampus seperti Universitas Ma’soem juga berperan penting dalam membentuk kemampuan mahasiswa melalui bimbingan dosen, fasilitas laboratorium, dan budaya akademik yang kuat.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu tidak hanya bisa menyelesaikan jurnal ilmiah, tetapi juga membuka peluang untuk berkontribusi dalam dunia penelitian dan industri.





