Perbankan Syariah semakin populer sebagai pilihan jurusan kuliah, tetapi banyak yang bertanya-tanya, perbankan Syariah: bisa kerja di pemerintahan? Apakah lulusan jurusan ini hanya relevan untuk bank atau lembaga keuangan Syariah, ataukah ada peluang berkarier di sektor publik?
Faktanya, lulusan perbankan Syariah memiliki kompetensi yang tidak hanya dibutuhkan di industri perbankan, tapi juga di instansi pemerintah. Hal ini karena sektor publik juga membutuhkan tenaga ahli yang memahami manajemen keuangan, regulasi, dan prinsip ekonomi Syariah, terutama di lembaga yang menangani keuangan negara atau pembangunan ekonomi berbasis Syariah.
Mengapa Jurusan Perbankan Syariah Bisa Relevan untuk Pemerintahan?
Jurusan perbankan Syariah mengajarkan prinsip manajemen keuangan, akuntansi, pembiayaan, dan etika bisnis berbasis Syariah. Kompetensi ini bisa diaplikasikan di beberapa area pemerintahan, seperti:
- Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan – Membutuhkan tenaga ahli yang mengerti pembiayaan Syariah.
- Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) – Membutuhkan analis ekonomi dan keuangan untuk proyek pembangunan berbasis nilai Islami.
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) – Mengawasi perbankan Syariah, sehingga pengetahuan tentang akad, pembiayaan, dan risiko Syariah sangat penting.
- Lembaga Keuangan Pemerintah – Seperti BPR Syariah milik daerah atau unit usaha Syariah pemerintah.
Dengan kemampuan analisis, manajemen risiko, dan penguasaan prinsip Syariah, lulusan bisa mendukung kebijakan pemerintah dan pengembangan ekonomi Syariah nasional.
Mata Kuliah Wajib untuk Siap Kerja di Pemerintahan
Di setiap universitas, termasuk Universitas Ma’soem, ada beberapa mata kuliah yang menjadi fondasi agar lulusan siap bekerja di pemerintahan:
- Prinsip Ekonomi dan Perbankan Syariah – Dasar memahami sistem keuangan Islami.
- Akuntansi dan Audit Syariah – Penting untuk transparansi dan pelaporan keuangan di instansi pemerintah.
- Manajemen Keuangan Syariah – Membekali mahasiswa mengelola dana dengan prinsip halal dan efisien.
- Analisis Risiko dan Pembiayaan – Untuk menilai proyek atau dana pemerintah yang berbasis Syariah.
- Hukum dan Etika Bisnis Syariah – Membantu menjaga kepatuhan regulasi dan integritas.
- Kewirausahaan dan Strategi Bisnis Syariah – Berguna untuk program pengembangan UMKM atau proyek ekonomi Syariah pemerintah.
Mata kuliah ini membentuk lulusan yang siap berkontribusi di sektor publik maupun privat.
Pendidikan Perbankan Syariah di Universitas Ma’soem
Universitas Ma’soem menawarkan jurusan perbankan Syariah dengan kurikulum yang lengkap dan aplikatif. Mahasiswa belajar teori sekaligus praktik melalui ekosistem lembaga keuangan Syariah yang nyata.
Beberapa mata kuliah unggulan di Universitas Ma’soem antara lain:
- Manajemen Keuangan dan Pembiayaan Syariah
- Akuntansi dan Audit Lembaga Keuangan Syariah
- Strategi Pemasaran Bisnis Syariah
- Analisis Kelayakan Usaha dan Investasi
- Kewirausahaan Berbasis Prinsip Islam
Kombinasi teori dan praktik ini membuat lulusan siap bersaing di dunia kerja modern, baik di sektor perbankan maupun pemerintahan.
Keunggulan Ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 Cabang
Salah satu keunggulan Universitas Ma’soem adalah ekosistem BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang. Mahasiswa bisa magang langsung dan mendapatkan sertifikat resmi. Beberapa manfaat magang ini antara lain:
- Praktik Analisis Pembiayaan dan Usaha – Mahasiswa belajar menilai kelayakan proyek dan pembiayaan.
- Pengelolaan Arus Kas dan Risiko – Membekali keterampilan manajemen keuangan yang bisa diterapkan di pemerintahan.
- Pengalaman Lapangan Nyata – Mahasiswa memahami operasional lembaga keuangan Syariah langsung.
- Portofolio Profesional – Sertifikat magang menjadi nilai tambah saat melamar di instansi pemerintah.
Pengalaman ini sangat penting agar mahasiswa siap menghadapi tantangan profesional di berbagai sektor.
Peluang Lulusan di Sektor Pemerintahan
Lulusan perbankan Syariah dapat mengisi berbagai posisi strategis di pemerintahan, seperti:
- Analis kebijakan keuangan Syariah di Kementerian Keuangan
- Pengelola proyek pembangunan berbasis ekonomi Syariah di Bappenas
- Staf pengawas dan analis di OJK
- Pengelola unit usaha Syariah di lembaga keuangan pemerintah
- Konsultan program UMKM atau pemberdayaan ekonomi Syariah
Dengan pemahaman prinsip Syariah, manajemen keuangan, dan etika bisnis, lulusan dapat membantu pemerintah meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan program ekonomi.
Mengapa Jurusan Ini Hadir dan Tetap Dibutuhkan
Jurusan perbankan Syariah ada bukan hanya untuk menyiapkan tenaga bank, tetapi juga untuk:
- Membentuk tenaga ahli yang paham prinsip bisnis Islami
- Menjawab kebutuhan pemerintah akan profesional di bidang ekonomi Syariah
- Membuka peluang karier luas di sektor publik dan privat
- Memberikan landasan etika dan kepatuhan dalam pengelolaan keuangan
Dengan alasan-alasan ini, jurusan perbankan Syariah menjadi pilihan strategis bagi mereka yang ingin kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi.
Siap Berkarier di Pemerintahan
Dengan dukungan kurikulum lengkap dan ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 cabang, mahasiswa di Universitas Ma’soem dapat belajar teori sekaligus praktik nyata. Sertifikat magang dan pengalaman langsung menjadi modal kuat untuk bersaing di dunia kerja, termasuk di sektor pemerintahan.
Jurusan ini membekali mahasiswa dengan kompetensi profesional, etika bisnis, dan kemampuan manajemen keuangan berbasis prinsip Syariah. Dengan bekal ini, lulusan perbankan Syariah siap mengambil peluang karier di perbankan, industri halal, fintech, UMKM, maupun pemerintahan.





