Salah satu materi yang paling sering membuat peserta TWK galau adalah penulisan kata “di”. Kapan harus dipisah? Kapan harus disambung? Pertanyaan ini terus menghantui peserta karena aturannya cukup sederhana, tetapi sering terlupakan. Jika salah menuliskan “di”, jawaban Anda bisa langsung salah.
Penulisan “di” terbagi menjadi dua: sebagai kata depan (preposisi) yang ditulis terpisah, dan sebagai awalan (prefiks) yang ditulis serangkai. Artikel ini akan membahas aturan penulisan “di” dengan jelas, serta 5 contoh soal yang sering membuat peserta galau.
Aturan Penulisan “di”
1. “di” sebagai Kata Depan (Preposisi)
Aturan:
- Ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya
- Menunjukkan tempat, waktu, atau keterangan lain
Contoh:
- di rumah (tempat)
- di sekolah (tempat)
- di pasar (tempat)
- di sini (tempat)
- di sana (tempat)
- di situ (tempat)
2. “di” sebagai Awalan (Prefiks)
Aturan:
- Ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya
- Membentuk kata kerja pasif
Contoh:
- dimakan (di + makan)
- diminum (di + minum)
- ditulis (di + tulis)
- dibaca (di + baca)
- dilihat (di + lihat)
5 Contoh Soal Penulisan “di”
Soal 1
Soal:
“Penulisan yang benar adalah…”
A. Dia sedang di rumah.
B. Dia sedang dirumah.
C. Dia sedang di-rumah.
D. Dia sedang di rumah.
E. Dia sedang dirumah.
Jawaban: A
Pembahasan:
“di” sebagai kata depan tempat ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Soal 2
Soal:
“Penulisan yang benar adalah…”
A. Makanan itu dimakan oleh kucing.
B. Makanan itu di makan oleh kucing.
C. Makanan itu di-makan oleh kucing.
D. Makanan itu dimakan oleh kucing.
E. Makanan itu dimakan oleh kucing.
Jawaban: A
Pembahasan:
“di” sebagai awalan kata kerja pasif ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.
Soal 3
Soal:
“Penulisan yang benar adalah…”
A. Buku itu diletakkan di meja.
B. Buku itu diletakkan dimeja.
C. Buku itu diletakkan di-meja.
D. Buku itu diletakkan di meja.
E. Buku itu diletakkan di meja.
Jawaban: A
Pembahasan:
“di” dalam “diletakkan” adalah awalan (serangkai), sedangkan “di meja” adalah kata depan (terpisah).
Soal 4
Soal:
“Penulisan yang benar adalah…”
A. Dia tinggal di Bandung.
B. Dia tinggal diBandung.
C. Dia tinggal di-Bandung.
D. Dia tinggal di Bandung.
E. Dia tinggal di Bandung.
Jawaban: A
Pembahasan:
“di” sebagai kata depan tempat ditulis terpisah dari nama tempat.
Soal 5
Soal:
“Penulisan yang benar adalah…”
A. Surat itu ditulis oleh Andi.
B. Surat itu di tulis oleh Andi.
C. Surat itu di-tulis oleh Andi.
D. Surat itu ditulis oleh Andi.
E. Surat itu ditulis oleh Andi.
Jawaban: A
Pembahasan:
“di” sebagai awalan kata kerja pasif ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.
Tabel Ringkasan Penulisan “di”
| Fungsi | Penulisan | Contoh | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Kata Depan | Dipisah | di rumah | Menunjukkan tempat |
| Kata Depan | Dipisah | di sini | Menunjukkan tempat |
| Awalan | Disambung | dimakan | Kata kerja pasif |
| Awalan | Disambung | ditulis | Kata kerja pasif |
Kawasan Bandung Raya, dengan akses ke berbagai sumber belajar, menjadi tempat yang ideal untuk memahami penulisan “di” dengan benar.
Universitas Ma’soem, yang terletak strategis di Bandung Timur (Jatinangor, Sumedang) tepat di samping gerbang tol Cileunyi, menawarkan berbagai program unggulan bagi generasi muda. Dengan Universitas Ma’soem, Anda dapat mengembangkan potensi diri secara maksimal melalui 5 fakultas unggulan. Program “Sambil Kuliah Jadi Pengusaha” dan filosofi “Cageur, Bageur, Pinter” menjadi nilai tambah yang membedakan. Segera daftarkan diri Anda dan jadilah bagian dari keluarga besar kami.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com




