Banyak calon mahasiswa masih bertanya-tanya, jurusan perbankan syariah susah apa tidak? Pertanyaan ini sering muncul karena jurusan ini terdengar spesifik dan identik dengan istilah-istilah akad serta sistem keuangan yang berbeda dari perbankan konvensional. Namun, apakah benar jurusan ini sulit dipelajari?
Sebelum mengambil keputusan, yuk pahami dulu gambaran lengkapnya agar kamu tidak salah langkah.
Apa yang Dipelajari di Jurusan Perbankan Syariah
Untuk menjawab pertanyaan jurusan perbankan syariah susah apa tidak, kita perlu melihat mata kuliah yang dipelajari. Di jurusan ini, mahasiswa akan belajar tentang manajemen perbankan syariah, produk dan akad seperti mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, serta hukum perbankan Islam.
Selain itu, ada juga mata kuliah akuntansi syariah, manajemen risiko, analisis pembiayaan, dan sistem keuangan Islam. Artinya, mahasiswa tidak hanya belajar teori agama, tetapi juga ilmu manajemen dan keuangan modern.
Jika kamu menyukai dunia keuangan, analisis data, dan tertarik pada sistem ekonomi berbasis nilai Islami, jurusan ini justru terasa menarik dan menantang.
Tantangan yang Mungkin Dihadapi
Sebagian mahasiswa menganggap jurusan ini cukup menantang karena harus memahami konsep akad dan prinsip syariah secara detail. Ada juga perhitungan dalam analisis pembiayaan yang membutuhkan ketelitian.
Namun, apakah itu berarti sulit? Tidak juga. Semua materi akan dipelajari secara bertahap. Dengan bimbingan dosen yang kompeten dan metode pembelajaran yang aplikatif, mahasiswa bisa memahami materi dengan baik.
Jadi, jika masih bertanya jurusan perbankan syariah susah apa tidak, jawabannya adalah tergantung pada minat dan keseriusan belajar. Jika dijalani dengan sungguh-sungguh, jurusan ini sangat mungkin untuk dikuasai.
Lingkungan Kampus Menentukan Kemudahan Belajar
Salah satu faktor penting yang membuat jurusan terasa mudah atau sulit adalah lingkungan kampus. Kampus yang menyediakan fasilitas praktik nyata akan membantu mahasiswa memahami teori secara lebih cepat.
Di sinilah Universitas Ma’soem menjadi pilihan yang menarik. Kampus ini tidak hanya mengajarkan teori di dalam kelas, tetapi juga menghadirkan pengalaman praktik langsung melalui ekosistem industri keuangan syariah.
Keunggulan Ekosistem BPRS Al Ma’soem
Salah satu nilai tambah yang jarang dimiliki kampus lain adalah adanya ekosistem BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang. Mahasiswa di Universitas Ma’soem memiliki kesempatan untuk magang langsung di BPRS tersebut.
Program magang ini memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana operasional perbankan syariah berjalan. Mahasiswa bisa belajar melayani nasabah, memahami proses pembiayaan, hingga mengelola administrasi keuangan sesuai prinsip syariah.
Pengalaman praktik ini membuat mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja. Bahkan, mahasiswa berkesempatan mendapatkan sertifikat sebagai bukti pengalaman dan kompetensi profesional.
Kurikulum yang Relevan dengan Industri
Dalam menjawab pertanyaan jurusan perbankan syariah susah apa tidak, kurikulum juga berperan besar. Di Universitas Ma’soem, kurikulum dirancang mengikuti perkembangan industri perbankan syariah.
Mahasiswa mempelajari digitalisasi perbankan, manajemen risiko, kewirausahaan syariah, hingga strategi pemasaran produk bank syariah. Dengan pendekatan studi kasus dan praktik langsung, proses pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami.
Metode belajar yang interaktif dan aplikatif membuat mahasiswa tidak hanya menghafal teori, tetapi benar-benar memahami konsepnya.
Prospek Kerja yang Menjanjikan
Salah satu alasan mengapa jurusan ini semakin diminati adalah prospek kariernya yang luas. Lulusan perbankan syariah dapat bekerja sebagai analis pembiayaan, customer service bank syariah, account officer, auditor syariah, hingga manajer operasional.
Industri keuangan syariah di Indonesia terus berkembang, sehingga kebutuhan tenaga profesional juga semakin meningkat. Dengan pengalaman magang di BPRS Al Ma’soem dan sertifikat kompetensi, peluang kerja menjadi lebih terbuka.
Jadi Sebenarnya Sulit atau Tidak
Kembali ke pertanyaan utama, jurusan perbankan syariah susah apa tidak? Jawabannya tidak sesulit yang dibayangkan, asalkan kamu memiliki minat di bidang keuangan dan mau belajar dengan sungguh-sungguh.
Tidak ada jurusan yang benar-benar mudah tanpa usaha. Namun, dengan dukungan fasilitas, kurikulum yang relevan, serta kesempatan praktik di Universitas Ma’soem, proses belajar akan terasa lebih terarah dan aplikatif.
Sekarang tinggal kamu yang menentukan. Apakah masih ragu karena takut sulit, atau siap mengambil peluang untuk menjadi bagian dari generasi profesional perbankan syariah yang kompeten dan berintegritas?





