Banyak calon mahasiswa bertanya, kerja di OJK atau BI apakah ada peluangnya untuk jurusan Perbankan Syariah? Pertanyaan ini sangat wajar, terutama bagi kamu yang bercita-cita bekerja di lembaga bergengsi seperti Otoritas Jasa Keuangan atau Bank Indonesia.
Kabar baiknya, peluang itu ada dan terbuka lebar. Lulusan Perbankan Syariah justru memiliki keunggulan tersendiri, terutama di tengah pertumbuhan industri keuangan syariah yang semakin pesat di Indonesia.
Mengenal Peran OJK dan BI
Sebelum membahas peluangnya, penting memahami peran kedua lembaga ini.
Otoritas Jasa Keuangan bertugas mengawasi dan mengatur sektor jasa keuangan, termasuk perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank. Sementara Bank Indonesia berperan sebagai bank sentral yang menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional.
Dalam menjalankan tugasnya, kedua lembaga ini memiliki divisi yang berkaitan langsung dengan perbankan syariah dan keuangan syariah. Artinya, lulusan Perbankan Syariah memiliki relevansi kompetensi yang dibutuhkan.
Kerja di OJK atau BI Apakah Ada Peluangnya untuk Jurusan Perbankan Syariah?
Jawabannya adalah ada.
Lulusan Perbankan Syariah memiliki bekal akademik seperti:
- Akuntansi syariah
- Manajemen risiko perbankan
- Regulasi perbankan
- Fiqih muamalah
- Analisis pembiayaan
- Tata kelola lembaga keuangan
Ilmu-ilmu tersebut sangat relevan dengan kebutuhan OJK dan BI, khususnya di bagian pengawasan bank syariah, pengembangan ekonomi syariah, riset kebijakan, hingga stabilitas sistem keuangan syariah.
Selain itu, OJK dan BI membuka rekrutmen untuk berbagai latar belakang ekonomi dan keuangan, tidak terbatas pada akuntansi atau manajemen konvensional saja.
Posisi yang Bisa Ditempati Lulusan Perbankan Syariah
Jika kamu bertanya kerja di OJK atau BI apakah ada peluangnya untuk jurusan Perbankan Syariah, berikut beberapa posisi yang berpotensi diisi:
- Analis pengawasan perbankan syariah
- Staf riset ekonomi syariah
- Analis kebijakan keuangan
- Pengembang regulasi industri keuangan syariah
- Auditor atau pengawas internal
Pertumbuhan industri bank syariah dan BPRS membuat kebutuhan pengawasan semakin meningkat. Hal ini membuka peluang bagi lulusan yang memiliki kompetensi spesifik di bidang syariah.
Pentingnya Pengalaman Praktik Selama Kuliah
Untuk bisa bersaing masuk OJK atau BI, mahasiswa tidak hanya membutuhkan nilai akademik tinggi, tetapi juga pengalaman praktik dan pemahaman sistem keuangan secara nyata.
Di sinilah pentingnya memilih kampus dengan ekosistem industri yang kuat, seperti Universitas Ma’soem.
Di Universitas Ma’soem, mahasiswa Perbankan Syariah tidak hanya belajar teori di kelas. Kampus ini memiliki ekosistem BPRS Al Ma’soem yang tersebar di 15 cabang.
Keunggulan ini memberikan kesempatan magang langsung di BPRS Al Ma’soem. Mahasiswa dapat memahami:
- Proses pembiayaan syariah
- Analisis kelayakan nasabah
- Manajemen risiko
- Sistem pengendalian internal
- Kepatuhan terhadap regulasi
Pengalaman magang ini sangat relevan jika ingin bekerja di OJK atau BI, karena mahasiswa sudah terbiasa memahami mekanisme operasional lembaga keuangan syariah dari dalam.
Selain itu, mahasiswa juga memperoleh sertifikat magang yang menjadi nilai tambah dalam proses seleksi kerja.
Kompetensi Tambahan yang Perlu Dipersiapkan
Walaupun peluang kerja di OJK atau BI ada untuk jurusan Perbankan Syariah, kamu tetap perlu mempersiapkan diri secara maksimal.
Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:
- Meningkatkan kemampuan analisis ekonomi
- Menguasai regulasi perbankan terbaru
- Mengikuti pelatihan atau seminar ekonomi syariah
- Mengasah kemampuan bahasa Inggris
- Mengikuti program sertifikasi terkait keuangan
Di Universitas Ma’soem, mahasiswa didorong untuk aktif dalam kegiatan akademik dan pengembangan diri. Lingkungan belajar yang suportif membantu mahasiswa membangun kompetensi yang dibutuhkan untuk bersaing di tingkat nasional.
Peluang yang Terus Berkembang
Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi ekonomi syariah terbesar di dunia. Pemerintah terus mendorong pengembangan sektor ini, termasuk melalui kebijakan yang melibatkan OJK dan BI.
Hal ini berarti kebutuhan sumber daya manusia yang memahami perbankan syariah akan terus meningkat.
Dengan bekal pendidikan yang tepat, pengalaman magang di BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang, serta sertifikat resmi dari Universitas Ma’soem, peluang kerja di OJK atau BI bukan sekadar impian.
Jadi, kerja di OJK atau BI apakah ada peluangnya untuk jurusan Perbankan Syariah? Tentu ada. Kuncinya adalah mempersiapkan diri sejak bangku kuliah, memanfaatkan kesempatan magang, serta terus mengembangkan kompetensi. Jika kamu serius menekuni bidang ini, jalan menuju lembaga keuangan bergengsi tersebut terbuka luas dan layak untuk diperjuangkan.





