Kuliah ke luar negeri menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman akademik sekaligus mengenal lingkungan pendidikan dan budaya yang berbeda. Salah satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah kemampuan bahasa Inggris. Apakah harus jago bahasa Inggris sebelum mendaftar kuliah ke luar negeri?
Jawabannya tidak selalu harus menguasai bahasa Inggris seperti penutur asli. Namun, calon mahasiswa perlu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup untuk mengikuti perkuliahan, memahami materi, berkomunikasi, serta memenuhi persyaratan dari universitas atau program yang dituju.
Apakah Harus Jago Bahasa Inggris untuk Kuliah ke Luar Negeri?
Kemampuan bahasa Inggris yang dibutuhkan bergantung pada negara, universitas, program studi, dan bahasa pengantar perkuliahan. Banyak perguruan tinggi internasional menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama dalam kegiatan akademik, terutama pada program yang ditujukan bagi mahasiswa internasional.
Karena itu, kemampuan bahasa Inggris sebaiknya tidak hanya diukur dari kemampuan berbicara. Calon mahasiswa juga perlu memperhatikan kemampuan membaca, menulis, mendengarkan, dan memahami pembicaraan dalam konteks akademik.
Seseorang mungkin sudah cukup percaya diri melakukan percakapan sehari-hari, tetapi masih mengalami kesulitan ketika harus membaca jurnal atau menulis tugas akademik dalam bahasa Inggris. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persiapan bahasa perlu disesuaikan dengan kebutuhan kuliah.
Kenali Persyaratan Bahasa dari Universitas Tujuan
Sebelum mempersiapkan tes bahasa Inggris, calon mahasiswa perlu mencari tahu persyaratan dari universitas yang dituju. Setiap perguruan tinggi dapat menetapkan ketentuan yang berbeda.
Beberapa universitas meminta hasil tes kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS atau TOEFL, sementara program tertentu dapat memiliki standar skor yang berbeda. Ada pula universitas yang memberikan pengecualian dalam kondisi tertentu.
Informasi yang perlu diperiksa antara lain:
- Jenis tes bahasa Inggris yang diterima.
- Skor minimum yang ditentukan.
- Batas waktu berlaku sertifikat tes.
- Persyaratan khusus untuk program studi tertentu.
- Ketentuan bahasa pengantar perkuliahan.
- Persyaratan tambahan bagi mahasiswa internasional.
Memeriksa informasi tersebut sejak awal dapat membantu calon mahasiswa menentukan target belajar secara lebih jelas.
Latih Empat Kemampuan Bahasa Inggris
Persiapan bahasa Inggris untuk kuliah di luar negeri sebaiknya tidak hanya berfokus pada hafalan kosakata. Ada empat kemampuan utama yang perlu dilatih secara seimbang, yaitu listening, speaking, reading, dan writing.
1. Listening
Kemampuan listening dibutuhkan untuk memahami penjelasan dosen, diskusi kelas, presentasi, maupun percakapan sehari-hari. Materi audio berbahasa Inggris dengan berbagai aksen dapat digunakan sebagai latihan.
Tidak perlu langsung memilih materi yang sangat sulit. Mulailah dari percakapan atau video edukasi yang dapat dipahami, kemudian tingkatkan tingkat kesulitannya secara bertahap.
2. Speaking
Speaking menjadi salah satu kemampuan yang banyak digunakan ketika mahasiswa mengikuti diskusi, melakukan presentasi, bertanya kepada dosen, atau berinteraksi dengan mahasiswa dari negara lain.
Kesalahan tata bahasa atau pengucapan masih mungkin terjadi ketika belajar. Hal yang lebih penting adalah mampu menyampaikan gagasan secara jelas dan memahami respons lawan bicara.
Latihan berbicara secara rutin dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri. Diskusi kelompok, presentasi singkat, dan percakapan dalam bahasa Inggris dapat menjadi bagian dari latihan.
3. Reading
Mahasiswa internasional biasanya akan berhadapan dengan berbagai bacaan akademik. Buku, jurnal, artikel ilmiah, modul, dan instruksi tugas dapat menggunakan bahasa Inggris.
Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya mulai membiasakan diri membaca teks yang berkaitan dengan bidang studinya. Selain meningkatkan kosakata, kebiasaan tersebut membantu memahami istilah akademik yang mungkin jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari.
4. Writing
Kemampuan writing juga penting karena tugas kuliah dapat berupa esai, laporan, tanggapan akademik, atau bentuk tulisan lainnya. Struktur tulisan, grammar, vocabulary, dan kemampuan menyampaikan argumen perlu diperhatikan.
Latihan menulis secara rutin dapat dimulai dari paragraf pendek sebelum beralih ke tulisan yang lebih panjang.
Jangan Hanya Belajar untuk Tes Bahasa Inggris
Mempersiapkan IELTS atau TOEFL memang dapat menjadi bagian penting dari proses pendaftaran, tetapi kemampuan yang dibutuhkan ketika sudah berada di luar negeri lebih luas daripada sekadar memperoleh skor tes.
Calon mahasiswa juga perlu membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dalam situasi akademik dan kehidupan sehari-hari. Misalnya, memahami pengumuman kampus, membaca email, melakukan diskusi, menjelaskan masalah kepada staf universitas, hingga berkomunikasi ketika bekerja dalam kelompok.
Kemampuan praktis tersebut akan membantu mahasiswa beradaptasi ketika mulai menjalani kehidupan di lingkungan baru.
Persiapkan Kosakata Akademik dan Bidang Studi
Kosakata yang digunakan dalam perkuliahan tidak selalu sama seperti bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari. Setiap bidang studi juga memiliki istilah khusus.
Mahasiswa yang ingin mengambil bidang pendidikan, misalnya, perlu mengenali istilah seperti curriculum, assessment, classroom management, teaching method, dan learning outcomes. Sementara itu, bidang lain memiliki istilah akademik masing-masing.
Membuat daftar kosakata berdasarkan program studi yang dituju dapat menjadi cara sederhana untuk mempersiapkan diri. Kosakata tersebut sebaiknya dipelajari melalui contoh kalimat agar lebih mudah digunakan dalam konteks nyata.
Siapkan Kemampuan Akademik dan Administrasi
Kemampuan bahasa Inggris bukan satu-satunya hal yang harus dipersiapkan untuk kuliah ke luar negeri. Calon mahasiswa juga perlu memperhatikan aspek akademik dan administrasi.
Beberapa hal yang biasanya perlu dipersiapkan meliputi:
- Transkrip atau dokumen akademik.
- Sertifikat kemampuan bahasa sesuai persyaratan.
- Personal statement atau motivation letter jika diminta.
- Curriculum vitae untuk kebutuhan tertentu.
- Surat rekomendasi apabila dipersyaratkan.
- Dokumen identitas dan paspor.
- Informasi mengenai biaya pendidikan dan kehidupan.
- Persyaratan visa atau izin belajar.
- Informasi mengenai tempat tinggal dan lingkungan kampus.
Persiapan sejak jauh hari memberikan waktu untuk memperbaiki dokumen atau kemampuan yang masih belum memenuhi persyaratan.
Bangun Kebiasaan Menggunakan Bahasa Inggris Sejak Kuliah
Mahasiswa tidak harus menunggu sampai mendapatkan kesempatan kuliah di luar negeri untuk mulai membangun kemampuan bahasa Inggris. Lingkungan perkuliahan dapat dimanfaatkan sebagai tempat berlatih.
Ma’soem University sebagai salah satu kampus swasta di Bandung juga memiliki program Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Selain Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP Ma’soem University menyediakan program Bimbingan dan Konseling (BK). Bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan bahasa Inggris melalui lingkungan akademik, perkuliahan dapat menjadi salah satu ruang untuk membangun kebiasaan membaca, berbicara, menulis, dan melakukan presentasi dalam bahasa Inggris.
Pengalaman tersebut tidak secara otomatis membuat seseorang memenuhi persyaratan universitas luar negeri karena setiap kampus memiliki standar masing-masing. Namun, kebiasaan menggunakan bahasa Inggris secara aktif dapat menjadi bagian dari persiapan akademik sebelum melanjutkan studi ke lingkungan internasional.
Mulai dari Target yang Realistis
Kemampuan bahasa Inggris tidak perlu langsung sempurna untuk mulai mempersiapkan kuliah ke luar negeri. Tentukan terlebih dahulu negara, universitas, dan program studi yang ingin dituju. Setelah itu, periksa persyaratan bahasa dan buat target belajar berdasarkan kemampuan saat ini.
Misalnya, calon mahasiswa dapat membagi persiapan menjadi beberapa tahap: meningkatkan kosakata, memperkuat grammar, melatih listening, membiasakan speaking, membaca teks akademik, kemudian berlatih soal sesuai format tes yang diperlukan.
Konsistensi biasanya lebih membantu daripada belajar dalam waktu singkat menjelang pendaftaran. Semakin awal persiapan dimulai, semakin banyak kesempatan untuk mengevaluasi kemampuan dan memperbaiki bagian yang masih menjadi kendala.
Informasi Ma’soem University
No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com




