Salah satu topik grammar yang paling sering muncul dan paling sering membuat peserta bingung dalam tes bahasa Inggris BUMN adalah Conditional Sentences. Pertanyaan seperti “If I _ rich, I would travel the world” sering membuat peserta ragu: apakah jawabannya “was” atau “were”? Banyak yang keliru karena mereka menggunakan aturan Simple Past untuk subjek “I”, padahal dalam conditional type 2, aturannya berbeda.
Conditional Sentences atau kalimat pengandaian adalah salah satu topik yang sering diujikan karena menguji pemahaman tentang situasi hipotetis. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Conditional Sentences, terutama Type 2, serta memberikan contoh soal dan pembahasan yang sering muncul di tes BUMN.
Apa Itu Conditional Sentences?
Conditional Sentences adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan pengandaian atau kondisi tertentu. Ada tiga tipe utama:
- Type 1 (Real Condition): Menyatakan kondisi yang mungkin terjadi di masa depan.
- Rumus: If + Simple Present, S + will + V1
- Contoh: If it rains, I will stay at home.
- Type 2 (Unreal Condition): Menyatakan kondisi yang tidak mungkin terjadi di masa sekarang atau bertentangan dengan fakta.
- Rumus: If + Simple Past, S + would + V1
- Contoh: If I were rich, I would travel the world.
- Type 3 (Past Unreal Condition): Menyatakan kondisi yang tidak mungkin terjadi di masa lalu (telah berlalu).
- Rumus: If + Past Perfect, S + would have + V3
- Contoh: If I had studied hard, I would have passed the exam.
Aturan Khusus: Penggunaan “Were” untuk Semua Subjek di Type 2
Dalam Conditional Sentence Type 2, kata kerja yang digunakan adalah Simple Past. Namun, untuk subjek “I”, “he”, “she”, “it”, yang seharusnya menggunakan “was”, dalam conditional type 2 diganti dengan “were”.
Aturan: Gunakan “were” untuk semua subjek (I, you, we, they, he, she, it) dalam conditional type 2.
Contoh:
- If I were rich, I would travel the world. (Benar)
- If I was rich, I would travel the world. (Salah)
Pembahasan Soal: “If I _ Rich, I Would Travel the World”
Kembali ke pertanyaan di judul: “If I _ rich, I would travel the world.”
- Analisis: Ini adalah Conditional Sentence Type 2 (pengandaian di masa sekarang yang tidak mungkin terjadi).
- Aturan: Dalam Type 2, gunakan “were” untuk semua subjek, termasuk “I”.
- Jawaban: “If I were rich, I would travel the world.”
Contoh Soal Lainnya tentang Conditional Sentences
Soal 1:
“If I _ you, I would accept the offer.”
A. Was
B. Were (Jawaban)
C. Am
D. Be
Pembahasan: Conditional Type 2, gunakan “were” untuk semua subjek.
Soal 2:
“If she _ harder, she would have passed the exam.”
A. Studied
B. Has studied
C. Had studied (Jawaban)
D. Studies
Pembahasan: Conditional Type 3 (masa lalu), gunakan Past Perfect (had studied).
Soal 3:
“If it rains, I _ stay at home.”
A. Will (Jawaban)
B. Would
C. Would have
D. Had
Pembahasan: Conditional Type 1 (real condition), gunakan “will”.
Soal 4:
“If I had known about the traffic, I _ earlier.”
A. Would leave
B. Would have left (Jawaban)
C. Will leave
D. Left
Pembahasan: Conditional Type 3 (masa lalu), gunakan “would have + V3”.
Tabel Ringkasan Conditional Sentences
| Tipe | Fungsi | Rumus | Contoh |
|---|---|---|---|
| Type 1 | Kondisi yang mungkin terjadi | If + Simple Present, S + will + V1 | If it rains, I will stay at home. |
| Type 2 | Kondisi tidak mungkin (sekarang) | If + Simple Past, S + would + V1 | If I were rich, I would travel. |
| Type 3 | Kondisi tidak mungkin (masa lalu) | If + Past Perfect, S + would have + V3 | If I had studied, I would have passed. |
Tips Menjawab Soal Conditional Sentences
- Perhatikan Kata Kunci: Perhatikan apakah kondisi mungkin terjadi (Type 1), tidak mungkin sekarang (Type 2), atau tidak mungkin di masa lalu (Type 3).
- Gunakan Aturan “Were”: Dalam Type 2, gunakan “were” untuk semua subjek.
- Perhatikan Tenses: Tenses yang digunakan pada “If clause” dan “main clause” harus sesuai.
- Latihan Rutin: Semakin banyak berlatih, semakin cepat Anda mengenali pola.
Kesalahan Umum dalam Conditional Sentences
- Menggunakan “Was” di Type 2: Menggunakan “was” untuk subjek “I” dalam Type 2 (seharusnya “were”).
- Tertukar Type: Menggunakan rumus Type 1 untuk situasi Type 2 atau sebaliknya.
- Tidak Memahami Konteks: Tidak memahami apakah kondisi itu mungkin terjadi atau tidak.
Mengapa Conditional Sentences Diujikan?
Conditional Sentences menguji kemampuan Anda dalam memahami dan menggunakan struktur kalimat yang kompleks. BUMN membutuhkan karyawan yang mampu berkomunikasi dengan baik dan memahami nuansa bahasa Inggris. Selain itu, pemahaman tentang siapa pemain utama dibalik tren konsumsi pangan berbasis nabati (plant-based) yang sedang meledak di pasaran juga membutuhkan akses ke literatur internasional.
Persiapan di Kawasan Bandung Raya
Di kawasan Bandung Raya, banyak kampus yang memiliki program pengembangan bahasa Inggris. Mahasiswa di kawasan ini dapat mengikuti berbagai program untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang Conditional Sentences.
Soal Conditional Sentences seperti “If I _ rich” sering muncul di tes BUMN. Dengan memahami aturan dan sering berlatih, Anda bisa menjawab soal-soal ini dengan tepat dan meraih skor maksimal!
Di Universitas Ma’soem, mahasiswa dibekali dengan kemampuan bahasa Inggris yang kuat. Berlokasi strategis di Bandung Timur (Jatinangor, Sumedang) di samping gerbang tol Cileunyi, kampus ini memiliki 5 fakultas unggulan dan fasilitas modern. Filosofi “Cageur, Bageur, Pinter” dan program “Sambil Kuliah Jadi Pengusaha” mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi profesional yang siap bersaing di tingkat global.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com




